UINSIUINSI
BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity JournalBOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity JournalPenelitian ini menganalisis peran aktivitas fisik terstruktur dan permainan konstruktif dalam mendukung regulasi diri dan kemampuan pemecahan masalah anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada kelompok anak usia 4–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi proses bermain. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan kredibilitas temuan dijaga melalui triangulasi sumber. Temuan menunjukkan bahwa aktivitas fisik terstruktur, terutama permainan motorik kasar, membantu anak mengontrol impuls, meningkatkan fokus, serta mengelola emosi saat bermain maupun belajar. Permainan konstruktif seperti balok dan puzzle mendorong anak merencanakan langkah, mencoba strategi, berpikir logis, dan menyelesaikan tantangan secara mandiri. Hasil ini menegaskan pentingnya merancang pembelajaran PAUD yang mengintegrasikan aktivitas fisik dan permainan konstruktif secara terencana untuk mendukung perkembangan regulasi diri dan pemecahan masalah anak.
Integrasi aktivitas fisik terstruktur dan permainan konstruktif membantu anak usia dini mengembangkan regulasi diri dan kemampuan pemecahan masalah secara holistik.Aktivitas fisik meningkatkan kontrol diri, fokus, dan pengelolaan emosi, sementara permainan konstruktif melatih perencanaan, strategi, dan ketekunan dalam menyelesaikan masalah.Penelitian ini menyarankan agar pendidik merancang kegiatan bermain yang saling melengkapi antara stimulasi fisik dan kognitif untuk mendukung kesiapan belajar anak.
Pertama, perlu diteliti bagaimana urutan pelaksanaan aktivitas fisik sebelum permainan konstruktif memengaruhi efektivitas pengembangan regulasi diri dan pemecahan masalah anak usia dini dalam jangka panjang. Kedua, penting untuk mengkaji variasi intensitas dan durasi aktivitas fisik terstruktur guna mengetahui batas optimal stimulasi yang paling mendukung ketahanan emosional dan konsentrasi anak selama kegiatan kognitif. Ketiga, perlu dikembangkan model pembelajaran terpadu yang menggabungkan aktivitas fisik dan permainan konstruktif dalam berbagai konteks lingkungan belajar, termasuk sekolah perkotaan dan pedesaan, untuk mengevaluasi adaptabilitas dan dampaknya terhadap perkembangan anak di berbagai latar sosial ekonomi. Studi-studi ini akan melengkapi temuan penelitian ini dengan memberikan panduan lebih konkret bagi perancangan kurikulum PAUD yang efektif dan inklusif. Dengan mengeksplorasi urutan, dosis, dan konteks penerapan, penelitian lanjutan dapat mengungkap prinsip-prinsip pedagogis yang lebih dalam tentang bagaimana tubuh dan pikiran anak bekerja secara sinergis dalam proses belajar. Penelitian juga perlu mempertimbangkan peran guru sebagai fasilitator dalam memandu transisi antar aktivitas agar manfaat integrasi dapat dimaksimalkan. Temuan dari arah penelitian ini akan memperkuat dasar empiris untuk pendekatan bermain holistik dalam pendidikan anak usia dini.
- One moment, please.... one moment please wait request verified aulad.org/index.php/aulad/article/view/346One moment please one moment please wait request verified aulad index php aulad article view 346
- EFEKTIFITAS PENGGUNAAN METODE BERMAIN DI PAUD NAZARETH OESAPA | Jurnal Pendidikan Anak (WEBSITE INI SUDAH... doi.org/10.21831/jpa.v5i1.12367EFEKTIFITAS PENGGUNAAN METODE BERMAIN DI PAUD NAZARETH OESAPA Jurnal Pendidikan Anak WEBSITE INI SUDAH doi 10 21831 jpa v5i1 12367
- IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN DI PAUD MEKARSARI GONDORIYO | Widiastuti | Kumara Cendekia. implementasi... doi.org/10.20961/kc.v11i3.78605IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN DI PAUD MEKARSARI GONDORIYO Widiastuti Kumara Cendekia implementasi doi 10 20961 kc v11i3 78605
- Implementasi Kegiatan Fisik Pada Kegiatan Senam Untuk Menstimulasi Perkembangan Fisik Pada Anak Sekolah... pbsi-upr.id/index.php/Bhinneka/article/view/859Implementasi Kegiatan Fisik Pada Kegiatan Senam Untuk Menstimulasi Perkembangan Fisik Pada Anak Sekolah pbsi upr index php Bhinneka article view 859
| File size | 550.94 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Model pelatihan ini dapat direplikasi oleh institusi pendidikan tinggi, Dinas Pendidikan, maupun komunitas guru sebagai bagian dari strategi pengembanganModel pelatihan ini dapat direplikasi oleh institusi pendidikan tinggi, Dinas Pendidikan, maupun komunitas guru sebagai bagian dari strategi pengembangan
UINSIUINSI Namun, mereka juga menunjukkan kehati-hatian: mayoritas menilai bahasa Inggris lebih tepat ditempatkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler, bukan bagian intiNamun, mereka juga menunjukkan kehati-hatian: mayoritas menilai bahasa Inggris lebih tepat ditempatkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler, bukan bagian inti
UNESAUNESA Rata-rata N-Gain Score 70 (kategori tinggi) pada kelas eksperimen, serta terdapat perbedaan signifikan dengan kelas kontrol. Pendekatan ini mendorong keterlibatanRata-rata N-Gain Score 70 (kategori tinggi) pada kelas eksperimen, serta terdapat perbedaan signifikan dengan kelas kontrol. Pendekatan ini mendorong keterlibatan
BALELITERASIBALELITERASI Kurikulum 2013 merupakan kurikulum nasional yang telah dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan tujuan mempersiapkan siswa untukKurikulum 2013 merupakan kurikulum nasional yang telah dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan tujuan mempersiapkan siswa untuk
UNWIRUNWIR Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen kuasi dengan bentuk nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data menggunakanMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen kuasi dengan bentuk nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan
UNWIDHAUNWIDHA Guru menjadi motivator agar anak bisa memiliki karakter yang baik. Guru menjadi kontrol. Guru diharapkan bisa mengontrol setiap tindakan yang dilakukanGuru menjadi motivator agar anak bisa memiliki karakter yang baik. Guru menjadi kontrol. Guru diharapkan bisa mengontrol setiap tindakan yang dilakukan
UINSIUINSI Implementasi nilai agama dan moral dilakukan melalui pembiasaan, sementara perkembangan kognitif didukung dengan berbagai media pembelajaran.meskipun demikian,Implementasi nilai agama dan moral dilakukan melalui pembiasaan, sementara perkembangan kognitif didukung dengan berbagai media pembelajaran.meskipun demikian,
UINSIUINSI Dengan demikian, penerapan gerak dan lagu dalam pendidikan anak usia dini tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga berperan sebagai alat yang efektifDengan demikian, penerapan gerak dan lagu dalam pendidikan anak usia dini tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga berperan sebagai alat yang efektif
Useful /
UINSIUINSI Tata kelola yang kuat dan pendanaan berkelanjutan memperkuat akses yang adil, sementara pedagogi inklusif dan responsif budaya mendukung perkembangan holistikTata kelola yang kuat dan pendanaan berkelanjutan memperkuat akses yang adil, sementara pedagogi inklusif dan responsif budaya mendukung perkembangan holistik
UNESAUNESA Meskipun terdapat tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan pengetahuan dan sumber daya, hasil pembelajaran menunjukkan peningkatan kualitas pemahamanMeskipun terdapat tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan pengetahuan dan sumber daya, hasil pembelajaran menunjukkan peningkatan kualitas pemahaman
UNESAUNESA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Ludo Edukatif terhadap group decision making skills siswa pada materi perubahan sosialPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Ludo Edukatif terhadap group decision making skills siswa pada materi perubahan sosial
UINSIUINSI Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan finger painting di TK Labbaika Samarinda Seberang telah dilakukan dengan baik oleh guru dan efektif dalam mengasahPenelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan finger painting di TK Labbaika Samarinda Seberang telah dilakukan dengan baik oleh guru dan efektif dalam mengasah