IDID

JAMSIJAMSI

Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi pada masa pertumbuhan anak dan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat. Desa Doho, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun merupakan salah satu wilayah dengan peningkatan kasus stunting. Berdasarkan data Puskesmas Dolopo, prevalensi stunting pada tahun 2025 menunjukkan fluktuasi yang cenderung meningkat, dengan lonjakan tertinggi pada bulan Juli sebesar 11,57%, sehingga diperlukan upaya intervensi melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan, pemenuhan gizi seimbang, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan stunting pada anak usia 2–5 tahun. Metode yang digunakan berfokus pada kunjungan rumah (home visit) dan edukasi gizi melalui media brosur serta buku resep, disertai observasi lingkungan dan diskusi interaktif dengan orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu terkait pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan, serta meningkatnya kesadaran dalam memperhatikan pola makan dan kebersihan lingkungan anak, meskipun praktik yang dilakukan masih bervariasi. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan data terkait perilaku pengasuhan dan kondisi lingkungan keluarga yang dapat menjadi dasar evaluasi intervensi selanjutnya. Kegiatan pengabdian ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat serta mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat, sehingga berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting secara lebih efektif di tingkat desa.

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui program “Gizi Me Up menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan secara langsung melalui home visit mampu meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan, pola asuh, serta pemenuhan gizi anak.Praktik pemberian makan dan pengasuhan masih perlu ditingkatkan, terutama dalam pemilihan makanan bergizi dan pengendalian konsumsi jajanan anak.Hasil pengabdian ini memberikan nilai tambah berupa peningkatan kesadaran dan komitmen orang tua dalam menerapkan pola asuh yang lebih baik untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Berbasis hasil program, penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas penggunaan media edukasi berbasis teknologi digital dalam memperkuat pemahaman orang tua tentang 1.000 Hari Pertama Kehidupan, serta menjajaki kepatuhan jangka panjang terhadap pola asuh yang diajarkan. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak intervensi home visit terhadap perbaikan indeks gizi anak secara berkelanjutan, dengan memperhatikan variabel ekonomi dan kebersihan lingkungan yang mempengaruhi. Terakhir, pengembangan kerangka kerja kolaboratif antara posyandu, puskesmas, dan lembaga swadaya dapat diuji dalam mengoptimalkan penyebaran dan pelaksanaan program “Gizi Me Up sehingga dapat dipertahankan secara berkelanjutan di tingkat desa.

  1. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia | Open Access Jakarta... doi.org/10.53801/oajjhs.v1i3.23Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia Open Access Jakarta doi 10 53801 oajjhs v1i3 23
Read online
File size457.33 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test