UGMUGM

Gadjah Mada International Journal of BusinessGadjah Mada International Journal of Business

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan timbal balik antara keadilan layanan yang dirasakan, emosi, dan niat perilaku dalam konteks restoran rantai makanan cepat saji. Studi ini menggunakan pengambilan sampel purposif dan metode survei untuk menghasilkan sampel yang terdiri dari 800 responden dari kota-kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil menunjukkan peran berbeda dari setiap persepsi keadilan terkait emosi dan niat perilaku pelanggan, berdasarkan model Mehrabian-Russel. Tiga variabel keadilan (keadilan harga, keadilan hasil, dan keadilan interaksional) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap emosi positif pelanggan, sedangkan keadilan prosedural tidak memengaruhi pembentukan emosi positif. Selanjutnya, emosi positif berpengaruh positif terhadap niat perilaku pelanggan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terbatas pada konteks industri restoran, sehingga perlu berhati-hati dalam generalisasi hasil ke industri lain. Hasil penelitian ini dapat menjadi panduan bagi manajer di industri restoran untuk mengembangkan strategi yang efektif dan efisien dalam memastikan persepsi keadilan layanan dan dampaknya terhadap tingkat retensi pelanggan serta keuntungan finansial perusahaan.

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan timbal balik antara keadilan layanan yang dirasakan, emosi, dan niat perilaku dalam konteks restoran rantai makanan cepat saji.Studi ini menggunakan pengambilan sampel purposif dan metode survei untuk menghasilkan sampel yang terdiri dari 800 responden dari kota-kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar.Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM).Hasil menunjukkan peran berbeda dari setiap persepsi keadilan terkait emosi dan niat perilaku pelanggan, berdasarkan model Mehrabian-Russel.Tiga variabel keadilan (keadilan harga, keadilan hasil, dan keadilan interaksional) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap emosi positif pelanggan, sedangkan keadilan prosedural tidak memengaruhi pembentukan emosi positif.Selanjutnya, emosi positif berpengaruh positif terhadap niat perilaku pelanggan.Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terbatas pada konteks industri restoran, sehingga perlu berhati-hati dalam generalisasi hasil ke industri lain.Hasil penelitian ini dapat menjadi panduan bagi manajer di industri restoran untuk mengembangkan strategi yang efektif dan efisien dalam memastikan persepsi keadilan layanan dan dampaknya terhadap tingkat retensi pelanggan serta keuntungan finansial perusahaan.Tiga dimensi keadilan layanan—keadilan harga, keadilan hasil, dan keadilan interaksional—secara signifikan meningkatkan emosi positif pelanggan restoran cepat saji, sedangkan keadilan prosedural tidak berpengaruh signifikan.Penelitian lanjutan dapat menguji bagaimana tingkat loyalitas pelanggan memoderasi hubungan antara persepsi keadilan dan emosi positif, apakah pelanggan setia lebih toleran terhadap ketidakadilan prosedural dibandingkan pelanggan baru.Selain itu, studi bisa mengeksplorasi apakah frekuensi kunjungan pelanggan memengaruhi sensitivitas mereka terhadap keadilan harga atau interaksi staf, misalnya dengan membandingkan pelanggan yang sering berkunjung versus yang jarang.Terakhir, penelitian bisa mengembangkan model yang mengintegrasikan faktor budaya lokal Indonesia, seperti nilai kekeluargaan atau hierarki sosial, untuk melihat apakah persepsi keadilan dalam layanan restoran cepat saji berbeda secara signifikan antar kelompok budaya atau usia, sehingga strategi manajemen bisa lebih tepat sasaran dan kontekstual.Manajer restoran sebaiknya fokus pada kualitas interaksi personal dan keseimbangan antara harga yang dibayar dengan nilai yang diterima, karena kedua faktor ini lebih menentukan kepuasan emosional dan niat perilaku pelanggan daripada efisiensi prosedural semata.Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan timbal balik antara keadilan layanan yang dirasakan, emosi, dan niat perilaku dalam konteks restoran rantai makanan cepat saji.Studi ini menggunakan pengambilan sampel purposif dan metode survei untuk menghasilkan sampel yang terdiri dari 800 responden dari kota-kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar.Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM).Hasil menunjukkan peran berbeda dari setiap persepsi keadilan terkait emosi dan niat perilaku pelanggan, berdasarkan model Mehrabian-Russel.Tiga variabel keadilan (keadilan harga, keadilan hasil, dan keadilan interaksional) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap emosi positif pelanggan, sedangkan keadilan prosedural tidak memengaruhi pembentukan emosi positif.Selanjutnya, emosi positif berpengaruh positif terhadap niat perilaku pelanggan.Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terbatas pada konteks industri restoran, sehingga perlu berhati-hati dalam generalisasi hasil ke industri lain.Hasil penelitian ini dapat menjadi panduan bagi manajer di industri restoran untuk mengembangkan strategi yang efektif dan efisien dalam memastikan persepsi keadilan layanan dan dampaknya terhadap tingkat retensi pelanggan serta keuntungan finansial perusahaan.

Penelitian lanjutan dapat menguji bagaimana tingkat loyalitas pelanggan memoderasi hubungan antara persepsi keadilan dan emosi positif, apakah pelanggan setia lebih toleran terhadap ketidakadilan prosedural dibandingkan pelanggan baru. Selain itu, studi bisa mengeksplorasi apakah frekuensi kunjungan pelanggan memengaruhi sensitivitas mereka terhadap keadilan harga atau interaksi staf, misalnya dengan membandingkan pelanggan yang sering berkunjung versus yang jarang. Terakhir, penelitian bisa mengembangkan model yang mengintegrasikan faktor budaya lokal Indonesia, seperti nilai kekeluargaan atau hierarki sosial, untuk melihat apakah persepsi keadilan dalam layanan restoran cepat saji berbeda secara signifikan antar kelompok budaya atau usia, sehingga strategi manajemen bisa lebih tepat sasaran dan kontekstual.

  1. Validate User. validate user sorry experiencing unusual traffic time please help confirm robot take content... emerald.com/ejm/article/44/9-10/1233-1259/35460Validate User validate user sorry experiencing unusual traffic time please help confirm robot take content emerald ejm article 44 9 10 1233 1259 35460
  2. 0. loading doi.org/10.1086/5084350 loading doi 10 1086 508435
  1. #faktor budaya#faktor budaya
  2. #fast food#fast food
Read online
File size460.62 KB
Pages26
Short Linkhttps://juris.id/p-1az
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test