URECOLURECOL

Urecol Journal. Part B: Economics and BusinessUrecol Journal. Part B: Economics and Business

Ketergantungan masyarakat desa terhadap lembaga keuangan informal seperti “bank tongol masih menjadi masalah serius dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga. Praktik pinjaman berbunga tinggi ini terjadi karena minimnya akses terhadap lembaga keuangan formal dan rendahnya literasi keuangan. Dusun Sadran Puton merupakan salah satu wilayah yang mengalami hal tersebut. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), dilakukan edukasi manajemen keuangan kepada 20 pasangan suami istri sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman informal. Materi yang diberikan meliputi penyusunan anggaran, pencatatan keuangan, dana darurat, serta pengenalan pembiayaan syariah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil membuat rancangan keuangan keluarga yang lebih tertata dan sesuai prioritas, sehingga mampu mengurangi kecenderungan meminjam ke bank tongol. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan kemandirian finansial dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.

Kegiatan edukasi manajemen keuangan keluarga di Dusun Sadran Puton secara signifikan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan keuangan peserta, mengurangi ketergantungan pada lembaga keuangan informal seperti bank tongol.Pendekatan partisipatif dan berbasis keluarga terbukti efektif dalam membangun keterampilan praktis seperti penyusunan anggaran, pencatatan, dan perencanaan dana darurat.Keberlanjutan program perlu didukung oleh pendampingan lanjutan, kolaborasi dengan lembaga keuangan mikro, dan evaluasi dampak jangka panjang untuk memastikan perbaikan berkelanjutan dalam perilaku keuangan masyarakat.

Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang meneliti dampak jangka panjang dari edukasi manajemen keuangan keluarga terhadap perubahan sikap dan perilaku pinjaman informal, sehingga dapat mengukur efektivitas intervensi ini secara kuantitatif. Kedua, uji coba model pendampingan berbasis teknologi, seperti aplikasi mobile atau platform komunitas daring, untuk memperluas jangkauan program edukasi dan memfasilitasi monitoring rutin bagi pasangan suami istri di desa, sehingga pengetahuan dan praktik keuangan dapat terjaga secara berkelanjutan. Ketiga, integrasikan pendekatan edukasi keuangan dengan program micro‑finance berbasis syariah, sehingga peserta tidak hanya memperoleh ilmu tetapi juga akses langsung ke alternatif pembiayaan formal yang adil, meminimalisir ketergantungan pada pinjaman ber bunga tinggi.

Read online
File size205.98 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test