IJBS UDAYANAIJBS UDAYANA
Indonesia Journal of Biomedical ScienceIndonesia Journal of Biomedical ScienceLatar Belakang: Defek Septum Atrium (ASD) merupakan salah satu penyakit jantung bawaan yang paling umum. Penutupan transkateter perkutan (PTC) telah menjadi alternatif bedah, terutama pada kasus ASD sekundum. PTC pada pasien dengan ASD sekundum dengan defisiensi spesifik, seperti defisiensi tepi multipel dan defek multipel, tetap menjadi tantangan signifikan. Masih ada perdebatan yang cukup besar mengenai apakah satu perangkat sudah cukup untuk menutup dua atau lebih defek, atau apakah dua atau lebih perangkat diperlukan jika defek tidak berdekatan.. Presentasi Kasus: Kasus ini adalah seorang wanita berusia 41 tahun dengan ASD sekundum multipel dan tepi yang adekuat, di mana ASD besar (ASD ke-1) berhasil ditutup dengan perangkat Lifetech Cera tanpa fluoroskopi, dengan panduan ekokardiografi transesofageal (TEE), dan masih menyisakan defek kecil (ASD ke-2) dengan beberapa pertimbangan.. Kesimpulan: Penilaian menyeluruh terhadap anatomi dan hemodinamika pasien dengan ASD sekundum multipel sangat penting. Penutupan defek ASD sekundum multipel menggunakan PTC bergantung pada beberapa faktor, termasuk ada atau tidaknya hipertensi pulmonal, jumlah defek, dan ukurannya. Faktor-faktor ini dapat memengaruhi keputusan untuk menutup defek multipel dan juga krusial dalam memilih perangkat yang sesuai berdasarkan ukuran defek yang akan ditutup.
Penutupan transkateter perkutan (PTC) pada pasien dengan defek septum atrium (ASD) merupakan prosedur yang aman dan efektif, dengan penilaian ekokardiografi komprehensif (terutama TEE dan 3D) sangat penting untuk mengevaluasi ukuran, jumlah, morfologi, dan kecukupan tepi defek.Pada kasus ASD sekundum multipel, penutupan PTC masih dapat dilakukan dengan berbagai pertimbangan berdasarkan jumlah dan ukuran defek.Opsi konservatif dapat dipertimbangkan untuk ASD sekundum multipel yang sangat kecil, tanpa hipertensi pulmonal, dan dengan fungsi jantung yang relatif normal.
Mengingat tantangan dalam penanganan defek septum atrium (ASD) multipel, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga untuk meningkatkan praktik klinis. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi jangka panjang yang mengevaluasi evolusi dan dampak klinis dari defek septum atrium sekundum kecil yang tersisa setelah penutupan transkateter perkutan (PTC) parsial pada kasus ASD multipel. Penelitian ini dapat mengidentifikasi apakah defek residu ini memerlukan intervensi di kemudian hari, bagaimana pengaruhnya terhadap kualitas hidup pasien dewasa, serta potensi risiko komplikasi seperti aritmia atau progresivitas hipertensi pulmonal dalam jangka panjang. Kedua, perlu dilakukan penelitian komparatif yang sistematis untuk membandingkan efektivitas dan keamanan berbagai strategi penutupan pada ASD sekundum multipel, khususnya ketika mempertimbangkan jarak antar defek dan karakteristik tepian defek. Studi ini dapat menguji kapan penggunaan satu perangkat besar lebih unggul dibandingkan beberapa perangkat kecil, atau sebaliknya, untuk menyediakan panduan yang lebih jelas bagi dokter. Ketiga, mengingat kemajuan teknologi pencitraan, penelitian dapat difokuskan pada pengoptimalan penggunaan ekokardiografi transesofageal 3D (3D TEE) yang dikombinasikan dengan modalitas pencitraan canggih lainnya, seperti CT atau MRI jantung, untuk perencanaan pra-prosedural defek ASD multipel yang kompleks. Tujuannya adalah untuk secara definitif menentukan apakah pendekatan pencitraan canggih ini dapat sepenuhnya menggantikan kebutuhan akan balon sizing, sehingga meminimalkan paparan radiasi, mengurangi waktu prosedur, dan meningkatkan akurasi pemilihan perangkat tanpa mengorbankan keselamatan pasien.
- Device closure of atrial septal defects with the Amplatzer septal occluder: Safety and outcome in infants... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0022522307010999Device closure of atrial septal defects with the Amplatzer septal occluder Safety and outcome in infants linkinghub elsevier retrieve pii S0022522307010999
- Moss and Adams’ Heart Disease in Infants, Children, and Adolescents, Including the Fetus and Young... ahajournals.org/doi/10.1161/circ.104.24.e139Moss and AdamsAo Heart Disease in Infants Children and Adolescents Including the Fetus and Young ahajournals doi 10 1161 circ 104 24 e139
- Atrial septal defect closure: indications and contra-indications. atrial septal defect closure indications... doi.org/10.21037/jtd.2018.08.111Atrial septal defect closure indications and contra indications atrial septal defect closure indications doi 10 21037 jtd 2018 08 111
- Multiple Amplatzer septal occluder devices for multiple atrial communications: Immediate and longâterm... doi.org/10.1002/ccd.21145Multiple Amplatzer septal occluder devices for multiple atrial communications Immediate and longyAAAaterm doi 10 1002 ccd 21145
- :: KCJ :: Korean Circulation Journal. kcj korean circulation journal circ sep english published https... doi.org/10.4070/kcj.2011.41.9.549KCJ Korean Circulation Journal kcj korean circulation journal circ sep english published https doi 10 4070 kcj 2011 41 9 549
| File size | 688.28 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Hasil observasi menunujukan kekuatan otot yaitu >3 dalam kategori baik, menunjukan adanya peningkatan signifikan antara skala kekuatan otot sebelum danHasil observasi menunujukan kekuatan otot yaitu >3 dalam kategori baik, menunjukan adanya peningkatan signifikan antara skala kekuatan otot sebelum dan
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Terapi ini sudah dikenal oleh terapis maupun tenaga kesehatan namun pada beberapa rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ROM ExerciseTerapi ini sudah dikenal oleh terapis maupun tenaga kesehatan namun pada beberapa rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ROM Exercise
JURNALBIKESJURNALBIKES Tujuan penelitian: memberikan gambaran peran keluarga dalam perawatan pasien dengan skizofrenia. Metode penelitian menggunakan studi kualitatif untuk mendapatkanTujuan penelitian: memberikan gambaran peran keluarga dalam perawatan pasien dengan skizofrenia. Metode penelitian menggunakan studi kualitatif untuk mendapatkan
MALAHAYATIMALAHAYATI Telah dilakukan intervensi dengan pendekatan keluarga menggunakan media lembar balik dan presentasi poster mengenai penyakit tinea corporis, kebersihanTelah dilakukan intervensi dengan pendekatan keluarga menggunakan media lembar balik dan presentasi poster mengenai penyakit tinea corporis, kebersihan
JURNALBIKESJURNALBIKES Penelitian di masa depan harus mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi mekanisme penanggulangan dan peran perawatan suportif dalam meningkatkanPenelitian di masa depan harus mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi mekanisme penanggulangan dan peran perawatan suportif dalam meningkatkan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Perawat sebagai bagian dari tim kesehatan bertanggung jawab memberikan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi di rumah sakit melalui penerapan strategiPerawat sebagai bagian dari tim kesehatan bertanggung jawab memberikan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi di rumah sakit melalui penerapan strategi
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Simpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa terdapat adanya hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet pasien DM dengan proses penyembuhan lukaSimpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa terdapat adanya hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet pasien DM dengan proses penyembuhan luka
URECOLURECOL Kanker serviks merupakan kanker yang terjadi pada bagian serviks uterus yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk kearah rahimKanker serviks merupakan kanker yang terjadi pada bagian serviks uterus yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk kearah rahim
Useful /
IJBS UDAYANAIJBS UDAYANA Pemeriksaan fisik mengungkapkan genital eksternal tipe laki-laki dengan glans penis, pembukaan uretra perineum, testis non-palpable, dan virilisasi PraderPemeriksaan fisik mengungkapkan genital eksternal tipe laki-laki dengan glans penis, pembukaan uretra perineum, testis non-palpable, dan virilisasi Prader
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 21 responden yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitianPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 21 responden yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian
SUBSETSUBSET Hasil analisis menunjukkan bahwa pada motivasi awal, tidak terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen, dengan signifikansi >Hasil analisis menunjukkan bahwa pada motivasi awal, tidak terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen, dengan signifikansi >
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan kontrol rutin adalah dukungan keluarga. Hal ini merupakan aspek penting untuk mempertahankan kesehatan penderitaSalah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan kontrol rutin adalah dukungan keluarga. Hal ini merupakan aspek penting untuk mempertahankan kesehatan penderita