TIGA MUTIARATIGA MUTIARA

Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin IndonesiaMutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia

Partisipasi Generasi Z dalam pasar tenaga kerja kontemporer menjadi katalis penting untuk adopsi teknologi, inovasi organisasi, dan perubahan budaya kerja. Namun tingginya intensi beralih kerja (turnover intention) di kalangan Gen‑Z menunjukkan ketidakstabilan retensi karyawan yang dapat mengganggu efisiensi operasional, khususnya di sektor jasa. Penelitian ini secara empiris menguji pengaruh Lingkungan Kerja Non‑Fisik, Kompensasi, dan Beban Kerja terhadap Turnover Intention karyawan Coffee Shop di Kota Pontianak, dengan Kepuasan Kerja bertindak sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif dengan desain survey digunakan, mengumpulkan data melalui kuesioner daring dengan skala Likert lima poin dari 200 responden berusia 18–27 tahun. Analisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM‑PLS) menunjukkan bahwa Lingkungan Kerja Non‑Fisik memiliki pengaruh negatif signifikan pada Turnover Intention, sedangkan Kompensasi tidak signifikan, dan Beban Kerja positif signifikan. Lingkungan Kerja Non‑Fisik dan Kompensasi secara signifikan memengaruhi Kepuasan Kerja, namun Beban Kerja tidak. Kepuasan Kerja berfungsi sebagai mediator signifikan antara Lingkungan Kerja Non‑Fisik/Komensasi dan Turnover Intention, namun tidak mediasi Beban Kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya meningkatkan kualitas lingkungan kerja non‑fisik dan kebijakan kompensasi adaptif untuk menurunkan tingkat turnover intention di kalangan Gen‑Z.

Lingkungan kerja non‑fisik secara signifikan menurunkan intensi keluar karyawan Gen‑Z di industri coffee shop, sementara kompensasi tidak memiliki efek langsung yang signifikan.Beban kerja meningkatkan intensi keluar, dan kepuasan kerja berfungsi sebagai mediator bagi pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi, namun tidak bagi beban kerja.Strategi manajemen harus fokus pada lingkungan kerja yang suportif dan kompensasi yang sesuai untuk menjaga retensi Gen‑Z.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel melibatkan karyawan dari berbagai generasi dan sektor industri lain seperti ritel, perhotelan, serta manufaktur guna memahami dinamika turnover intention secara lebih komprehensif, menambahkan variabel variabel organisasional tambahan seperti gaya kepemimpinan, iklim organisasi, dan work‑life balance sebagai potensi mediator atau moderator, dan menerapkan pendekatan longitudinal untuk mengamati perubahan opini kerja Gen‑Z dalam jangka waktu lebih lama di tengah evolusi pasar tenaga kerja yang cepat.

Read online
File size701.26 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test