STIALANSTIALAN
Jurnal Good GovernanceJurnal Good GovernancePenelitian ini menguji implementasi verifikasi faktur digital dan implikasinya terhadap ketepatan waktu pembayaran dan kepatuhan administratif di sebuah perusahaan milik negara. Meskipun sistem keuangan digital banyak dipromosikan untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas, bukti empiris tentang operasinya dalam praktik administratif sehari-hari masih terbatas. Penelitian ini mengatasi kesenjangan ini dengan menganalisis Vendor Invoice Portal (VIP) di PT PLN UP3 (Unit Layanan Pelanggan) Serpong dan mengeksplorasi bagaimana perilaku administratif dan tata kelola proses memengaruhi hasil verifikasi. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif berdasarkan penelitian organisasi berbasis magang, memanfaatkan observasi lapangan, peninjauan dokumen, dan wawancara terbatas dengan staf pengawas. Wawasan komparatif dari kerangka kerja faktur digital Singapura dimasukkan melalui data sekunder dan dokumen kebijakan. Temuan menunjukkan bahwa sistem VIP telah memperkuat transparansi, ketertelusuran, dan akuntabilitas formal dalam proses pembayaran vendor melalui prosedur digital yang terstandarisasi. Namun, ketepatan waktu pembayaran masih terkendala oleh konsentrasi beban kerja mendekati tenggat waktu, masalah kepatuhan dokumen, dan tantangan koordinasi di antara aktor administratif. Kendala ini timbul bukan dari kekurangan sistem, tetapi dari interaksi antara sistem digital dan praktik organisasi yang ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa verifikasi faktur digital harus dipahami sebagai proses tata kelola, bukan hanya solusi teknis, yang menekankan perlunya kapasitas administratif yang memadai, alur kerja terkoordinasi, dan praktik organisasi yang mendukung untuk mencapai tata kelola keuangan digital yang efektif.
Penelitian ini menunjukkan bahwa adopsi sistem faktur digital saja tidak secara otomatis menghasilkan peningkatan kinerja.Sebaliknya, efektivitas verifikasi faktur digital bergantung pada bagaimana tugas verifikasi diorganisasikan, bagaimana tanggung jawab administratif didistribusikan, dan bagaimana beban kerja dikelola di seluruh unit.Verifikasi faktur muncul bukan sebagai aktivitas teknis rutin, tetapi sebagai fungsi administratif yang membutuhkan kapasitas yang memadai, mekanisme koordinasi, dan keselarasan perilaku di antara pengguna.Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa perilaku administratif dan tekanan beban kerja memainkan peran sentral dalam membentuk hasil verifikasi.Keterlambatan dan risiko kepatuhan tidak hanya dapat diatribusikan pada desain sistem, tetapi erat kaitannya dengan interaksi manusia dengan proses digital.Temuan ini memperkuat relevansi perspektif organisasi dan birokrasi dalam memahami tata kelola keuangan digital, terutama dalam organisasi publik yang besar.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana karakteristik vendor, seperti ukuran perusahaan dan pengalaman dalam berinteraksi dengan sistem digital, memengaruhi kecepatan dan akurasi pengajuan faktur. Hal ini dapat membantu mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan kolaborasi antara perusahaan milik negara dan vendor, serta mengurangi potensi hambatan dalam proses verifikasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model tata kelola yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan kondisi operasional. Model ini dapat mempertimbangkan faktor-faktor seperti fluktuasi volume faktur, perubahan regulasi, dan kebutuhan spesifik unit bisnis yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki efektivitas berbagai intervensi pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi staf administratif yang terlibat dalam proses verifikasi faktur. Pelatihan yang disesuaikan dapat membantu meningkatkan pemahaman mereka tentang sistem digital, prosedur kepatuhan, dan praktik terbaik dalam manajemen beban kerja, sehingga pada akhirnya meningkatkan efisiensi dan akurasi proses verifikasi.
- Applying the Singapore Model in Cambodia and Thailand? Implications for Transnational Policy Transfer... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/pad.2083Applying the Singapore Model in Cambodia and Thailand Implications for Transnational Policy Transfer onlinelibrary wiley doi 10 1002 pad 2083
- Reshaping Global Trade Finance and Supply Chains Through Digital Supply Chain Finance Platforms - Tanveer... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jbl.70022Reshaping Global Trade Finance and Supply Chains Through Digital Supply Chain Finance Platforms Tanveer onlinelibrary wiley doi 10 1111 jbl 70022
- Corporate governance and performance of state-owned enterprises in a least developed economy | Kaunda... sajbm.org/index.php/sajbm/article/view/3827Corporate governance and performance of state owned enterprises in a least developed economy Kaunda sajbm index php sajbm article view 3827
- The role of e-government in increasing transparency and accountability of public administration in the... doi.org/10.55214/25768484.v9i2.4908The role of e government in increasing transparency and accountability of public administration in the doi 10 55214 25768484 v9i2 4908
| File size | 365.09 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIQSTAIQ Namun, kendala utama meliputi tata kelola dan administrasi yang kurang efisien akibat keterbatasan tenaga administratif serta sistem yang belum terintegrasi,Namun, kendala utama meliputi tata kelola dan administrasi yang kurang efisien akibat keterbatasan tenaga administratif serta sistem yang belum terintegrasi,
PIPI Temuan menunjukkan bahwa meskipun inovasi digital diadopsi dalam layanan pelanggan, implementasinya dalam fungsi akuntansi inti dan tata kelola SyariahTemuan menunjukkan bahwa meskipun inovasi digital diadopsi dalam layanan pelanggan, implementasinya dalam fungsi akuntansi inti dan tata kelola Syariah
PIPI Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 42 perusahaan. Metode analisis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif serta beberapa jenis evaluasi denganJumlah sampel yang diperoleh sebanyak 42 perusahaan. Metode analisis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif serta beberapa jenis evaluasi dengan
BSIBSI Hasil temuan menunjukkan bahwa ukuran komite audit memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, dan ukuran perusahaan secara signifikan memoderasiHasil temuan menunjukkan bahwa ukuran komite audit memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, dan ukuran perusahaan secara signifikan memoderasi
BSIBSI Pilihan yang kurang optimal dapat berdampak buruk pada efisiensi operasional dan kualitas pengelolaan keuangan. Studi ini mengembangkan Sistem PendukungPilihan yang kurang optimal dapat berdampak buruk pada efisiensi operasional dan kualitas pengelolaan keuangan. Studi ini mengembangkan Sistem Pendukung
BSIBSI Sistem mampu mengelola data pelanggan, mencatat transaksi penjualan dan servis, serta menghitung poin loyalitas pelanggan secara otomatis dalam satu basisSistem mampu mengelola data pelanggan, mencatat transaksi penjualan dan servis, serta menghitung poin loyalitas pelanggan secara otomatis dalam satu basis
BSIBSI Uji F menyatakan bahwa kedua variabel secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham. Investor dapat mempertimbangkan faktor ukuranUji F menyatakan bahwa kedua variabel secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham. Investor dapat mempertimbangkan faktor ukuran
UBUB Analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model fixed effect. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa profitabilitas, leverage, firm size,Analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model fixed effect. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa profitabilitas, leverage, firm size,
Useful /
STAIQSTAIQ Faktor pendukung meliputi struktur bisnis fleksibel berbasis rumah tangga, kepercayaan timbal balik, sistem pembayaran fleksibel, operasi padat karya,Faktor pendukung meliputi struktur bisnis fleksibel berbasis rumah tangga, kepercayaan timbal balik, sistem pembayaran fleksibel, operasi padat karya,
BSIBSI Metodologi Prototyping dipilih untuk memungkinkan pengujian iteratif terhadap integrasi perangkat keras kamera dan akurasi library pengolahan citra, menggantikanMetodologi Prototyping dipilih untuk memungkinkan pengujian iteratif terhadap integrasi perangkat keras kamera dan akurasi library pengolahan citra, menggantikan
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Sampel penelitian melibatkan 56 petani yang usaha taninya khusus komoditas tanaman cabai merah. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan proportionalSampel penelitian melibatkan 56 petani yang usaha taninya khusus komoditas tanaman cabai merah. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan proportional
UBUB Kemandirian koperasi harus dibangun agar dapat mengoptimalkan potensi internal dalam memberikan pelayanan usaha kepada anggotanya, sementara membangunKemandirian koperasi harus dibangun agar dapat mengoptimalkan potensi internal dalam memberikan pelayanan usaha kepada anggotanya, sementara membangun