UGMUGM

Jurnal Rekayasa ProsesJurnal Rekayasa Proses

Tujuan: Perubahan iklim merupakan tantangan multi‑bahaya yang memengaruhi seluruh aspek kehidupan di Bumi, termasuk kebakaran hutan, polusi, kekeringan, dan gelombang panas. Untuk mengurangi dampaknya, diperlukan tindakan mendesak guna memotong emisi gas rumah kaca di semua sektor, dengan menghindari setiap kilogram tambahan gas rumah kaca yang tidak diperlukan.. . Metode: Salah satu sumber emisi gas rumah kaca yang kurang mendapat perhatian publik dan pembuat kebijakan adalah industri dokumen administratif dan identifikasi yang memiliki masa berlaku singkat dan memerlukan produksi massal serta perpanjangan berulang, sehingga jejak karbonnya tinggi. Contohnya kartu identitas, paspor, kartu bank, dan SIM, yang masa berlakunya berkisar 3–10 tahun tergantung jenis dokumen dan negara penerbit. Masa berlaku singkat tersebut menimbulkan pertanyaan kritis mengenai keberlanjutan lingkungan, dampak sosial‑karbon, serta penggunaan berlebih sumber daya alam dalam produksi dan perpanjangan dokumen.. . Hasil: Produksi kartu ID berplastik dapat menghasilkan hingga 100 gram ekuivalen CO₂ per kartu. Pembuatan satu dokumen administratif per orang dan memperbaharuinya lima kali dapat menghasilkan hingga 4 juta ton CO₂ secara global. Jika tiap individu memiliki lima dokumen administratif yang perlu diperbaharui lima kali, emisi dapat meningkat lima kali lipat menjadi sekitar 20 juta ton CO₂ ekuivalen. Untuk menghemat emisi tersebut, diperlukan modernisasi dan fleksibilitas industri dokumen administratif dengan menghapus masa berlaku berbasis tanggal. Perubahan sederhana ini dapat menghemat energi, sumber daya alam seperti kayu dan air, serta mengurangi emisi gas rumah kaca hingga jutaan ton, terutama dalam konteks perubahan iklim yang mendesak.. . Kesimpulan: Menghilangkan periode validitas merupakan solusi sederhana namun efektif yang dapat secara signifikan mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendorong praktik lingkungan yang berkelanjutan.

Sebagai upaya menyeimbangkan kegunaan dokumen identifikasi dengan dampak negatifnya terhadap lingkungan, meninjau kembali masa berlaku dokumen administratif dapat mengurangi emisi gas rumah kaca jutaan ton sekaligus melestarikan sumber daya alam.Menghapus masa berlaku singkat dan menjadikan dokumen tersebut seumur hidup menjadi langkah signifikan dalam menghadapi krisis iklim, energi, dan air.Langkah preventif seperti ini lebih efisien dan biaya lebih rendah dibandingkan tindakan remedial di masa depan.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara komparatif dampak lingkungan antara dokumen identifikasi fisik yang berlaku seumur hidup dengan sistem identifikasi digital terintegrasi, untuk menentukan mana yang paling efisien dalam mengurangi jejak karbon. Selain itu, studi lintas negara diperlukan untuk menilai kelayakan ekonomi dan sosial penghapusan masa berlaku berbasis tanggal, termasuk analisis biaya‑manfaat bagi pemerintah serta penerimaan publik terhadap perubahan kebijakan tersebut. Selanjutnya, pengembangan kerangka kebijakan yang menjamin keamanan dan pencegahan penipuan sambil mengadopsi validitas seumur hidup dapat menjadi fokus, misalnya melalui studi tentang mekanisme autentikasi biometrik yang tahan terhadap penyalahgunaan. Penelitian juga dapat menyelidiki potensi pengintegrasian semua dokumen identifikasi menjadi satu kartu atau platform digital yang tetap melindungi privasi individu, khususnya bagi kelompok yang kurang mengakses teknologi. Akhirnya, model simulasi skenario transisi menuju dokumen tanpa batas waktu dapat membantu merumuskan strategi implementasi bertahap yang meminimalkan gangguan administratif dan memastikan keberlanjutan sumber daya alam.

  1. Iris Recognition Technology (or, Musings While Going through Airport Security) - Ophthalmology. iris... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0161642016306765Iris Recognition Technology or Musings While Going through Airport Security Ophthalmology iris linkinghub elsevier retrieve pii S0161642016306765
  2. Climate Change and Water Crises in Pakistan: Implications on Water Quality and Health Risks - Ishaque... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1155/2022/5484561Climate Change and Water Crises in Pakistan Implications on Water Quality and Health Risks Ishaque onlinelibrary wiley doi 10 1155 2022 5484561
  3. Climate change and allergic diseases in children and adolescents | Allergologia et Immunopathologia.... all-imm.com/index.php/aei/article/view/545Climate change and allergic diseases in children and adolescents Allergologia et Immunopathologia all imm index php aei article view 545
  4. Rethinking administrative documents’ validity to cutoff greenhouse gas emissions by million tons... doi.org/10.22146/jrekpros.85112Rethinking administrative documentsAo validity to cutoff greenhouse gas emissions by million tons doi 10 22146 jrekpros 85112
Read online
File size206.26 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test