POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)Pneumonia tetap menjadi penyebab utama morbiditas pada anak di bawah lima tahun, terutama di negara-negara berkembang. Akumulasi lendir berlebih sering menyebabkan pembersihan jalan napas yang tidak efektif, memperburuk sesak napas. Bukti tentang efektivitas fisioterapi dada menggunakan penilaian klinis terstruktur masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti efek fisioterapi dada pada pembersihan jalan napas pada balita dengan pneumonia.
Fisioterapi dada memiliki efek yang signifikan dalam meningkatkan pembersihan jalan napas pada balita dengan pneumonia.Penelitian ini menunjukkan bahwa skor pembersihan jalan napas rata-rata meningkat dari 3,28 sebelum intervensi menjadi 5,81 setelah intervensi, dengan nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05).Temuan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik dan klinis dalam pembersihan jalan napas setelah fisioterapi dada.Peningkatan pembersihan jalan napas menunjukkan bahwa fisioterapi dada efektif dalam memobilisasi dan menghilangkan sekresi jalan napas, meningkatkan patensi jalan napas, dan meningkatkan fungsi pernapasan.Selain itu, penurunan standar deviasi setelah intervensi menunjukkan bahwa perbaikan terjadi secara konsisten di antara responden.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang lebih komprehensif dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti uji coba terkontrol acak, untuk mengkonfirmasi efektivitas fisioterapi dada dibandingkan dengan teknik pembersihan jalan napas lainnya. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada efek jangka panjang fisioterapi dada pada balita dengan pneumonia, termasuk dampak pada lama rawat inap dan tingkat kekambuhan. Studi ini juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas fisioterapi dada, seperti usia, kondisi medis, dan kepatuhan pasien. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut terhadap praktik perawatan pernapasan komprehensif pada anak-anak.
| File size | 339.48 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Fase aktif tahap pertama persalinan ditandai oleh peningkatan intensitas nyeri akibat kontraksi rahim dan dilatasi serviks. Pengelolaan nyeri yang tidakFase aktif tahap pertama persalinan ditandai oleh peningkatan intensitas nyeri akibat kontraksi rahim dan dilatasi serviks. Pengelolaan nyeri yang tidak
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Sebanyak 30 responden (15 pasangan) dipilih menggunakan teknik sampling berturut-turut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang diberikanSebanyak 30 responden (15 pasangan) dipilih menggunakan teknik sampling berturut-turut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang diberikan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Berdasarkan hasil penelitian di Rumah Sakit Umum Haji Medan terkait pencatatan rekam medis, dapat disimpulkan beberapa hal berikut. Pencantuman IdentitasBerdasarkan hasil penelitian di Rumah Sakit Umum Haji Medan terkait pencatatan rekam medis, dapat disimpulkan beberapa hal berikut. Pencantuman Identitas
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain pre-test dan post-test, melibatkan 94 responden yang memenuhi kriteria inklusi. AnalisisJenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain pre-test dan post-test, melibatkan 94 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perawat di Rumah Sakit Islam Banjarmasin telah menunjukkan perilaku caring yang baik,Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perawat di Rumah Sakit Islam Banjarmasin telah menunjukkan perilaku caring yang baik,
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Pengukuran Kepatuhan minum obat dilakukan menggunakan kuesioner MMS-8 (Modified Morisky Adherence Scale-8) melalui google form dengan hasil sebelum menggunakanPengukuran Kepatuhan minum obat dilakukan menggunakan kuesioner MMS-8 (Modified Morisky Adherence Scale-8) melalui google form dengan hasil sebelum menggunakan
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Rata-rata jumlah sampah yang dihasilkan per hari adalah 500,0 gram, dengan dominasi sampah organik sebesar 69,0%. Terdapat hubungan bermakna antara jumlahRata-rata jumlah sampah yang dihasilkan per hari adalah 500,0 gram, dengan dominasi sampah organik sebesar 69,0%. Terdapat hubungan bermakna antara jumlah
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Pengetahuan orang tua anak usia dini di TK Dewi Masyithoh Umbulsari-Jember tentang akibat karies dalam kategori baik. Pengetahuan orang tua anak usia diniPengetahuan orang tua anak usia dini di TK Dewi Masyithoh Umbulsari-Jember tentang akibat karies dalam kategori baik. Pengetahuan orang tua anak usia dini
Useful /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan setelah intervensi, dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi p < 0. 05.Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan setelah intervensi, dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi p < 0. 05.
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR 000). These findings indicate that ginger patch therapy is effective in reducing lower back pain among third‑trimester pregnant women and can be recommended000). These findings indicate that ginger patch therapy is effective in reducing lower back pain among third‑trimester pregnant women and can be recommended
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Latar belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi tantangan kesehatan yang signifikan, di mana sebagian besar kematian terkait komplikasiLatar belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi tantangan kesehatan yang signifikan, di mana sebagian besar kematian terkait komplikasi
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Rata-rata jumlah sperma pascaoperasi meningkat sebesar 7,7 ± 4,5 juta/mL (p< 0,001). Selain itu, pendekatan subinguinal mikrosurgikal memungkinkan identifikasiRata-rata jumlah sperma pascaoperasi meningkat sebesar 7,7 ± 4,5 juta/mL (p< 0,001). Selain itu, pendekatan subinguinal mikrosurgikal memungkinkan identifikasi