UNDIPUNDIP

Transient: Jurnal Ilmiah Teknik ElektroTransient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro

Antena bowtie adalah salah satu jenis dari antena dipole biconical karena antena bowtie merupakan bentuk lempeng dari antena biconical. Antena bowtie ini memiliki beberapa keunggulan antara lain berbentuk sederhana, berpita lebar dan mudah untuk dibuat. Antena bowtie memiliki lebar pita antara 17-40%. Untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan tersebut, perlu memperhatikan beberapa parameter antena seperti pola radiasi, voltage standing wave ratio (VSWR), lebar pita dan |S11|. Frekuensi, gain serta cakupan antena juga merupakan parameter yang penting untuk antena bowtie. Namun hal yang paling berpengaruh bagi kinerja antena bowtie adalah bentuk, ukuran antena dan strukturnya. Pada penelitian ini dilakukan perancangan antena bowtie dengan frekuensi resonansi pada frekuensi UHF 600 MHz. Antena bowtie yang difabrikasi memiliki ketebalan 0,3 mm, ukuran sisi elemen terpanjang sebesar 50 cm dengan besar sudut 120o. Jarak antara elemen sebesar 2 cm dan jarak antara elemen antena dengan reflektor adalah 12,5 cm. Antena hasil fabrikasi tersebut kemudian diuji di laboratorium untuk mendapatkan nilai VSWR dan besar daya penerimaannya serta antena juga diujikan sebagai penerima siaran televisi digital di Kota Semarang. Dari hasil pengujian didapatkan nilai VSWR antena sebesar 1,02 lebih baik dari antena pembanding PF Indoor HD14 dengan nilai VSWR 1,28. Lebar pita dari hasil pengujian sudah memenuhi teori besar lebar pita antena bowtie yaitu sebesar 24,8%. Hasil pengujian sebagai penerima siaran televisi digital untuk lima kanal, antena bowtie memiliki kinerja yang lebih baik dari antena pembanding PF Indoor HD14 dengan rerata nilai kekuatan sinyal sebesar 71% dan rerata nilai kualitas sinyal 77,4% dibandingkan dengan rerata nilai kekuatan dan kualitas sinyal PF Indoor HD sebesar 64,2% dan 70,4%.

Antena bowtie adalah antena directional yang memiliki nilai gain yang tinggi antara 17-40%, pada perancangan kali ini didapatkan gain 24,8% sehingga sesuai dengan spesifikasi gain antena bowtie.Nilai |S11| yang sangat rendah sebesar -40,08 dB dengan spesifikasi minimal -10 dB, membuat antena bowtie memiliki kesesuaian impedansi yang baik.Antena bowtie hasil perancangan pada penelitian ini sudah terbukti lebih baik kinerjanya dibandingkan dengan antena pembanding setelah diuji sebagai penerima siaran televisi digital.Adanya perbedaan pada hasil simulasi dan pengukuran dalam perancangan antena ini dapat disebabkan karena kurang akuratnya dalam memodelkan dimensi-dimensi antena dan dalam menentukan jarak ukur dalam pengujian antena karena karakteristik dimensi antena bowtie sensitif.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja antena bowtie. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh material konduktor selain seng terhadap kinerja antena, seperti penggunaan paduan tembaga atau aluminium, untuk mengeksplorasi potensi peningkatan gain dan efisiensi. Kedua, pengembangan desain antena dengan integrasi teknologi rekonfigurasi, seperti penggunaan varaktor dioksida, dapat memungkinkan perubahan pola radiasi dan frekuensi operasi secara dinamis, sehingga antena dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan dan kebutuhan aplikasi. Ketiga, penelitian mengenai pengaruh geometri reflektor terhadap kinerja antena bowtie, termasuk studi tentang penggunaan reflektor dengan bentuk dan material yang berbeda, dapat memberikan wawasan baru untuk mengoptimalkan arah radiasi dan mengurangi interferensi.

Read online
File size406.58 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test