UNIKOMUNIKOM

International Journal of Computer in HumanitiesInternational Journal of Computer in Humanities

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana ucapan Arthur dalam Red Dead Redemption 2 mempromosikan maksud kelemahan sopan santun, sehingga membangun ikatan emosional yang mendalam. Penelitian ini menegaskan peran bahasa dalam meningkatkan harmoni sosial—yang menjadi aspek penting inklusivitas di era digital. Dengan memfokuskan pada pentingnya membangun komunitas inklusif dan berkelanjutan, penelitian ini menyoroti bagaimana maksud Leech tetap berperan guna memajukan harmoni sosial. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengekstrak dan mengkategorikan ucapan berdasarkan maksud Leech, serta menganalisis frekuensi dan signifikansi konteksnya. Hasilnya menunjukkan bahwa pilihan ucapan Arthur menumbuhkan ikatan emosional dalam interaksi dengan John, serta berhasil meminimalkan konflik dan memaksimalkan kebaikan.

Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa ucapan Arthur pada perpisahan akhir tidak hanya menunjukkan loyalitas dan pengorbanan, melainkan juga mencerminkan penggunaan maksud sopan santun Leech untuk meminimalkan ancaman wajah, memperkuat persaudaraan, dan memberi dukungan emosional kepada John.Analisis ini menegaskan pentingnya pemilihan kata dalam narasi video game untuk memperdalam karakterisasi dan meningkatkan keterlibatan emosional pemain.Penelitian menimbulkan kebutuhan untuk meneliti penggunaan maksud sopan santun di berbagai permainan video lain serta pengaruhnya terhadap pengalaman naratif dan keterlibatan pemain.

Penelitian lanjutan pertama dapat membandingkan penggunaan maksud sopan santun Leech pada karakter lain di Red Dead Redemption 2, sehingga dapat dipahami bagaimana latar belakang sosial mempengaruhi strategi komunikasi karakter. Penelitian kedua dapat meneliti game video dengan genre berbeda—misalnya role‑playing, simulasi, atau strategi—untuk mengetahui apakah prinsip sopan santun dapat meningkatkan keterlibatan emosional pemain di berbagai konteks naratif. Penelitian ketiga dapat mengembangkan dan menguji alat analisis otomatis berbasis Natural Language Processing (NLP) yang dapat menghitung frekuensi dan dampak maksud sopan santun secara kuantitatif, sehingga pengembang game dapat menciptakan dialog yang lebih adaptif dan mendalam. Dengan demikian, studi tersebut dapat memandu desain naratif yang lebih responsif terhadap audiens internasional serta memperkuat kedalaman karakter dan konektivitas emosional. Keempat, penelitian dapat memvalidasi hasil analisis dengan survei pemain untuk mengukur perasaan empati dan kepuasan terhadap dialog yang menggunakan teknik sopan santun. Keseluruhan, pendekatan ini akan memperluas pemahaman tentang peran pragmatik dalam pengalaman bermain game. Selain itu, analisis multikultural dapat menilai adaptasi sopan santun di pasar global.

  1. #pasar global#pasar global
  2. #harmoni sosial#harmoni sosial
Read online
File size240.9 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-16X
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test