PIPI

Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan BisnisKurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis

Penelitian ini mengangkat fenomena keterbatasan pemahaman pemilik Zamel Snack terhadap Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM). Saat ini, mencatat kas masuk dan keluar, tanpa disertai laporan keuangan yang lengkap seperti neraca, laba rugi, perubahan modal, arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui UMKM Zamel Snack telah menyusun laporan keuangan sesuai SAK EMKM serta menilai kesiapan UMKM dalam menerapkannya. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif dengan studi kasus di UMKM Zamel Snack. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik triangulasi data. Temuan penelitian menghasilkan temuan bahwa dari enam aspek yaitu sistem pencatatan, kelangsungan usaha, konsep entitas bisnis, pemahaman pemilik usaha pada SAK EMKM, ketersediaan sumber daya manusia dan teknologi informasi pendukung belum ada yang sepenuhnya terpenuhi.

UMKM Zamel Snack belum siap menerapkan SAK EMKM karena sistem pencatatan terbatas, tidak memisahkan keuangan pribadi dan usaha, dan belum menggunakan basis akrual.Keterbatasan pemahaman pemilik, minimnya tenaga akuntansi khusus, serta tidak optimalnya pemanfaatan teknologi menjadi hambatan utama.Peningkatan pelatihan, investasi pada sistem informasi akuntansi, dan peningkatan literasi keuangan diperlukan agar UMKM dapat memenuhi standar SAK EMKM.

Pertama, lakukan studi lapangan serupa di UMKM sektor berbeda untuk menilai apakah hambatan yang dihadapi Zamel Snack bersifat universal, sehingga dapat mengembangkan model pelatihan yang adaptif. Kedua, evaluasi efektivitas program pelatihan berbasis praktik yang memadukan teori SAK EMKM dengan penggunaan aplikasi akuntansi sederhana, lalu ukur peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku pencatatan. Ketiga, lakukan penelitian longitudinal yang menelusuri progres UMKM setelah implementasi sistem akuntansi berbasis teknologi, guna menilai dampaknya pada akses kredit, pengambilan keputusan manajerial, dan pertumbuhan usaha. Bersama-sama, ketiga saran ini akan memberi wawasan holistik tentang faktor-faktor penentu keberhasilan adopsi SAK EMKM di kalangan UMKM Indonesia.

Read online
File size711.25 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test