UGMUGM

Jurnal PolGovJurnal PolGov

Kajian ini mendalami terkait upaya pelibatan institusi militer dalam mobilisasi petani untuk mencapai peningkatan produktivitas pangan melalui program Upsus Pajale. Program tersebut menjadi upaya dari Presiden Joko Widodo untuk melibatkan tentara, demi mencapai swasembada pangan pada tahun 2017. Studi ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus pada pelaksanaan program Upsus Pajale di Kabupaten Sleman pada tahun 2015-2017. Berbeda dengan studi sebelumnya yang melihat bahwa peran militer dalam program pangan disebabkan oleh faktor doktrin dan kelembagaan militer, hasil kajian ini menunjukkan bahwa peran otoritas politik dalam menerjemahkan kebijakan pangan sebagai bagian dari sektor pertahanan telah memberikan ruang bagi militer terlibat pada program pangan. Adanya Reformasi tahun 1998 yang mendorong penataan internal angkatan bersenjata tidak lantas menghilangkan peran militer dalam program pangan sebagai konsekuensi dari tafsiran otoritas politik mengenai ancaman internal pertahanan dan keamanan.

Kajian ini telah menunjukkan kondisi kehidupan petani yang berada di dalam subordinasi negara dan hegemoni militer dalam program Upsus Pajale tahun 2015-2017.Berbeda dengan kajian sebelumnya yang melihat faktor kelembagaan dan doktrin militer, studi ini menunjukkan bahwa peran penting otoritas politik dalam menerjemahkan produksi pangan sebagai bagian dari ketahanan pangan sebagai bentuk ancaman internal dalam pertahanan.Penerjemahan tersebut telah memberikan ruang bagi TNI AD untuk terlibat dalam peningkatan produktivitas pangan melalui perannya dari mulai masa tanam sampai dengan panen.Akibatnya, petani terus berada di dalam bayang-bayang militer bak anak yang harus diasuh untuk memuluskan ambisi otoritas politik mencapai target produksi pertanian yang diinginkan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai dampak keterlibatan militer dalam program pangan terhadap kehidupan petani. Studi ini dapat fokus pada bagaimana militer mempengaruhi proses produksi pertanian, distribusi, dan akses petani terhadap sumber daya pertanian. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana militer berperan dalam menciptakan ketergantungan petani terhadap bantuan pemerintah, khususnya dalam hal bibit dan pupuk kimia. Studi lanjutan juga dapat menyelidiki bagaimana militer mempengaruhi harga pangan dan bagaimana hal ini berdampak pada daya beli petani. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana militer mempengaruhi hubungan antara petani dan pemerintah, serta bagaimana hal ini berdampak pada partisipasi petani dalam program-program pertanian.

Read online
File size165.87 KB
Pages32
DMCAReport

Related /

ads-block-test