UNRIUNRI

Jurnal Administrasi Politik dan SosialJurnal Administrasi Politik dan Sosial

Gelandangan dan pengemis adalah akibat masalah sosial yang tidak dapat dihindari. Permasalahan sosial ini merupakan interaksi dan akumulasi dari berbagai permasalahan seperti kemiskinan, pendidikan rendah, minimnya keterampilan kerja, lingkungan sosial budaya, kesehatan, dan lain sebagainya. Dinas Sosial sebagai instansi yang bertanggung jawab atas permasalahan sosial apakah sudah maksimal atau belum. Metode yang digunakan pada teknik penelitian menggunakan metode pengumpulan data diambil dari hasil publikasi pemerintah kota Tanjung Pinang sendiri. Dari hasil yang didapat masih terdapat banyak gelandangan dan pengemis, bahkan ada gelandangan yang bertambah. Sebenarnya perencanaan yang dibuat dari Dinas Sosial sudah baik, dari visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, dan program. Tetapi pada realisasinya kinerja belum maksimal bahkan belum terealisasi sama sekali. Misalnya sarana dan prasarana rehabilitasi di kota Tanjung Pinang masih belum ada.

Dari hasil dan pembahasan terlihat bahwa jumlah pengemis dan gelandangan di Kota Tanjung Pinang hanya sedikit menurun, bahkan ada yang naik.Meskipun visi, misi, tujuan, strategi, dan program telah disusun, realisasinya masih jauh dari optimal, terutama kurangnya sarana dan prasarana rehabilitasi.Oleh karena itu, peran Dinas Sosial dalam menanggulangi pengemis dan gelandangan masih sangat belum maksimal.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penyediaan sarana dan prasarana rehabilitasi mempengaruhi reintegrasi sosial pengemis dan gelandangan di Kota Tanjung Pinang, sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan program rehabilitasi. Selain itu, penting untuk menyelidiki sejauh mana peningkatan kompetensi dan partisipasi lembaga sosial (PSKS) dapat meningkatkan efektivitas penanganan masalah kesejahteraan sosial, khususnya bagi pengemis dan gelandangan, dengan menguji model pelatihan dan kolaborasi yang relevan. Penelitian juga perlu mengkaji dampak ketidaksesuaian data penduduk miskin antara basis data terpadu (BDT) dan kondisi sebenarnya terhadap pelaksanaan program bantuan sosial, serta merumuskan strategi perbaikan data yang dapat memperbaiki penargetan dan alokasi sumber daya secara lebih tepat.

Read online
File size299.77 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test