UNPABUNPAB

Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik (JEpa)Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik (JEpa)

Literasi keuangan didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk membuat keputusan terkait regulasi keuangannya. Literasi keuangan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti pendidikan, jenis kelamin, dan pendapatan orang tua, yang menjadi tujuan penelitian ini. Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Hidayatullah. Sampel jenuh digunakan sebagai metode pengambilan sampel sebanyak 131 responden. Dalam menganalisis data, penulis menerapkan metode Mann‑Whitney. Dari hasilnya, penulis menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan literasi keuangan siswa SMA Hidayatullah. Siswa diharapkan lebih giat dalam belajar dan menerapkan pengetahuan ekonomi mereka sebagai saran. Sementara itu, bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat menemukan variabel lain yang secara signifikan mempengaruhi literasi keuangan individu untuk memperoleh penelitian yang lebih beragam.

Berdasarkan hasil penelitian, tidak terdapat perbedaan tingkat literasi keuangan di kalangan siswa Indonesia dan Vietnam sebagaimana terbukti oleh uji Mann‑Whitney.Oleh karena itu, pengenalan instrumen keuangan perlu ditingkatkan bagi siswa sekolah menengah untuk membentuk pengetahuan keuangan yang memadai.Pengenalan tersebut dapat dilaksanakan melalui sosialisasi otoritas jasa keuangan ke sekolah.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh literasi digital terhadap literasi keuangan siswa, dengan menguji apakah kemampuan menggunakan teknologi informasi, seperti aplikasi perbankan dan platform edukasi online, meningkatkan pemahaman tentang produk keuangan serta keputusan finansial yang bijak. Selain itu, dapat dilakukan studi longitudinal yang mengikuti perkembangan literasi keuangan siswa dari tahun pertama SMA hingga lulus, untuk melihat bagaimana faktor‑faktor seperti pengalaman pribadi, perubahan pendapatan keluarga, serta paparan program pendidikan formal dan informal memengaruhi tingkat literasi secara bertahap. Akhirnya, peneliti dapat merancang dan mengevaluasi program intervensi berbasis kelas yang melibatkan pelatihan praktis tentang pembuatan anggaran, menabung, dan investasi, dengan mengukur efektivitasnya melalui pre‑test dan post‑test serta analisis perbandingan antara kelompok kontrol dan eksperimen, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi sekolah.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/e418632008-001APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 e418632008 001
Read online
File size904.69 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test