URECOLURECOL

Urecol Journal. Part B: Economics and BusinessUrecol Journal. Part B: Economics and Business

Industri manufaktur memiliki kemampuan untuk menghasilkan output yang tinggi yang kinerjanya dipengaruhi oleh kebijakan moneter. Sektor manufaktur merupakan salah satu andalan pembangunan nasional di Indonesia karena kontribusinya yang besar pada pendapatan nasional dan keterkaitan dengan sektor lain yang sangat erat, sehingga perlu untuk mencermati kebijakan yang dapat mempengaruhi produktivitas sektor tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar, suku bunga lending facility, cadangan devisa dan jumlah uang beredar terhadap output sektor industri manufaktur di Indonesia periode 2016Q1-2021Q3. Data dalam penelitian ini adalah data time series dari 2016Q1-2021Q3. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah OLS (Ordinary Least Square). Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap output sektor industri manufaktur adalah nilai tukar, suku bunga lending facility, dan cadangan devisa. Sedangkan variabel jumlah uang beredar tidak berpengaruh terhadap output sektor industri pengolahan.

Pengaruh kebijakan moneter terhadap output sektor manufaktur signifikan melalui nilai tukar, suku bunga lending facility, dan cadangan devisa, sedangkan jumlah uang beredar tidak memengaruhi.Peningkatan nilai tukar dan cadangan devisa serta penurunan suku bunga lending facility dapat meningkatkan output manufaktur.Pemerintah perlu menjaga nilai tukar, cadangan devisa, dan suku bunga agar mendukung produktivitas sektor manufaktur.

Penyelidikan lebih lanjut dapat memfokuskan pada bagaimana fluktuasi nilai tukar mempengaruhi biaya produksi bahan baku internal, apakah depresiasi rupiah justru menurunkan biaya impor bahan bagi industri manufaktur. Sebagai tambahan, studi dapat mengeksplorasi dampak suku bunga lending facility terhadap akses pembiayaan bagi perusahaan manufaktur kecil dan menengah, khususnya dalam konteks digital banking. Terakhir, penelitian lanjutan dapat menilai peran cadangan devisa dalam stabilisasi output industri manufaktur di tengah ketidakpastian global, misalnya melalui simulasi model skenario kebijakan moneter yang berbeda.

  1. The Effect of Monetary Policy on the Performance of the Manufacturing Industry Sector in Indonesia |... doi.org/10.53017/ujeb.127The Effect of Monetary Policy on the Performance of the Manufacturing Industry Sector in Indonesia doi 10 53017 ujeb 127
Read online
File size470.06 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test