SARI MUTIARASARI MUTIARA

JURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKATJURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKAT

Dismenore merupakan nyeri menstruasi yang dirasakan di perut bagian bawah dan dapat menjalar ke punggung bawah, pinggang, panggul, paha atas hingga betis. Stres dapat meningkatkan produksi hormon yang menyebabkan estrogen peningkatan kontraksi uterus sehingga memperparah dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan derajat dismenore pada Universitas Muhammadiyah Semarang.

Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan derajat dismenore pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang, dimana semakin tinggi tingkat stres maka semakin berat derajat dismenore.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada intervensi untuk mengurangi stres pada mahasiswi Fakultas Kedokteran. Penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi manajemen stres, seperti terapi perilaku kognitif, latihan relaksasi, atau program dukungan sosial. Selain itu, penting untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi hubungan antara stres dan dismenore, seperti gaya hidup, pola makan, dan dukungan keluarga. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan intervensi yang lebih komprehensif untuk mengurangi dampak stres pada kesehatan reproduksi mahasiswi.

Read online
File size344.54 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test