IDEBAHASAIDEBAHASA
IdeBahasaIdeBahasaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana film “Barbie the Movie dan keterkaitannya dengan konsep egalitarianisme serta pengaruhnya terhadap feminisme dan maskunilisme toxic. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis wacana kritis Fairclough untuk mengkaji struktur teks, narasi, dialog, dan pesan dalam film. Data disajikan secara deskriptif tentang adegan dan dialog yang mencerminkan konsep egalitarianisme, feminisme, maskunilisme, dan maskunilisme toxic. Hasilnya menunjukkan film mengandung elemen egalitarianisme melalui representasi kesetaraan gender, serta menggambarkan dinamika kompleks antara feminisme dan maskunilisme toxic.
Film “Barbie the Movie menampilkan egalitarianisme melalui kesetaraan gender dalam narasi dan dialog, memperlihatkan bahwa perempuan memiliki hak yang setara.Film juga menampilkan feminisme dengan menekankan hak perempuan untuk memilih peran profesional tanpa batasan.Di sisi lain, maskunilisme toxic diungkap melalui karakter Ken, yang menuntut penampilan kuat dan agresif, sehingga menciptakan dinamika patriarki.
Penelitian selanjutnya dapat menanyakan bagaimana persepsi penonton terhadap representasi kesetaraan gender dalam film, apakah dampak positif terhadap persepsi gender mereka. Penelitian juga dapat mengkaji peran media sosial dalam memperkuat atau mengaburkan pesan feminisme dan maskunilisme toxic yang disampaikan film, serta dampaknya pada perilaku penonton. Terakhir, studi longitudinal dapat mengevaluasi perubahan persepsi penonton setelah menonton film dan pengaruh jangka panjangnya terhadap sikap gender di masyarakat.
| File size | 904.34 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMAUNIMA Sumber data dalam penelitian ini adalah 9 siswa kelas VII SMP Negeri 7 Kombi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, di manaSumber data dalam penelitian ini adalah 9 siswa kelas VII SMP Negeri 7 Kombi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, di mana
STKIPSUBANGSTKIPSUBANG Alih kode mengacu pada pergantian bahasa yang digunakan secara bergantian dalam sebuah percakapan, sedangkan campur kode melibatkan penggabungan unsur-unsurAlih kode mengacu pada pergantian bahasa yang digunakan secara bergantian dalam sebuah percakapan, sedangkan campur kode melibatkan penggabungan unsur-unsur
DIGLOSIA UNMULDIGLOSIA UNMUL Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi dan penyebab pergeseran bahasa daerah dalam ranah keluarga. Fokus penelitian ini adalah pergeseran bahasaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi dan penyebab pergeseran bahasa daerah dalam ranah keluarga. Fokus penelitian ini adalah pergeseran bahasa
POLITAPPOLITAP Mengingat banyaknya variasi dalam penggunaan bahasa, orang sering mencampur bahasa dalam percakapan mereka—sebuah fenomena yang dikenal sebagai campurMengingat banyaknya variasi dalam penggunaan bahasa, orang sering mencampur bahasa dalam percakapan mereka—sebuah fenomena yang dikenal sebagai campur
USIUSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kosakata diakui sebagai elemen penting dalam komunikasi, banyak siswa mengalami kesulitan dalam menguasainyaHasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kosakata diakui sebagai elemen penting dalam komunikasi, banyak siswa mengalami kesulitan dalam menguasainya
USIUSI Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa menyukai dan menikmati melakukan Strategi Pembelajaran Berbantuan Teman di kelas, dan strategi ini masih efektifHasil analisis menunjukkan bahwa siswa menyukai dan menikmati melakukan Strategi Pembelajaran Berbantuan Teman di kelas, dan strategi ini masih efektif
USIUSI Teknik pengumpulan data menggunakan tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test). Data dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkanTeknik pengumpulan data menggunakan tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test). Data dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan
UNTANUNTAN Bentuk alih kode meliputi alih kode sementara dan permanen, sedangkan campur kode terjadi dalam bentuk kata, frasa, dan klausa. Faktor utama penyebab fenomenaBentuk alih kode meliputi alih kode sementara dan permanen, sedangkan campur kode terjadi dalam bentuk kata, frasa, dan klausa. Faktor utama penyebab fenomena
Useful /
IDEBAHASAIDEBAHASA Analisis teks manual data menggunakan analisis wacana yang dilakukan secara deskriptif dengan mengklasifikasikan jenis kesalahan bahasa yang ditemukanAnalisis teks manual data menggunakan analisis wacana yang dilakukan secara deskriptif dengan mengklasifikasikan jenis kesalahan bahasa yang ditemukan
IDEBAHASAIDEBAHASA Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dan metodologi analisis teks sastra, penelitian ini mengungkap kompleksitas peran gender wanita dalam sistem patriarki.Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dan metodologi analisis teks sastra, penelitian ini mengungkap kompleksitas peran gender wanita dalam sistem patriarki.
IUSIUS Perseroan Terbatas (PT) memerlukan prosedur pendirian khusus untuk melegalkan status badan hukumnya, sebagaimana diatur dalam Pasal 109 angka 2 Undang-UndangPerseroan Terbatas (PT) memerlukan prosedur pendirian khusus untuk melegalkan status badan hukumnya, sebagaimana diatur dalam Pasal 109 angka 2 Undang-Undang
IDEBAHASAIDEBAHASA Data fonasi Amerika diambil dari buku Thomas, An Introduction to the Phonetics of American English. Penelitian kualitatif ini mengambil data dari pidatoData fonasi Amerika diambil dari buku Thomas, An Introduction to the Phonetics of American English. Penelitian kualitatif ini mengambil data dari pidato