STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG

Jurnal Ilmiah PamenangJurnal Ilmiah Pamenang

Stunting menurut WHO adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Sebagai upaya menekan terjadinya stunting diperlukan perhatian khusus bagi ibu hamil dan anak (dalam masa kehidupan 1000 hari pertama). Pemerintah Kabupaten Mojokerto berhasil menurunkan angka stunting dari 27,4% dari tahun 2022 menjadi 11,6% di tahun 2023. Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah berhasil mencapai di bawah target nasional angka prevalensi stunting, namun Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berkomitmen untuk menurunkan angka kasus stunting hingga 0%. Hasil penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pendidikan kesehatan melalui media elektronik perawat pendamping stunting (e-peramping) terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting di Desa Pungging Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto. Metode penelitian menggunakan quasi-experimental design dengan pendekatan rancangan pretest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Peramping meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting. Pada kelompok perlakuan diperoleh hasil yang signifikan antara pretest dan postest baik pada pengetahuan dan sikap ibu dengan nilai p 0,000. Dapat disimpulkan bahwa E-Peramping merupakan media yang efektif mempengaruhi pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting.

E-Peramping (elektronik perawat pendamping stunting) merupakan media yang efektif mempengaruhi pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting.Peningkatan pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting dapat dicapai melalui pemanfaatan media elektronik yang mudah diakses dan memberikan informasi yang relevan.Dengan demikian, intervensi berbasis teknologi dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan stunting.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas E-Peramping dalam jangka waktu yang lebih panjang untuk melihat dampak berkelanjutan terhadap perilaku ibu dalam memberikan perawatan dan nutrisi yang optimal bagi anak. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi efektivitas E-Peramping, seperti tingkat pendidikan ibu, akses internet, dan dukungan sosial dari keluarga dan komunitas. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi E-Peramping dengan program kesehatan lainnya, seperti posyandu dan layanan kesehatan ibu dan anak, untuk menciptakan sistem rujukan yang terpadu dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran teknologi dalam pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Read online
File size412.02 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test