UWKSUWKS

CALVARIA MEDICAL JOURNALCALVARIA MEDICAL JOURNAL

Pendahuluan: Program pelayanan penyakit kronis dirancang untuk semua anggota BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis antara lain diabetes mellitus tipe 2 dan hipertensi. Hipertensi didiagnosis ketika seseorang memiliki tekanan darah sistolik ≥ 140 mm Hg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mm Hg. Kolesterol, asam urat dan gula darah termasuk pemicu penyakit tidak menular salah satunya hipertensi. Berdasarkan latar belakang diatas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar kolesterol, asam urat dan gula darah dengan kejadian hipertensi pada pasien Prolanis usia 50-75 tahun di Puskesmas Paron Kabupaten Ngawi pada periode Januari-Maret 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan metode analisis observasional yang menggunakan data primer. Populasi yang menjadi subjek penelitian ini adalah pasien Prolanis hipertensi usia 50-75 tahun di Puskesmas Paron Kabupaten Ngawi dengan sampel yang diambil untuk penelitian ini sebesar 52 pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi. Analisis data penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil: berdasarkan jenis kelamin, pasien Prolanis hipertensi usia 50-75 tahun pada perempuan yaitu 79,5% kadar kolesterol tinggi, dan pasien laki-laki yaitu 46,2% kadar kolesterol tinggi, pada perempuan yaitu 56,4% mempunyai kadar asam urat tinggi dan pasien laki-laki yaitu 53,8% mempunyai kadar asam urat tinggi, pada perempuan yaitu 7,7% kadar gula darah tinggi dan pasien laki-laki yaitu 7,7% mempunyai kadar gula darah tinggi. Berdasarkan status obesitas, pasien Prolanis hipertensi usia 50-75 tahun yang obesitas yaitu 89,2% kadar kolesterol tinggi dan tidak obesitas yaitu 26,7% kadar kolesterol tinggi, pasien yang obesitas yaitu 64,9% kadar asam urat tinggi dan pasien yang tidak obesitas yaitu 33,3% kadar asam urat tinggi, pasien yang obesitas yaitu 5,4% kadar gula darah tinggi dan pasien tidak obesitas yaitu 13,3% kadar gula darah tinggi. Kesimpulan: Berdasarkan jenis kelamin, terdapat hubungan antara kadar kolesterol, dengan kejadian hipertensi pada pasien Prolanis usia 50-75 tahun. Namun, tidak terdapat hubungan antara kadar asam urat dan kadar gula darah dengan kejadian hipertensi pada pasien Prolanis usia 50-75 tahun. Berdasarkan status obesitas, terdapat hubungan antara kadar kolesterol dan asam urat dengan kejadian hipertensi pada pasien Prolanis usia 50-75 tahun. Namun tidak terdapat hubungan antara kadar gula darah dengan kejadian hipertensi pada pasien Prolanis usia 50-75 tahun.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kadar kolesterol dengan kejadian hipertensi pada pasien Prolanis usia 50-75 tahun berdasarkan jenis kelamin.Tidak terdapat hubungan antara kadar asam urat dan kadar gula darah dengan kejadian hipertensi pada pasien Prolanis usia 50-75 tahun.Selain itu, terdapat hubungan antara kadar kolesterol dan asam urat dengan kejadian hipertensi pada pasien Prolanis usia 50-75 tahun berdasarkan status obesitas, namun tidak terdapat hubungan antara kadar gula darah dengan kejadian hipertensi pada pasien Prolanis usia 50-75 tahun.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi mekanisme biologis yang mendasari hubungan antara kadar kolesterol dan hipertensi pada pasien Prolanis usia 50-75 tahun, khususnya dengan mempertimbangkan faktor-faktor genetik dan hormonal yang mungkin berperan. Selain itu, studi intervensi yang berfokus pada modifikasi gaya hidup, seperti diet rendah kolesterol dan peningkatan aktivitas fisik, perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah pada populasi Prolanis. Terakhir, penelitian prospektif dengan ukuran sampel yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan mengenai hubungan antara obesitas dan kadar asam urat dengan kejadian hipertensi, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko lain yang mungkin berkontribusi terhadap perkembangan hipertensi pada pasien Prolanis.

  1. Tarumanagara Medical Journal. hubungan asam urat hipertensi usia puskesmas sukanagalih pacet cianjur... doi.org/10.24912/tmj.v4i2.17740Tarumanagara Medical Journal hubungan asam urat hipertensi usia puskesmas sukanagalih pacet cianjur doi 10 24912 tmj v4i2 17740
  2. HIV and pregnancy - Moore - 2002 - The Obstetrician & Gynaecologist - Wiley Online Library. pregnancy... obgyn.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1576/toag.2002.4.4.197HIV and pregnancy Moore 2002 The Obstetrician Gynaecologist Wiley Online Library pregnancy obgyn onlinelibrary wiley doi 10 1576 toag 2002 4 4 197
  3. KEBIASAAN MAKAN MAKANAN TINGGI PURIN DENGAN KADAR ASAM URAT DI PUSKESMAS | JURNAL KEPERAWATAN. kebiasaan... doi.org/10.35790/jkp.v7i2.27476KEBIASAAN MAKAN MAKANAN TINGGI PURIN DENGAN KADAR ASAM URAT DI PUSKESMAS JURNAL KEPERAWATAN kebiasaan doi 10 35790 jkp v7i2 27476
  4. KAJIAN PUSTAKA HUBUNGAN ASUPAN KOLESTEROL DAN OBESITAS SENTRAL PADA PENDERITA HIPERTENSI | Jurnal Ilmu... doi.org/10.33992/jig.v11i4.1249KAJIAN PUSTAKA HUBUNGAN ASUPAN KOLESTEROL DAN OBESITAS SENTRAL PADA PENDERITA HIPERTENSI Jurnal Ilmu doi 10 33992 jig v11i4 1249
Read online
File size490.04 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test