UNIPAUNIPA

CassowaryCassowary

Pengembangan minyak buah merah (Pandanus conoideus Lamk.) sebagai bahan tambahan pangan (BTP) yang stabil, baik sebagai fortifikan maupun pewarna alami, telah dilakukan melalui teknologi mikroenkapsulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sifat kimia dan komponen aktif mikroenkapsulat minyak buah merah yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan formula yang mengacu pada laporan Padang dkk. (2022), yaitu perbandingan maltodekstrin dan air. Keempat formula tersebut terdiri dari M1 (16% : 59,5%), M2 (17% : 58,5), M3 (18% :57,5%) dan M4 (19% : 56,5%), dengan 2 kali ulangan. Mikroenkapsulat minyak buah merah degumming diproduksi melalui dua tahap, yaitu pembuatan emulsi dan pengeringan emulsi menggunakan cabinet dryer. Karakterisasi kimia mikroenkapsulat minyak buah merah diuji terhadap kadar air dan kadar lemak. Analisis total karotenoid dan total tokoferol dilakukan untuk menunjukkan kemampuan penyalut (maltodekstrin) dalam mempertahankan komponen aktif setelah proses pengeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroenkapsulat minyak buah merah dengan konsentrasi minyak 20% dapat dihasilkan menggunakan maltodekstrin sebagai penyalut dalam kisaran 16-18%. Konsentrasi penyalut terbaik terdapat pada maltodekstrin 18% (formula M3) dengan karakteristik mikroekapsulat bubuk berwarna oranye, rendemen 32,101%, kadar air 9,112%, kadar lemak 40,043%, serta mengandung total karotenoid sebesar 1.835 ppm dan tokoferol sebesar 835 ppm.

Mikroenkapsulat minyak buah merah degumming (MBMD) dengan konsentrasi minyak 20% dapat dihasilkan menggunakan maltodekstrin sebagai penyalut dalam kisaran 16-18%.Konsentrasi penyalut terbaik terdapat pada maltodekstrin 18% (formula M3) dengan karakteristik mikroekapsulat bubuk berwarna oranye, rendemen 32,101%, kadar air 9,112%, kadar lemak 40,043%, serta mengandung total karotenoid sebesar 1.835 ppm dan tokoferol sebesar 835 ppm.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengoptimalkan formulasi mikroenkapsulat minyak buah merah dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti konsentrasi minyak, jenis dan konsentrasi penyalut, serta metode pengeringan. 2. Menganalisis lebih lanjut pengaruh variasi konsentrasi maltodekstrin terhadap karakteristik fisik, kimia, dan stabilitas mikroenkapsulat minyak buah merah. 3. Meneliti potensi aplikasi mikroenkapsulat minyak buah merah sebagai bahan tambahan pangan (BTP) dalam berbagai produk pangan, seperti fortifikasi makanan dan sebagai pewarna alami. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan minyak buah merah sebagai BTP yang stabil dan bermanfaat bagi industri pangan.

  1. Comparison of Antioxidant Activity, Anthocyanins, Carotenoids, and Phenolics of Three Native Fresh and... doi.org/10.1021/jf050579qComparison of Antioxidant Activity Anthocyanins Carotenoids and Phenolics of Three Native Fresh and doi 10 1021 jf050579q
Read online
File size455.68 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test