UNSURUNSUR

AGROSCIENCEAGROSCIENCE

Kedelai (Glycine max (L) Merrl) merupakan komoditas yang bernilai ekonomis tinggi. Produksi kedelai nasional belum dapat memenuhi kebutuhan karena luas panen actual masih belum memadai dan produktivitas masih rendah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui serta dosis bioaktivator Gliocladium sp yang tepat untuk pertumbuhan vegetative kedelai. Rancangan perlakuan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bioaktivator sebanyak 25 gram/tanaman merupakan dosis terbaik untuk pertumbuhan tinggi, jumlah daun, berat basah dan berat kering tanaman kedelai. Sedangkan untuk panjang akar terbaik diperoleh dengan pemberian bioaktivator sebanyak 20 gr/tanaman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bioaktivator Gliocladium sp memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman kedelai.Dosis terbaik untuk pertumbuhan tinggi, jumlah daun, berat basah dan berat kering tanaman kedelai adalah 25 gram per tanaman.Sedangkan untuk panjang akar terbaik diperoleh dengan dosis 20 gram per tanaman.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek dosis bioaktivator Gliocladium sp yang lebih tinggi terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. Selain itu, dapat juga dieksplorasi potensi penggunaan bioaktivator ini pada tanaman lain untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Terakhir, penelitian tentang mekanisme kerja bioaktivator Gliocladium sp dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman kedelai dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang manfaat dan potensi aplikasi bioaktivator ini dalam pertanian.

Read online
File size410.51 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test