ICJAMBIICJAMBI
Jurnal Bina Ilmu CendekiaJurnal Bina Ilmu CendekiaKemampuan mendengarkan merupakan keterampilan dasar yang penting dalam menguasai bahasa Indonesia, tetapi dalam kenyataannya banyak siswa sekolah dasar masih kesulitan memahami isi cerita, terutama dalam mengenali unsur-unsur alur, karakter, dan pesan moral. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan model pembelajaran konvensional yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan siswa dalam memahami cerita fabel melalui penggunaan media audiovisual di SDN Diwek 1 Jombang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kemampuan siswa sekolah dasar yang rendah dalam memahami unsur-unsur cerita seperti alur, karakter, dan pesan moral ketika pembelajaran dilakukan secara konvensional. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah 27 siswa kelas lima di SDN 1 Diwek. Instrumen yang digunakan adalah tes mendengarkan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada skor posttest siswa. Hal ini menunjukkan bahwa media audiovisual efektif dalam meningkatkan keterampilan mendengarkan dan memahami isi cerita fabel.
Penerapan media audiovisual berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan menyimak cerita fabel pada siswa kelas V di SDN Diwek 1 Jombang.Hal ini tercermin dari perolehan rata-rata skor pretes 72,96 dan rata-rata skor postes 85.Temuan ini membuktikan bahwa media audiovisual tidak hanya berfungsi sebagai pendukung pembelajaran, tetapi juga mampu membangun suasana belajar yang lebih menarik dan bermakna bagi peserta didik.Oleh karena itu, pemanfaatan media audiovisual sangat dianjurkan bagi guru dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi menyimak fabel, guna mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.Selain itu, hasil penelitian ini juga membuka peluang untuk merancang media pembelajaran yang adaptif, berbasis teknologi digital dan nilai-nilai lokal, yang relevan untuk diterapkan di sekolah dasar.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan dengan fokus pada pengembangan media pembelajaran yang adaptif dan berbasis teknologi digital. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam mengintegrasikan nilai-nilai lokal ke dalam media pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan relevansi dan efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak media audiovisual terhadap aspek afektif dan psikomotorik siswa, serta bagaimana media ini dapat digunakan sebagai alat untuk mengembangkan karakter dan nilai-nilai moral. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di era digital.
| File size | 430.38 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STTMWCSTTMWC Peserta didik lebih mampu memahami diri, mengelola emosi, membangun empati, mengambil keputusan moral yang dewasa, serta mengalami pertumbuhan iman personal.Peserta didik lebih mampu memahami diri, mengelola emosi, membangun empati, mengambil keputusan moral yang dewasa, serta mengalami pertumbuhan iman personal.
UNISDAUNISDA Aktivitas guru pada pertemuan I sebesar 64,77 % meningkat ke 90,90 % pada pertemuan II. Kemampuan membaca pemahaman peserta didik pada pertemuan IAktivitas guru pada pertemuan I sebesar 64,77 % meningkat ke 90,90 % pada pertemuan II. Kemampuan membaca pemahaman peserta didik pada pertemuan I
YAYASANBHZYAYASANBHZ Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah literatur, jurnal ilmiah, dan karya tulis relevan untuk menganalisis konsep strategi pendidikanPenelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah literatur, jurnal ilmiah, dan karya tulis relevan untuk menganalisis konsep strategi pendidikan
RCF INDONESIARCF INDONESIA Ketersediaan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, sehingga semakin baik ketersediaan produk, semakin tinggi kepuasan konsumen.Ketersediaan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, sehingga semakin baik ketersediaan produk, semakin tinggi kepuasan konsumen.
ICJAMBIICJAMBI Pendidikan sejarah memainkan peran penting dalam membentuk identitas nasional, kesadaran sejarah, dan karakter kebangsaan siswa. Penelitian ini bertujuanPendidikan sejarah memainkan peran penting dalam membentuk identitas nasional, kesadaran sejarah, dan karakter kebangsaan siswa. Penelitian ini bertujuan
ICJAMBIICJAMBI Temuan mengungkapkan lima area utama di mana siswa mengalami kesulitan dengan kesalahan tata bahasa: frasa kata benda, frasa kata kerja, urutan kata, transformasi,Temuan mengungkapkan lima area utama di mana siswa mengalami kesulitan dengan kesalahan tata bahasa: frasa kata benda, frasa kata kerja, urutan kata, transformasi,
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Hal ini akan memperluas jangkauan pembelajaran dan memudahkan generasi muda mengakses materi pendidikan agama kapanpun dan di manapun. Tantangan yang munculHal ini akan memperluas jangkauan pembelajaran dan memudahkan generasi muda mengakses materi pendidikan agama kapanpun dan di manapun. Tantangan yang muncul
UMUM (1) materi yang disajikan spesifik mengenai geografi pertambangan, (2) masing-masing bab dilengkapi dengan kerangka materi, apersepsi, nilai karakter yang(1) materi yang disajikan spesifik mengenai geografi pertambangan, (2) masing-masing bab dilengkapi dengan kerangka materi, apersepsi, nilai karakter yang
Useful /
YAYASANBHZYAYASANBHZ Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian menemukan bahwa pemuda berperan besar dalamDengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian menemukan bahwa pemuda berperan besar dalam
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi, yang terbagi menjadi data primer dan data sekunder. Dapat disimpulkan bahwa masihPengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi, yang terbagi menjadi data primer dan data sekunder. Dapat disimpulkan bahwa masih
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan instrumen penelitian berupa hasil wawancara. Jumlah responden yang terlibat adalahPendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan instrumen penelitian berupa hasil wawancara. Jumlah responden yang terlibat adalah
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Dengan mengoptimalisasi kegiatan masjid sebagai pusat pendidikan masyarakat, diharapkan peran masjid sebagai institusi sosial dapat membangun mental masyarakatDengan mengoptimalisasi kegiatan masjid sebagai pusat pendidikan masyarakat, diharapkan peran masjid sebagai institusi sosial dapat membangun mental masyarakat