FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA

TASAMUH : Jurnal Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat IslamTASAMUH : Jurnal Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Islam

Perkembangan cepat teknologi digital dan media sosial telah secara signifikan mengubah pola komunikasi dalam masyarakat, termasuk kegiatan dakwah Islam. TikTok, sebagai platform media sosial berbasis video pendek, menawarkan potensi besar untuk menyebarkan nilai-nilai Islam secara efektif dan luas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan TikTok sebagai medium penyebaran nilai Islam melalui konten dakwah Tuan Guru Haji (TGH.) Lalu Ahmad Zaenuri dengan pendekatan kualitatif menggunakan analisis isi kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi non‑partisipan dan dokumentasi sepuluh video dakwah terpilih dari akun TikTok @TuanGuruZaenuri, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan). Temuan menunjukkan bahwa TGH. Lalu Ahmad Zaenuri memanfaatkan TikTok secara efektif dengan menyajikan pesan singkat, komunikatif, dan kontekstual yang relevan dengan kehidupan sehari‑hari, mencakup nilai aqidah, ibadah, akhlak, nilai sosial, dan spiritualitas. Penggunaan bahasa sederhana, sesekali menyisipkan bahasa Sasak lokal, serta variasi lokasi dakwah menjadi ciri khas yang meningkatkan keterlibatan audiens. Fitur interaktif TikTok juga memungkinkan komunikasi dua arah dan pembentukan komunitas digital religius. Penelitian menyimpulkan bahwa TikTok berperan tidak hanya sebagai platform hiburan, tetapi juga sebagai medium dakwah Islam yang efektif di era digital.

Lalu Ahmad Zaenuri secara aktif memanfaatkan TikTok sebagai media dakwah, menunjukkan potensi besar platform tersebut dalam menyebarkan nilai-nilai Islam, pendidikan, informasi, serta moral sosial.TikTok memungkinkan penyampaian konten singkat yang efektif, menciptakan ruang interaksi, komunitas, dan mendukung eksplorasi spiritualitas para pengguna.Namun, penelitian ini terbatas dalam menggambarkan secara komprehensif dinamika dakwah melalui TikTok, sehingga diperlukan studi lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas dan strategi konten yang lebih mendalam.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana algoritma TikTok memengaruhi penyebaran konten dakwah dan apakah terdapat bias yang mempengaruhi jangkauan pesan Islami; selanjutnya, studi komparatif antara TikTok dan platform media sosial lain (misalnya Instagram atau YouTube) dapat mengukur efektivitas relatif masing‑masing dalam membentuk perilaku religius dan moral audien muda; akhir­nya, penelitian kualitatif mendalam tentang persepsi dan pengalaman audiens terhadap konten dakwah TikTok dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang meningkatkan atau menghambat keterlibatan, serta memberikan rekomendasi strategi konten yang lebih adaptif untuk mencapai tujuan edukasi dan spiritualitas secara berkelanjutan.

Read online
File size183.04 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test