POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR
Jurnal Penyuluhan PertanianJurnal Penyuluhan PertanianPenelitian ini memeriksa peran Pesantren Islam dalam memperkuat kewirausahaan petani santri guna mencapai kemandirian pertanian di Indonesia. Metode kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data dari 318 petani santri di tiga Pesantren Islam di Jawa Timur, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi pendidikan agama dengan keterampilan agribisnis secara signifikan meningkatkan tingkat pemberdayaan, terutama dalam manajemen sumber daya dan komunikasi, meskipun keterampilan teknologi informasi masih kurang. Penelitian menegaskan bahwa model Pesantren dapat menjadi agen efektif dalam regenerasi petani muda dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di daerah pedesaan.
Model Pesantren Islam berhasil memperkuat kemandirian agribisnis santri melalui kombinasi pendidikan agama dan praktis.Implementasi pendidikan agribisnis, pelatihan, dan dukungan modal memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kapasitas teknis dan manajerial santri.Namun, keterampilan teknologi informasi dan jaringan perlu ditingkatkan untuk memperluas potensi pasar dan inovasi.
Bagaimana cara memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan literasi agribisnis santri di Pesantren? Apakah program pelatihan kewirausahaan berkelanjutan dapat menurunkan tingkat retensi santri di bidang pertanian? Bagaimana peran mitra eksternal, seperti lembaga swadaya dan perusahaan agribisnis, dapat diperkuat guna memperluas akses pasar santri? Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat menjadi fokus studi selanjutnya yang menilai dampak jangka panjang pelatihan, distribusi teknologi, dan kolaborasi industri dalam model pemberdayaan pesantren.
- Harnessing Islamic Education for Agricultural Empowerment: The Islamic Boarding School Model in Indonesia... doi.org/10.51852/2wp5we67Harnessing Islamic Education for Agricultural Empowerment The Islamic Boarding School Model in Indonesia doi 10 51852 2wp5we67
- Entrepreneurship Education in Pesantren: Strategies to Drive Students' Interest in Entrepreneurship... jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/cendekia/article/view/2146Entrepreneurship Education in Pesantren Strategies to Drive Students Interest in Entrepreneurship jurnal iainponorogo ac index php cendekia article view 2146
| File size | 323.48 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIQSTAIQ Praktik tersebut sah secara hukum Islam sebagai ijarah muajjal, mematuhi empat rukun ijarah dan menghindari gharar. Selain aspek hukumnya, praktik iniPraktik tersebut sah secara hukum Islam sebagai ijarah muajjal, mematuhi empat rukun ijarah dan menghindari gharar. Selain aspek hukumnya, praktik ini
STAIQSTAIQ Namun, terdapat hambatan dalam tata kelola dan administrasi yang kurang efisien akibat keterbatasan tenaga administratif dan sistem yang belum terintegrasiNamun, terdapat hambatan dalam tata kelola dan administrasi yang kurang efisien akibat keterbatasan tenaga administratif dan sistem yang belum terintegrasi
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Intensitas mereka dalam mengikuti penyuluhan terkait SP2O juga masih rendah. Persepsi petani terhadap karakteristik inovasi cenderung negatif, menilaiIntensitas mereka dalam mengikuti penyuluhan terkait SP2O juga masih rendah. Persepsi petani terhadap karakteristik inovasi cenderung negatif, menilai
ALFITHRAHALFITHRAH Keberadaan bagi seorang ahli fikih sangatlah penting mengingat hal tersebut sebagai serangkaian paradigma yang dijadikan marja atau parameter baginya dalamKeberadaan bagi seorang ahli fikih sangatlah penting mengingat hal tersebut sebagai serangkaian paradigma yang dijadikan marja atau parameter baginya dalam
ALFITHRAHALFITHRAH Penggunaan QRIS juga mendukung transparansi sistem keuangan dan memberikan kemudahan akses bagi konsumen. Kesimpulannya, digitalisasi melalui QRIS membawaPenggunaan QRIS juga mendukung transparansi sistem keuangan dan memberikan kemudahan akses bagi konsumen. Kesimpulannya, digitalisasi melalui QRIS membawa
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan proportional random sampling. Analisis data menggunakan metode deskriptif dan analisis regresi linear berganda.Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan proportional random sampling. Analisis data menggunakan metode deskriptif dan analisis regresi linear berganda.
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Hasil menunjukkan bahwa posisi strategi peningkatan produksi lulus uji benih padi bersertifikat berada pada kuadran I yaitu strategi kombinasi SO (strength‑Opportunities).Hasil menunjukkan bahwa posisi strategi peningkatan produksi lulus uji benih padi bersertifikat berada pada kuadran I yaitu strategi kombinasi SO (strength‑Opportunities).
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis respons peternak domba tentang penyuluhan pemanfaatan ChatGPT, 2) menganalisis pengaruh faktor internal danTujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis respons peternak domba tentang penyuluhan pemanfaatan ChatGPT, 2) menganalisis pengaruh faktor internal dan
Useful /
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi silase dipengaruhi oleh karakteristik petani, peran penyuluh, dan sifat inovasi. Meskipun potensi pakanHasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi silase dipengaruhi oleh karakteristik petani, peran penyuluh, dan sifat inovasi. Meskipun potensi pakan
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keefektifan media penyuluhan dalam difusi informasi P2L, sehingga dapat diketahui jenis media yang efektifPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keefektifan media penyuluhan dalam difusi informasi P2L, sehingga dapat diketahui jenis media yang efektif
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Untuk meningkatkan partisipasi petani yaitu perlu dibuatkan petak percontohan. Faktor internal yang mempengaruhi tingkat partisipasi adalah luas lahan,Untuk meningkatkan partisipasi petani yaitu perlu dibuatkan petak percontohan. Faktor internal yang mempengaruhi tingkat partisipasi adalah luas lahan,
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Sampel penelitian terdiri dari 40 orang pemuda tani berumur 15‑35 tahun yang merupakan bagian dari kelompok pemuda tani, keluarga pertanian, maupun buruhSampel penelitian terdiri dari 40 orang pemuda tani berumur 15‑35 tahun yang merupakan bagian dari kelompok pemuda tani, keluarga pertanian, maupun buruh