IDEBAHASAIDEBAHASA

IdeBahasaIdeBahasa

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana film “Barbie the Movie dan keterkaitannya dengan konsep egalitarianisme serta pengaruhnya terhadap feminisme dan maskunilisme toxic. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis wacana kritis Fairclough untuk mengkaji struktur teks, narasi, dialog, dan pesan dalam film. Data disajikan secara deskriptif tentang adegan dan dialog yang mencerminkan konsep egalitarianisme, feminisme, maskunilisme, dan maskunilisme toxic. Hasilnya menunjukkan film mengandung elemen egalitarianisme melalui representasi kesetaraan gender, serta menggambarkan dinamika kompleks antara feminisme dan maskunilisme toxic.

Film “Barbie the Movie menampilkan egalitarianisme melalui kesetaraan gender dalam narasi dan dialog, memperlihatkan bahwa perempuan memiliki hak yang setara.Film juga menampilkan feminisme dengan menekankan hak perempuan untuk memilih peran profesional tanpa batasan.Di sisi lain, maskunilisme toxic diungkap melalui karakter Ken, yang menuntut penampilan kuat dan agresif, sehingga menciptakan dinamika patriarki.

Penelitian selanjutnya dapat menanyakan bagaimana persepsi penonton terhadap representasi kesetaraan gender dalam film, apakah dampak positif terhadap persepsi gender mereka. Penelitian juga dapat mengkaji peran media sosial dalam memperkuat atau mengaburkan pesan feminisme dan maskunilisme toxic yang disampaikan film, serta dampaknya pada perilaku penonton. Terakhir, studi longitudinal dapat mengevaluasi perubahan persepsi penonton setelah menonton film dan pengaruh jangka panjangnya terhadap sikap gender di masyarakat.

Read online
File size904.34 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test