POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)

Latar belakang: Status gizi menentukan kemampuan fisik dan performa atlet; keseimbangan asupan energi, aktivitas fisik, dan frekuensi latihan berperan penting pada atlet muda. Penelitian ini bertujuan mengetahui frekuensi latihan, aktivitas fisik, dan tingkat kecukupan energi dengan status gizi pada atlet sepak bola usia 11–12 tahun.. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional pada 40 atlet sepak bola usia 11–12 tahun di SSB Kancil Mas Karawang yang dipilih dengan simple random sampling. Data kecukupan energi diperoleh melalui recall 1x24 jam, aktivitas fisik melalui kuesioner PAQ-C, frekuensi latihan melalui wawancara, dan status gizi melalui pengukuran berat dan tinggi badan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman rank (p<0,05).. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecukupan energi (p=0,357), aktivitas fisik (p=0,745), maupun frekuensi latihan (p=0,642) dengan status gizi atlet.. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi latihan, aktivitas fisik, dan tingkat kecukupan energi dengan status gizi pada atlet sepak bola.

Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi latihan, aktivitas fisik, dan tingkat kecukupan energi dengan status gizi pada atlet sepak bola.Meskipun sebagian besar atlet memiliki kecukupan energi rendah, aktivitas fisik tergolong baik, dan frekuensi latihan yang normal, mayoritas tetap menunjukkan bahwa status gizi dipengaruhi oleh faktor lainnya.Hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh pola makan sehari-hari, kualitas tidur, atau perbedaan metabolisme individu.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar dilakukan pengukuran asupan energi dan aktivitas fisik menggunakan metode yang lebih objektif, seperti food weighing, actigraphy, atau pedometer, agar hasil yang diperoleh lebih akurat. Selain itu, penelitian berikutnya diharapkan dapat menambahkan variabel lain yang dapat mendukung status gizi, seperti pola makan dan kualitas tidur. Dengan demikian, status gizi atlet muda dapat lebih komprehensif dan akurat.

  1. Hubungan Aktivitas Fisik, Frekuensi Latihan dan Tingkat Kecukupan Energi dengan Status Gizi pada Atlet... jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/JPP/article/view/3637Hubungan Aktivitas Fisik Frekuensi Latihan dan Tingkat Kecukupan Energi dengan Status Gizi pada Atlet jurnal poltekkespalembang ac index php JPP article view 3637
Read online
File size208.5 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test