STIKEP PPNIJABARSTIKEP PPNIJABAR

jurnal keperawatan komprehensifjurnal keperawatan komprehensif

Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Volume 12 (2), 242-249 https://doi.org/10.33755/jkk.v12i2.1011. Latar belakang: Remaja perempuan sangat rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi karena pengetahuan yang terbatas dan akses yang tidak memadai. Strategi pendidikan inovatif diperlukan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang kesehatan reproduksi. Tujuan: Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi berbasis Android dalam meningkatkan pengetahuan remaja perempuan. Metode: Studi kuasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol pra-uji-coba dan pasca-uji-coba dilakukan pada 100 siswi di sekolah menengah atas di Takalar, Indonesia. Peserta dibagi menjadi kelompok intervensi (n = 50) dan kelompok kontrol (n = 50). Kelompok intervensi menerima pendidikan kesehatan reproduksi melalui aplikasi berbasis Android, sedangkan kelompok kontrol melanjutkan aktivitas sekolah rutin. Pengetahuan dinilai menggunakan kuesioner terstruktur yang diberikan sebelum dan setelah intervensi. Data d analisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Mann-Whitney. Hasil: Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan rata-rata dari pra-uji-coba ke pasca-uji-coba (11,52 ± 3,04 menjadi 17,54 ± 2,29), sementara kelompok kontrol menunjukkan perubahan kecil (12,86 ± 3,74 menjadi 13,24 ± 4,22), menunjukkan efektivitas intervensi yang lebih besar. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan reproduksi berbasis Android secara efektif meningkatkan pengetahuan remaja perempuan dan merupakan pendekatan digital yang menjanjikan untuk promosi kesehatan berbasis sekolah.

Pendidikan kesehatan reproduksi berbasis Android secara efektif meningkatkan pengetahuan remaja perempuan dan merupakan pendekatan digital yang menjanjikan untuk promosi kesehatan berbasis sekolah.Pendidikan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta yang menerima intervensi dibandingkan kelompok kontrol.Pendekatan ini dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan pemahaman kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian longitudinal perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pendidikan kesehatan reproduksi berbasis Android pada pengetahuan dan perilaku remaja perempuan. Kedua, penelitian perlu diperluas ke wilayah lain dengan sampel yang lebih besar untuk memverifikasi efektivitas intervensi dalam konteks yang berbeda. Ketiga, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji hubungan antara peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap serta perilaku seksual berisiko, dengan fokus pada indikator seperti kepatuhan terhadap pemeriksaan kesehatan reproduksi dan penggunaan alat kontrasepsi. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang potensi pendidikan digital dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja secara menyeluruh.

Read online
File size881.14 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test