UWKSUWKS

KARSA NUSANTARAKARSA NUSANTARA

Secara geologis Indonesia merupakan titik pertemuan tiga lempeng tektonik, yang mengakibatkan tingkat risiko bencana longsor yang relatif tinggi. Penanggulangan longsor memerlukan solusi yang efektif dan berkelanjutan seperti penggunaan material recycling bangunan sebagai bahan pengganti material konvensional batu kali pada perkuatan lereng struktur beronjong. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi teknis stabilitas dan estimasi efisiensi biaya terkait substitusi batu pecah dengan material recycling bangunan. Penelitian ini menggunakan metode perhitungan matematis dan metode kesetimbangan batas Bishop dengan program bantu Geo5. Hasil analisis perbandingan stabilitas global struktur beronjong yang menggunakan material pengisi batu kali dan material recycling bangunan menunjukkan perbedaan faktor keamanan yang tidak signifikan dan masih memenuhi kriteria teknis sesuai SNI 8460:2017. Inovasi pemanfaatan limbah bangunan untuk pengisi struktur beronjong dapat menghasilkan efisiensi biaya sekitar 62,69 % dibanding jika menggunakan material batu pecah. Dapat disimpulkan perkuatan lereng dengan struktur beronjong menggunakan material recycling bangunan dapat menjadi alternatif yang lebih efisien dan berkelanjutan sesuai dengan SDGs nomor 9 dan 11.

Penggunaan material recycling bangunan pada struktur beronjong menunjukkan hasil stabilitas yang memenuhi kriteria teknis SNI 8460.2017 dengan perbedaan faktor keamanan yang tidak signifikan dibandingkan material batu kali.Efisiensi biaya mencapai 62,69% yang membuatnya menjadi solusi berkelanjutan sesuai SDGs 9 dan 11.Inovasi ini mengurangi limbah konstruksi dan memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal.

1. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi penggunaan material daur ulang lainnya seperti limbah plastik atau keramik untuk menggantikan batu kali dalam struktur beronjong. 2. Analisis jangka panjang tentang ketahanan struktur beronjong dengan material recycling terhadap kondisi cuaca ekstrem dan aktivitas manusia perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan. 3. Studi tentang dampak lingkungan dari pemanfaatan limbah bangunan dalam konstruksi beronjong dapat dikembangkan untuk mengevaluasi keberlanjutan secara menyeluruh, termasuk pengurangan emisi karbon dan konservasi sumber daya alam.

Read online
File size685.33 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test