UWKSUWKS

KARSA NUSANTARAKARSA NUSANTARA

Jalan Raya Wisma Lidah Kulon Surabaya - Jalan Raya Bringkang Gresik merupakan jalan alternatif dari Surabaya ke Gresik. Jalan raya adalah infrastruktur vital yang memfasilitasi mobilitas manusia dan barang. Kendaraan yang melewati jalan ini mencakup berbagai jenis, termasuk kendaraan berat, sehingga pemeliharaan dan perencanaan yang tepat sangat penting. Perencanaan ini mencakup perencanaan peningkatan perkerasan jalan dengan mengadopsi metode AASHTO. Tujuan perencanaan ini diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kondisi infrastruktur jalan raya di Indonesia, terutama di ruas Jalan Raya Lidah Kulon - Jalan Raya Bringkang. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan perkerasan jalan. Berdasarkan dari perhitungan analisis kapasitas jalan akan direncanakan jalan 2/2 TT lebar jalan 11 meter. Sedangkan perhitungan tebal perkerasan kaku didapatkan tebal 30 cm dengan lapisan base 15 cm. Sementara, untuk sambungan dowel berdiameter 38 mm dengan panjang 450 mm, dan jarak 300 mm. Sambungan memanjang batang pengikat tie bars berdiameter 13 mm dengan panjang 650 mm dengan jarak 600 mm. Tulangan memanjang Ø12 - 250 mm, tulangan melintang Ø12 - 250 mm. Untuk Perencanaan ulang perkerasan kaku membutuhkan biaya sebesar Rp.94.052.465.000,00.

Berdasarkan hasil pengolahan data dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa hasil analisis derajat kejenuhan jalan, diperkirakan lebar jalan eksisting tidak mampu menampung arus lalu lintas hingga akhir umur rencana sehingga diperlukan perencanaan untuk pelebaran jalan.Pada tahap perencanaan, diperoleh tebal perkerasan kaku menggunakan metode AASHTO 1993 yaitu 30 cm dengan lapisan base 15 cm.Dari perhitungan RAB Perencanaan rigid pavement Jl.Raya Wisma Lidah kulon Surabaya - Jl.Raya Bringkang Gresik STA 0 00 - 12 00 dengan lebar 11 meter dan sepanjang 12000 meter (12 km) memerlukan biaya untuk pembangunan sebesar Rp 94.000,00 (Sembilan puluh empat milyar lima puluh dua juta empat ratus enam puluh lima ribu rupiah).

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan adalah: (1) Menganalisis dampak peningkatan volume kendaraan terhadap kualitas jalan dan mengembangkan strategi pemeliharaan jalan yang efektif untuk menjaga kondisi jalan. (2) Mengkaji pengaruh curah hujan yang tinggi dan buruknya saluran drainase terhadap kapasitas jalan, serta mengusulkan solusi untuk meningkatkan sistem drainase dan mengurangi dampak banjir. (3) Meneliti lebih lanjut tentang perencanaan tebal perkerasan jalan di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus pada metode AASHTO dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perkerasan, seperti daya dukung tanah dasar dan jenis kendaraan yang melewati jalan.

  1. Analisis Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Dengan Metode Bina Marga (Studi Kasus: Jalan Luar Lingkar... doi.org/10.31284/j.jtm.2020.v1i2.1113Analisis Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Dengan Metode Bina Marga Studi Kasus Jalan Luar Lingkar doi 10 31284 j jtm 2020 v1i2 1113
  2. DESAIN PERKERASAN KAKU PADA JALAN KANDANGAN–SEMEMI, SURABAYA DENGAN METODE MANUAL... ojs.ummetro.ac.id/index.php/tapak/article/view/2318DESAIN PERKERASAN KAKU PADA JALAN KANDANGANyCAuSEMEMI SURABAYA DENGAN METODE MANUAL ojs ummetro ac index php tapak article view 2318
Read online
File size505.56 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test