IAIDUKANDANGANIAIDUKANDANGAN

Al-Ujrah | Jurnal Ekonomi SyariahAl-Ujrah | Jurnal Ekonomi Syariah

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan keberadaan BBM yang sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, pembeliannya dapat dilakukan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang mana konsumennya berasal dari segala lapisan masyarakat. Namun ada juga pembelian dapat dilakukan di tempat lain, misalnya di tempat penjual bensin eceran. Adapun yang terjadi di Kecamatan Labuan Amas Selatan BBM eceran di pinggir jalan sangat terasa lebih sedikit takarannya dibandingkan membeli BBM di SPBU dan harga yang ditawarkannya cukup tinggi meski perbandingannya Rp 1.000 atau Rp 2.000 yang ditetapkan oleh pedagang bensin eceran. Dalam hal ini konsumen mengatakan bahwa ia merasa dirugikan oleh pedagang-pedagang BBM eceran yang menghiraukan etika dalam berbisnis. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis mengenai etika bisnis pedagang Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, penulis dapat menyimpulkan bahwa dalam prakteknya para pedagang Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran di Kecamatan Labuan Amas Selatan secara halus melakukan praktek penipuan karena merugikan konsumen dan secara tidak langsung pedagang memang mendapat keuntungan yang lebih dari hasil pengurangan takaran. Serta secara etika bisnis Islam pedagang di Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah tidak sesuai dengan syariat Islam kerana ada unsur gharar (penipuan/ketidakjelasan suatu barang yang dijual kepada pembeli).

Para pedagang BBM eceran di Kecamatan Labuan Amas Selatan secara diam-diam melakukan penipuan yang merugikan konsumen.Praktik tersebut tidak sesuai dengan etika bisnis Islam karena mengandung unsur gharar.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak penegakan regulasi pemerintah terhadap keakuratan harga dan takaran BBM eceran di kawasan perbatasan SPBU. Penelitian lain dapat mengembangkan dan menguji sistem alat ukur digital berbasis IoT yang dapat memantau volume dan aliran BBM secara real‑time untuk mengurangi praktik gharar di pedagang eceran. Selain itu, studi komparatif yang melibatkan beberapa kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dapat dilakukan untuk menilai variasi perilaku pedagang dan persepsi konsumen, sehingga dapat disusun rekomendasi kebijakan yang lebih terukur dan efektif guna meningkatkan transparansi serta keadilan transaksi BBM eceran.

Read online
File size234.2 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test