UKSWUKSW
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian MasyarakatMagistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian MasyarakatKorupsi merupakan ancaman terbesar bagi keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara saat ini. Korupsi dapat ditemukan baik di lembaga pemerintahan maupun swasta, serta melibatkan pimpinan lembaga yang seharusnya menjadi role model bagi generasi muda. Upaya untuk menekan angka tingginya korupsi ditempuh melalui aspek hukum, namun upaya preventif melalui aspek pendidikan belum banyak ditempuh. Pendidikan anti‑korupsi merupakan upaya preventif untuk membangun kesadaran dan integritas diri terhadap perilaku koruptif. Pengabdian kepada masyarakat ini berfungsi menjadi penyuluhan kepada masyarakat mengenai pendidikan anti korupsi. Tidak hanya penyuluhan mengenai pendidikan anti‑korupsi saja, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga memberikan penyuluhan mengenai sadar hukum dan bantuan hukum.
PKM di Desa Kalinanas berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pendidikan anti‑korupsi, jenis‑jenis korupsi, dan cara mencegahnya.Penyuluhan juga menginformasikan keberadaan bantuan hukum gratis bagi warga kurang mampu.Oleh karena itu, program PkM dapat menjadi model efektif penyuluhan anti‑korupsi di desa lain.
Berikutnya, penelitian dapat mengkaji efektivitas jangka panjang penyuluhan anti‑korupsi terhadap perilaku masyarakat di Desa Kalinanas, dengan menilai perubahan sikap dan tindakan selama setahun setelah program. Selain itu, studi perbandingan dapat dilakukan untuk mengetahui apakah pendekatan pembelajaran berbasis cerita lebih efektif daripada presentasi tradisional dalam meningkatkan pemahaman tentang korupsi. Selanjutnya, perlu dianalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pesan anti‑korupsi di kalangan remaja desa, seperti peran keluarga, sekolah, dan media sosial. Penelitian semacam ini dapat membantu merancang intervensi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
- Upaya Preventif dalam Pendidikan Anti-Korupsi di Desa Kalinanas Kabupaten Boyolali | Magistrorum et Scholarium:... ejournal.uksw.edu/jms/article/view/11728Upaya Preventif dalam Pendidikan Anti Korupsi di Desa Kalinanas Kabupaten Boyolali Magistrorum et Scholarium ejournal uksw edu jms article view 11728
- PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG KORUPSI | Soemanto | Yustisia. pemahaman masyarakat korupsi soemanto yustisia... doi.org/10.20961/yustisia.v3i1.10124PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG KORUPSI Soemanto Yustisia pemahaman masyarakat korupsi soemanto yustisia doi 10 20961 yustisia v3i1 10124
| File size | 6.81 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UKSWUKSW Berdasarkan data kuesioner, sebanyak 30 dari 31 lansia (96,8%) menyatakan selalu menerapkan PHBS, namun perlu dilakukan analisis lebih lanjut. Kesimpulannya,Berdasarkan data kuesioner, sebanyak 30 dari 31 lansia (96,8%) menyatakan selalu menerapkan PHBS, namun perlu dilakukan analisis lebih lanjut. Kesimpulannya,
IDID Dalam pengabdian kepada masyarakat selanjutnya, diharapkan adanya instrumen pengukuran secara kualitatif untuk mengevaluasi dampak dari kegiatan pengabdianDalam pengabdian kepada masyarakat selanjutnya, diharapkan adanya instrumen pengukuran secara kualitatif untuk mengevaluasi dampak dari kegiatan pengabdian
POLIMEDIAPOLIMEDIA Berdasarkan analisa dari pemberdayaan masyarakat dapat disimpulkan bahwa masyarakat pedesaan lebih antusias setelah diberikan pelatihan untuk diberdayakanBerdasarkan analisa dari pemberdayaan masyarakat dapat disimpulkan bahwa masyarakat pedesaan lebih antusias setelah diberikan pelatihan untuk diberdayakan
UM SURABAYAUM SURABAYA Pelatihan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah kulit jeruk menjadi produk eco-enzyme bernilaiPelatihan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah kulit jeruk menjadi produk eco-enzyme bernilai
UM SURABAYAUM SURABAYA Kendala pengembangan wisata meliputi pencemaran lingkungan akibat TPA Temesi dan belum tersedianya regulasi lokal yang mengatur tata kelola pariwisataKendala pengembangan wisata meliputi pencemaran lingkungan akibat TPA Temesi dan belum tersedianya regulasi lokal yang mengatur tata kelola pariwisata
PELITABANGSAPELITABANGSA Proses perancangan dilakukan melalui tahapan pengumpulan data primer dan sekunder, analisis tapak, analisis fungsi, pengguna, aktivitas, dan ruang, hinggaProses perancangan dilakukan melalui tahapan pengumpulan data primer dan sekunder, analisis tapak, analisis fungsi, pengguna, aktivitas, dan ruang, hingga
UMPRUMPR SIMYANDU merupakan sistem penyediaan pelayanan pada sektor perizinan yang cepat, efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasiSIMYANDU merupakan sistem penyediaan pelayanan pada sektor perizinan yang cepat, efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi
IPB INTLIPB INTL Adanya sebuah pengembangan konsep marketing dalam memasarkan objek wisata tersebut, yakni sebuah pemasaran yang mudah, efektif dan efisien melalui teknologiAdanya sebuah pengembangan konsep marketing dalam memasarkan objek wisata tersebut, yakni sebuah pemasaran yang mudah, efektif dan efisien melalui teknologi
Useful /
STAIMUNSTAIMUN Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua model tersebut guna mengidentifikasi karakteristik, keunggulan, dan tantangannya masing-masing. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua model tersebut guna mengidentifikasi karakteristik, keunggulan, dan tantangannya masing-masing. Penelitian
STAIMUNSTAIMUN Hasil ini mengindikasikan bahwa dukungan sosial dan kepemimpinan berbasis pelayanan (servant leadership) berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajarHasil ini mengindikasikan bahwa dukungan sosial dan kepemimpinan berbasis pelayanan (servant leadership) berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar
STAIMUNSTAIMUN The implications of this study show that value-based leadership has an important role in supporting harmony and collaboration in a culturally diverse environment,The implications of this study show that value-based leadership has an important role in supporting harmony and collaboration in a culturally diverse environment,
UNIKAUNIKA Perencanaan kolom K1 = 500 x 500 mm, K2 = 450 x 450 mm, K3 = 400 x 400 mm, K4 = 350 x 350 mm. Perencanaan pondasi tiang pancang 30 cm dengan kedalamanPerencanaan kolom K1 = 500 x 500 mm, K2 = 450 x 450 mm, K3 = 400 x 400 mm, K4 = 350 x 350 mm. Perencanaan pondasi tiang pancang 30 cm dengan kedalaman