TIGA MUTIARATIGA MUTIARA

Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin IndonesiaMutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam lanskap ketenagakerjaan, dengan munculnya profesi baru seperti freelance content creator yang banyak diminati Generasi Z. Meskipun bekerja secara independen dan fleksibel, para pekerja lepas ini tetap terpapar pada dinamika psikososial kerja yang kompleks, seperti stres kerja, penghargaan, motivasi, dan kepuasan kerja. Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi secara empiris pengaruh stres kerja dan penghargaan terhadap kepuasan kerja, serta menguji peran mediasi motivasi dalam konteks pekerja lepas digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner daring kepada 220 Gen Z freelance content creators di Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil analisis menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap motivasi dan kepuasan kerja, sedangkan penghargaan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kedua variabel tersebut. Selain itu, motivasi terbukti memediasi secara parsial dan signifikan hubungan antara stres kerja dan penghargaan terhadap kepuasan kerja. Temuan ini menekankan pentingnya aspek afektif dalam membentuk kesejahteraan kerja pekerja lepas di era digital.

Hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa instrumen penelitian memenuhi standar validitas dan reliabilitas yang sangat tinggi.Semua indikator memiliki nilai outer loading di atas 0,7, yang mengindikasikan bahwa setiap item secara signifikan berkontribusi terhadap konstruk yang diukur.Nilai Average Variance Extracted (AVE) yang melebihi 0,5 serta koefisien Cronbachs Alpha dan Composite Reliability yang konsisten berada di atas 0,7 memperkuat keandalan dan konsistensi konstruk dalam merepresentasikan variabel yang diteliti.Selain itu, validitas diskriminan yang diuji melalui nilai Heterotrait-Monotrait Ratio (HTMT) di bawah 0,90 menegaskan bahwa konstruk dalam model memiliki diferensiasi konseptual yang jelas, bebas dari overlap antar variabel, sehingga memperkuat validitas pengukuran baik secara teori maupun empiris.Dengan demikian, model pengukuran yang digunakan dapat diandalkan untuk mendukung analisis lanjutan pada model struktural.Pada aspek model struktural, variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan 67,4% variabilitas job satisfaction dan 62,6% variabilitas motivation, yang menunjukkan daya jelajah model yang kuat dalam menjelaskan fenomena yang dikaji.Uji hipotesis mengungkapkan bahwa job stress memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap job satisfaction dan motivation, sedangkan rewards memberikan dampak positif signifikan terhadap kedua variabel tersebut.Selain itu, motivation berperan sebagai mediator dalam hubungan antara job stress dan rewards terhadap job satisfaction, dengan mediasi negatif pada pengaruh job stress dan mediasi positif pada pengaruh rewards.Temuan ini menggarisbawahi peran sentral rewards sebagai faktor utama yang efektif dalam meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja, sementara job stress merupakan faktor risiko yang harus dikelola secara optimal untuk meminimalkan dampak negatif terhadap kesejahteraan dan produktivitas karyawan.Implikasi praktis dari hasil penelitian ini mendorong organisasi untuk merancang sistem penghargaan yang strategis serta mekanisme pengelolaan stres kerja yang komprehensif, guna mendukung peningkatan kesejahteraan dan performa karyawan secara berkelanjutan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar studi selanjutnya memperkaya model dengan menambahkan variabel kritis seperti work-life balance, dukungan sosial, dan burnout sebagai mediator maupun moderator. Desain longitudinal sangat dianjurkan untuk mengkaji evolusi hubungan antar variabel secara dinamis. Selain itu, penelitian komparatif lintas sektor atau profesi penting dilakukan untuk menguji validitas eksternal temuan. Pendekatan mixed-methods juga direkomendasikan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang persepsi individu terhadap stres dan penghargaan dalam konteks kerja.

Read online
File size696.32 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test