ITNITN
JURNAL FLYWHEELJURNAL FLYWHEELSaat ini, dunia menghadapi kekurangan energi yang kritis. Setiap tahun, terjadi peningkatan jumlah usaha manusia yang membutuhkan bahan bakar, terutama bahan bakar minyak. Briket merupakan salah satu sumber energi alternatif yang dapat digunakan untuk menggantikan sebagian dari kegunaan minyak tanah. Biomassa yang digunakan dalam penelitian ini berupa cangkang kemiri dan tongkol jagung serta tepung tapioka sebagai perekat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komposisi penyusun briket terhadap nilai karakteristik briket. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: nilai kalor, kadar air, kadar abu, kadar zat menguap dan kadar karbon terikat. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kalor tertinggi dalam penelitian ini pada sampel 3 dengan komposisi campuran cangkang kemiri 65% : tongkol jagung 25% : perekat 10% dengan kadar air 5.55%, kadar abu 1,6%, kadar zat menguap, 39.45, kadar karbon terikat 51.64%, dan nilai kalor 5065 cal/g.
Briket yang dibuat dari berbagai kombinasi cangkang kemiri dan tongkol jagung dapat diidentifikasi sebagai briket berkualitas tinggi.Karakteristik briket cangkang kemiri dan tongkol jagung dengan perekat tapioka diperoleh kadar air paling rendah sebesar 4,59% dan tertinggi sebesar 7,65%, kadar abu paling rendah sebesar 1,6% dan tertinggi sebesar 4,84%, kadar zat menguap terendah sebesar 24,47% dan tertinggi sebesar 51,64%, kadar karbon terikat terendah sebesar 46,45 dan tertinggi sebesar 70,65, dan nilai kalor terendah sebesar 1706 cal/g dan tertinggi sebesar 5928 cal/g.Kualitas briket arang cangkang kemiri dan tongkol jagung terbaik dalam penelitian ini pada sampel 3 dengan komposisi campuran cangkang kemiri 65%.perekat 10% dengan kadar air 5,55%, kadar abu 1,6%, kadar zat menguap 39,45%, kadar karbon terikat 51,64%, dan nilai kalor 5065 cal/g.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimasi proses karbonisasi untuk meningkatkan kadar karbon terikat dan nilai kalor briket, misalnya dengan memvariasikan suhu dan durasi karbonisasi. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh jenis perekat lain terhadap kekuatan mekanik dan ketahanan air briket, dengan mempertimbangkan bahan perekat yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan menguji performa briket cangkang kemiri dan tongkol jagung pada aplikasi nyata, seperti kompor briket atau pembangkit listrik skala kecil, untuk mengevaluasi efisiensi pembakaran dan emisi gas buangnya. Penelitian ini akan memberikan informasi penting untuk pengembangan briket sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta memberikan solusi praktis untuk pemanfaatan limbah biomassa yang melimpah.
| File size | 533.5 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PNLPNL Perkembangan teknologi di bidang konstruksi di Indonesia terus mengalami kemajuan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan infrastruktur modern,Perkembangan teknologi di bidang konstruksi di Indonesia terus mengalami kemajuan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan infrastruktur modern,
UMMUBAUMMUBA The findings of this study indicate that character education is directly related to childrens mental resilience in the modern-day challenges posed by digitalThe findings of this study indicate that character education is directly related to childrens mental resilience in the modern-day challenges posed by digital
UMMUBAUMMUBA Temuan juga menegaskan kesenjangan antara materi PKn konvensional dengan tuntutan pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian menyimpulkan bahwa pengembanganTemuan juga menegaskan kesenjangan antara materi PKn konvensional dengan tuntutan pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan
UMMUBAUMMUBA Hasil penelitian ini (1) Adapun gambaran akhlak mazmumah pada peserta didik di SMPN 14 Batang hari, yaitu mengolok-olok (Mann), dusta, ingkar janji (Khianat/ghadar),Hasil penelitian ini (1) Adapun gambaran akhlak mazmumah pada peserta didik di SMPN 14 Batang hari, yaitu mengolok-olok (Mann), dusta, ingkar janji (Khianat/ghadar),
UMMUBAUMMUBA Analisis data meliputi uji normalitas (Lilliefors), homogenitas, dan uji hipotesis (uji t). Hasil analisis menunjukkan bahwa thitung (3,381) > ttabel (1,711),Analisis data meliputi uji normalitas (Lilliefors), homogenitas, dan uji hipotesis (uji t). Hasil analisis menunjukkan bahwa thitung (3,381) > ttabel (1,711),
UNESAUNESA Dalam kondisi emosional tersebut, Mulyana membunuh korban dengan cara mencekik dan selanjutnya memutilasi tubuhnya untuk menghilangkan bukti dan menyembunyikanDalam kondisi emosional tersebut, Mulyana membunuh korban dengan cara mencekik dan selanjutnya memutilasi tubuhnya untuk menghilangkan bukti dan menyembunyikan
LMULMU Hasil optimal diperoleh pada perbandingan S:T 1:2 b/b dengan waktu karbonisasi 45 menit, menghasilkan kadar air 1,783%, laju pembakaran 0,1097 g/menit,Hasil optimal diperoleh pada perbandingan S:T 1:2 b/b dengan waktu karbonisasi 45 menit, menghasilkan kadar air 1,783%, laju pembakaran 0,1097 g/menit,
ITNITN Perpindahan panas terjadi akibat aliran fluida di dalam pipa dari tungku pemanas dan blower ke dalam ruangan pengering belum merata. Maka dari itu analisaPerpindahan panas terjadi akibat aliran fluida di dalam pipa dari tungku pemanas dan blower ke dalam ruangan pengering belum merata. Maka dari itu analisa
Useful /
PNLPNL Kesimpulannya, kombinasi waktu karbonisasi 120 menit dengan satu siklus resirkulasi adalah kondisi optimal untuk menghasilkan hidrochar berkualitas tinggi,Kesimpulannya, kombinasi waktu karbonisasi 120 menit dengan satu siklus resirkulasi adalah kondisi optimal untuk menghasilkan hidrochar berkualitas tinggi,
PNLPNL aureus (zona hambatan 23 mm), dan aktivitas antioksidan yang kuat (IC50 = 18,94 µg/mL). Penurunan aktivitas antibakteri pada konsentrasi ekstrak yangaureus (zona hambatan 23 mm), dan aktivitas antioksidan yang kuat (IC50 = 18,94 µg/mL). Penurunan aktivitas antibakteri pada konsentrasi ekstrak yang
PNLPNL Perhitungan menggunakan metode kehilangan massa berdasarkan standar ASTM G31 menunjukkan bahwa pelapisan galvanis memiliki ketahanan korosi terbaik denganPerhitungan menggunakan metode kehilangan massa berdasarkan standar ASTM G31 menunjukkan bahwa pelapisan galvanis memiliki ketahanan korosi terbaik dengan
INASNACCINASNACC Pasien yang alergi terhadap bupivakain, dalam syok hemoragik, atau yang telah menjalani operasi lebih dari 6 jam dikeluarkan dari pengumpulan data. AnalisisPasien yang alergi terhadap bupivakain, dalam syok hemoragik, atau yang telah menjalani operasi lebih dari 6 jam dikeluarkan dari pengumpulan data. Analisis