NURISNURIS
Journal of Linguistics and Social StudiesJournal of Linguistics and Social StudiesPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi siswa tentang penggunaan Google Translate dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Dalam konteks globalisasi dan digitalisasi, alat terjemahan digital seperti Google Translate telah menjadi komponen penting dalam proses pembelajaran bahasa. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang bagaimana siswa di STAI Nurul Islam Mojokerto, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menilai efektivitas dan kegunaan Google Translate. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara dengan 50 siswa dari semester V dan VII. Hasil menunjukkan bahwa siswa sering menggunakan Google Translate untuk memfasilitasi pemahaman teks dan menyelesaikan tugas, tetapi juga memiliki kekhawatiran tentang akurasi dan ketergantungan pada alat tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun Google Translate menawarkan kenyamanan dan efisiensi, penggunaannya perlu seimbang dengan praktik bahasa otentik untuk menghindari dampak negatif pada pengembangan keterampilan bahasa yang mendalam. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana teknologi terjemahan digital mempengaruhi pengalaman pembelajaran bahasa dan menyarankan kebutuhan penyesuaian metode pengajaran untuk mengoptimalkan penggunaan alat terjemahan dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Dalam era digital yang semakin maju, teknologi seperti Google Translate memainkan peran penting dalam mendukung pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun Google Translate memberikan kemudahan bagi siswa dalam menerjemahkan dan memahami materi bahasa Inggris, penggunaan alat ini juga menimbulkan berbagai tantangan.Persepsi siswa tentang Google Translate menunjukkan bahwa alat ini bermanfaat dalam mengatasi hambatan bahasa dan mempercepat proses pembelajaran.Namun, ada kekhawatiran tentang akurasi terjemahan dan ketergantungan yang dapat menghambat pengembangan keterampilan bahasa yang mendalam.Temuan ini menekankan pentingnya memahami pandangan siswa dan dampak penggunaan teknologi terjemahan pada proses pembelajaran bahasa.Penelitian juga menyoroti kebutuhan untuk menciptakan keseimbangan antara memanfaatkan teknologi dan mengembangkan keterampilan bahasa secara mandiri.Dengan alat terjemahan yang terus berkembang, penting bagi pendidik untuk mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam kurikulum pembelajaran bahasa Inggris.Hal ini memastikan bahwa teknologi digunakan sebagai alat pendukung, bukan sebagai pengganti keterampilan bahasa yang esensial.Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran dapat diajukan untuk meningkatkan penggunaan Google Translate dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide. Pertama, perlu dilakukan pelatihan bagi siswa tentang cara menggunakan Google Translate secara efektif, termasuk memahami batasan dan kesalahan potensial yang mungkin terjadi. Hal ini dapat membantu siswa menggunakan alat dengan bijak dan mengurangi ketergantungan pada teknologi. Kedua, penting bagi pendidik untuk mengintegrasikan aktivitas yang mendorong penggunaan bahasa sasaran secara aktif, seperti diskusi kelompok, penulisan esai, dan praktik berbicara, yang tidak hanya bergantung pada alat terjemahan. Dengan pendekatan ini, siswa dapat mengembangkan keterampilan bahasa yang lebih mendalam dan otentik, sambil tetap memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara inovatif dalam mengintegrasikan teknologi terjemahan ke dalam proses pembelajaran, serta mengevaluasi dampaknya pada berbagai aspek pembelajaran bahasa. Penelitian tambahan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang bagaimana teknologi dapat dioptimalkan untuk mendukung pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris secara lebih efektif.
- EFL Students' Perception of Google Translate as a Translation Tool | Fatkhurozi | Journal of Linguistics... doi.org/10.52620/jls.v1i2.49EFL Students Perception of Google Translate as a Translation Tool Fatkhurozi Journal of Linguistics doi 10 52620 jls v1i2 49
- How Second (L2) and Heritage (HL) Language Learners Can Draw on Existing Knowledge to Overcome Common... jltr.academypublication.com/index.php/jltr/article/view/1101How Second L2 and Heritage HL Language Learners Can Draw on Existing Knowledge to Overcome Common jltr academypublication index php jltr article view 1101
| File size | 177.06 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
DINIYAHDINIYAH Pertama, Bahan baku untuk pembuatan kue semakin naik. Keempat, Bahan baku jahe kurang dan terbatas. Ketujuh, Sumber Daya Manusia atau pekerja kurang. 3)Pertama, Bahan baku untuk pembuatan kue semakin naik. Keempat, Bahan baku jahe kurang dan terbatas. Ketujuh, Sumber Daya Manusia atau pekerja kurang. 3)
UINSAUINSA Mereka mendorong interpretasi kontekstual yang selaras dengan nilai IN namun tidak sepenuhnya mendukung formalitas. Secara lebih luas, studi ini mengungkapMereka mendorong interpretasi kontekstual yang selaras dengan nilai IN namun tidak sepenuhnya mendukung formalitas. Secara lebih luas, studi ini mengungkap
DIGINUSDIGINUS Akses teknologi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bisnis. Selain itu, akses teknologi tidak berfungsi sebagai faktor moderasiAkses teknologi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bisnis. Selain itu, akses teknologi tidak berfungsi sebagai faktor moderasi
YAYASANBHZYAYASANBHZ Di sisi lain, guru profesional ditandai oleh kompetensi pedagogik yang kuat, kemampuan berinovasi dalam pembelajaran, penguasaan teknologi pendidikan,Di sisi lain, guru profesional ditandai oleh kompetensi pedagogik yang kuat, kemampuan berinovasi dalam pembelajaran, penguasaan teknologi pendidikan,
PRADITAPRADITA Meskipun variabel literasi digital dan pemasaran produk lokal tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara individual, uji simultan membuktikan bahwa keduanyaMeskipun variabel literasi digital dan pemasaran produk lokal tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara individual, uji simultan membuktikan bahwa keduanya
ASHAPUBLISHINGASHAPUBLISHING Tinjauan literatur ini menunjukkan potensi transformasional dari Smart Apps Creator dalam pengawasan guru. Model ini mendorong umpan balik real-time, komunikasiTinjauan literatur ini menunjukkan potensi transformasional dari Smart Apps Creator dalam pengawasan guru. Model ini mendorong umpan balik real-time, komunikasi
SIDUCATSIDUCAT Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai artikel ilmiah, buku, jurnal, dan laporanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai artikel ilmiah, buku, jurnal, dan laporan
DRIYARKARADRIYARKARA Dengan memahami mekanisme melalui mana informasi palsu atau menyesatkan menyebar di ruang digital, penelitian ini berusaha mengidentifikasi pelbagai strategiDengan memahami mekanisme melalui mana informasi palsu atau menyesatkan menyebar di ruang digital, penelitian ini berusaha mengidentifikasi pelbagai strategi
Useful /
AFEKSIAFEKSI Sumber data penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling dengan jenisSumber data penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling dengan jenis
UMUM However, there are still some challenges that need to be addressed, such as the need for better management and promotion of the Ayung River watershed asHowever, there are still some challenges that need to be addressed, such as the need for better management and promotion of the Ayung River watershed as
UMUM Penelitian ini memeriksa dampak relatif kedua variabel tersebut pada pertumbuhan inklusif di Nigeria dan Mozambique menggunakan Metode Least Square TermodifikasiPenelitian ini memeriksa dampak relatif kedua variabel tersebut pada pertumbuhan inklusif di Nigeria dan Mozambique menggunakan Metode Least Square Termodifikasi
UMUM Ekspor Indonesia belum menunjukkan kinerja terbaik karena masih didasarkan pada komoditas mentah, bukan komoditas manufaktur, yang menyebabkan IndonesiaEkspor Indonesia belum menunjukkan kinerja terbaik karena masih didasarkan pada komoditas mentah, bukan komoditas manufaktur, yang menyebabkan Indonesia