LITPAMLITPAM
International Journal of Linguistics and Indigenous CultureInternational Journal of Linguistics and Indigenous CulturePenelitian ini secara umum bertujuan untuk menginvestigasi akuisisi dan penggunaan kalimat bahasa Indonesia pada anak usia dini. Data dalam studi ini diperoleh dari tuturan anak-anak usia dini di Desa Wisma Kerta, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Metode dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi partisipasi, menyimak, dan merekam, dengan teknik pencatatan. Data dianalisis secara kualitatif dan deskriptif. Teori akuisisi bahasa pada anak usia dini oleh Brown (2007) diterapkan untuk menguji akuisisi kalimat, dan teori ranah penggunaan bahasa oleh Fishman (1968) diterapkan untuk menganalisis penggunaan bahasa di berbagai domain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak usia dini telah memperoleh akuisisi kalimat dalam bentuk kalimat negasi, kalimat interogatif, dan tidak ada suara pasif. Pada usia 5-6 tahun, anak mampu mengartikulasikan setiap bunyi dengan jelas. Kalimat yang diperoleh meliputi kalimat interogatif, deklaratif, imperatif, dan pasif. Penggunaan bahasa dalam domain keluarga, lingkungan, pekerjaan, dan agama oleh anak usia dini menggunakan bentuk informal. Penggunaan bahasa Bali dan dialeknya ditemukan dalam beberapa tuturan di setiap domain.
Secara keseluruhan, akuisisi kalimat bahasa Indonesia pada anak usia 5-6 tahun menunjukkan perkembangan kosakata yang pesat dan kemampuan menghasilkan kalimat interogatif, deklaratif, serta imperatif dengan kompleksitas gramatikal yang meningkat.Bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa pertama subjek penelitian di semua domain percakapan, meskipun terdapat pengaruh dialek dan penggunaan bahasa Bali.Dalam semua domain, anak-anak cenderung menggunakan bentuk bahasa non-formal, dengan dialek Bali (misalnya, nae dan jeg) ditemukan dalam percakapan domain keluarga.
Penelitian ini telah memberikan wawasan berharga tentang akuisisi kalimat bahasa Indonesia pada anak usia dini, namun masih banyak aspek yang dapat dieksplorasi lebih lanjut. Salah satu arah penelitian yang menjanjikan adalah studi longitudinal yang mendalam untuk mengamati perkembangan akuisisi kalimat deklaratif, imperatif, dan interogatif secara berkelanjutan pada kelompok anak yang sama. Mengingat bahwa studi ini menyimpulkan anak-anak akan semakin mampu menggunakan struktur kalimat yang lebih jelas dan kompleks seiring bertambahnya usia, penelitian jangka panjang dapat memetakan tahapan perkembangan ini secara spesifik, mengidentifikasi pemicu transisi dari bentuk sederhana ke bentuk yang lebih gramatis dan formal. Selanjutnya, temuan tentang pengaruh dialek Bali dan penggunaan bahasa informal yang dominan dalam percakapan anak-anak membuka pintu untuk studi perbandingan yang mengeksplorasi bagaimana bilingualisme dini atau paparan dialek lokal secara spesifik membentuk dan memengaruhi akuisisi struktur kalimat bahasa Indonesia formal. Pertanyaan pentingnya adalah, bagaimana interaksi antara bahasa ibu (Indonesia) dan dialek lokal (Bali) memengaruhi pilihan leksikal, sintaksis, dan pragmatik anak dalam konteks komunikasi yang berbeda, terutama dalam penggunaan kata tanya atau bentuk kalimat pasif yang tidak ditemukan secara signifikan. Terakhir, karena studi ini menunjukkan anak-anak cenderung menggunakan bahasa non-formal meskipun ada tujuan orang tua untuk memperkenalkan bahasa Indonesia untuk pendidikan formal, penelitian lanjutan dapat menyelidiki faktor-faktor eksternal dan internal yang secara signifikan membentuk preferensi anak terhadap bahasa informal. Apakah jenis interaksi sosial, paparan media, atau strategi pengasuhan tertentu yang paling kuat memengaruhi kecenderungan anak untuk menggunakan bahasa informal, dan bagaimana intervensi dapat dirancang untuk memfasilitasi transisi ke penggunaan bahasa yang lebih formal dan sesuai konteks?.
| File size | 283.94 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJAUNJA Data berupa 173 ujaran yang mengandung campur kode bahasa Indonesia-Inggris dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan transkripsi, sedangkan analisisData berupa 173 ujaran yang mengandung campur kode bahasa Indonesia-Inggris dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan transkripsi, sedangkan analisis
UNJAUNJA Kategori sapaan yang didapatkan berupa kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, pangkat dan gelar, dan N ku. Bentuk-bentuk sapaan tersebut menggunakanKategori sapaan yang didapatkan berupa kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, pangkat dan gelar, dan N ku. Bentuk-bentuk sapaan tersebut menggunakan
UNJAUNJA Penelitian ini mengkaji peran bahasa dalam iklan kecantikan yang mempromosikan kulit putih sebagai standar kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasiPenelitian ini mengkaji peran bahasa dalam iklan kecantikan yang mempromosikan kulit putih sebagai standar kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
UNJAUNJA Tindakan direktif dan komisif menunjukkan upaya mempengaruhi kebijakan dan respons emosional terhadap situasi pemerintahan. Tindakan ekspresif mencerminkanTindakan direktif dan komisif menunjukkan upaya mempengaruhi kebijakan dan respons emosional terhadap situasi pemerintahan. Tindakan ekspresif mencerminkan
PENERBITPENERBIT Cerita ini menunjukkan bagaimana bahasa mengandung etika ekologi dan mendorong literasi lingkungan pada anak-anak. Temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikanCerita ini menunjukkan bagaimana bahasa mengandung etika ekologi dan mendorong literasi lingkungan pada anak-anak. Temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan
UNRUNR Metode pelaksanaan mencakup dua langkah utama. Pertama, sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai konsep Teba Modern, manfaatnya,Metode pelaksanaan mencakup dua langkah utama. Pertama, sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai konsep Teba Modern, manfaatnya,
UNUDUNUD Sejak saat itu, “doa untuk perdamaian (Gema Perdamaian, secara harfiah “Gema Perdamaian) terus diadakan setiap tanggal 12 Oktober. Dengan berfokusSejak saat itu, “doa untuk perdamaian (Gema Perdamaian, secara harfiah “Gema Perdamaian) terus diadakan setiap tanggal 12 Oktober. Dengan berfokus
UNUDUNUD Analisis menunjukkan bahwa wanita dalam kakawin sering kali diposisikan sebagai objek seksual dan instrumen politik, sementara pengalaman mereka di istanaAnalisis menunjukkan bahwa wanita dalam kakawin sering kali diposisikan sebagai objek seksual dan instrumen politik, sementara pengalaman mereka di istana
Useful /
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Pertumbuhan dan produktivitas tanaman buah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pupuk Phonska dan pupuk organik. Pupuk Phonska dengan kandungan NPK seimbangPertumbuhan dan produktivitas tanaman buah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pupuk Phonska dan pupuk organik. Pupuk Phonska dengan kandungan NPK seimbang
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa terjadi interaksi antara jarak tanam dan pemangkasan daun terhadap parameterBerdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa terjadi interaksi antara jarak tanam dan pemangkasan daun terhadap parameter
UNMUNM Model pembelajaran berbasis masalah secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Peningkatan ini ditandai dengan nilai n-gainModel pembelajaran berbasis masalah secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Peningkatan ini ditandai dengan nilai n-gain
UNMUNM Hasil penelitian menunjukkan model ini efektif meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa, yang ditandai dengan kenaikan semangat belajar dan partisipasiHasil penelitian menunjukkan model ini efektif meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa, yang ditandai dengan kenaikan semangat belajar dan partisipasi