UPPUPP
AptekAptekTanah dasar merupakan material yang sangat berpengaruh dan berperan penting dalam pembangunan konstruksi, dengan hal ini diperlukan tanah yang stabil agar memiliki nilai daya dukung yang tinggi untuk menahan beban lalu lintas yang berada di atasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat fisik tanah yang ada di Jalan Boter Pasir Pengaraian serta mengetahui nilai California Bearing Ratio (CBR) di lokasi penelitian.
Hasil pengujian sifat fisik tanah dasar (Subgrade) didapat hasil uji kadar air didapat nilai 28,22%, uji berat voluml didapat nilai 1,00%, uji berat jenis tanah didapat nilai 2,12%, uji batas cair (LL) didapat nilai 39,68%, uji batas plastis (PL) didapat nilai 27,03%.Dari hasil pengujian tersebut berdasarkan klasifikasi AASHTO termasuk kelompok A-6 dengan jenis tanah berlempung dan berdasarkan klasifikasi USCS termasuk kelompok SC dengan jenis tanah pasir lempung, campuran pasir-lempung.Pengujian CBR dilakukan dengan metodel perendaman selama 24 jam, sebelum direndam tanah sampel ditumbuk sebanyak 10, 30 dan 65 tumbukan dalam 5 lapis.Pada pengujian CBR sebanyak 6 titik setelah rendaman, maka didapatkan hasil nilai CBR pada titik 1 sebesar 7,50%, titik 2 sebesar 10,09%, titik 3 sebesar 9,57%, titik 4 sebesar 13,37%, titik 5 sebesar 6,31%,dan titik 6 sebesar 6,63%.Setelah pengujian didapatkan nilai CBR yang paling rendah berada pada titik 5 sebesar 6,31% dan yang paling tinggi pada titik 4 sebesar 13,37% dengan kategori memenuhi.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih lanjut tentang pengaruh kadar air dan kepadatan tanah terhadap nilai CBR. Selain itu, studi tentang dampak penggunaan tanah urugan dengan kadar lumpur tinggi terhadap daya dukung subgrade juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, penelitian tentang perbandingan antara hasil pengujian CBR laboratorium dan CBR lapangan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang akurasi dan keterandalan kedua metode pengujian tersebut.
| File size | 456.57 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
LLDIKTI13LLDIKTI13 Waktu yang dibutuhkan alat berat untuk dalam pelaksanaan pekerjaan LPA = 2 hari, pekerjaan lapis resap pengikat = 1 hari, dan pekerjaan AC-BC = 2 hari.Waktu yang dibutuhkan alat berat untuk dalam pelaksanaan pekerjaan LPA = 2 hari, pekerjaan lapis resap pengikat = 1 hari, dan pekerjaan AC-BC = 2 hari.
FTUNCENFTUNCEN Dengan menggunakan analisis dengan metode Value Engineering, hasil Rincian Anggaran Biaya desain awal diperoleh total harga pekerjaan sebesar Rp.10,043,070,000.00Dengan menggunakan analisis dengan metode Value Engineering, hasil Rincian Anggaran Biaya desain awal diperoleh total harga pekerjaan sebesar Rp.10,043,070,000.00
FTUNCENFTUNCEN Disimpulkan bahwa proyek pembangunan perumahan 16 unit dapat menguntungkan dan layak untuk dilaksanakan kondisi optimis dengan proses pembangunan selesaiDisimpulkan bahwa proyek pembangunan perumahan 16 unit dapat menguntungkan dan layak untuk dilaksanakan kondisi optimis dengan proses pembangunan selesai
FTUNCENFTUNCEN Sambungan antara balok dan pelat mengandalkan adanya tulangan tumpuan yang dipasang memanjang melintas tegak lurus di atas balok dan menghubungkan stud-studSambungan antara balok dan pelat mengandalkan adanya tulangan tumpuan yang dipasang memanjang melintas tegak lurus di atas balok dan menghubungkan stud-stud
UMJ PremiumUMJ Premium Cost overrun merupakan fenomena yang masih terjadi pada pekerjaan konstruksi gedung Indonesia sampai dengan saat ini dengan beragam faktor penyebabnya.Cost overrun merupakan fenomena yang masih terjadi pada pekerjaan konstruksi gedung Indonesia sampai dengan saat ini dengan beragam faktor penyebabnya.
UMJ PremiumUMJ Premium Penelitian ini melakukan pengujian secara bertahap menggunalan metode elemen hingga dengan bantuan program komputasi ANSYS. Tahapan permodelan dilakukanPenelitian ini melakukan pengujian secara bertahap menggunalan metode elemen hingga dengan bantuan program komputasi ANSYS. Tahapan permodelan dilakukan
UMPRUMPR 44 kg/cm2. Pada penambahan semen sebesar 6%, nilai UCS mengalami kenaikan hingga 5. 29 kg/cm2 dan penambahan semen sebesar 8%, nilai UCS naik menjadi 7.44 kg/cm2. Pada penambahan semen sebesar 6%, nilai UCS mengalami kenaikan hingga 5. 29 kg/cm2 dan penambahan semen sebesar 8%, nilai UCS naik menjadi 7.
UNTAG SMDUNTAG SMD Hal ini di akibatkan oleh kemiringan lereng yang terjal dan kondisi tanah yang labil. Untuk menjaga kestabilan lereng maka,di buatlah dinding penahan tanahHal ini di akibatkan oleh kemiringan lereng yang terjal dan kondisi tanah yang labil. Untuk menjaga kestabilan lereng maka,di buatlah dinding penahan tanah
Useful /
UPPUPP Penurunan kekuatan tarik yang diamati pada fraksi serat 40% disebabkan oleh aglomerasi serat dan kurangnya penutup matriks polimer, yang menyebabkan pembentukanPenurunan kekuatan tarik yang diamati pada fraksi serat 40% disebabkan oleh aglomerasi serat dan kurangnya penutup matriks polimer, yang menyebabkan pembentukan
UPPUPP Penggunaan bahan daur ulang dalam konstruksi semakin mendapat perhatian sebagai upaya mendukung pembangunan berkelanjutan. Limbah padat yang berpotensiPenggunaan bahan daur ulang dalam konstruksi semakin mendapat perhatian sebagai upaya mendukung pembangunan berkelanjutan. Limbah padat yang berpotensi
LLDIKTI13LLDIKTI13 Juga hasil pengetasan senilai 96 % dengan pengaruh adanya atau tidak plat seng dibawah lampu pijar. Perihal ini ialah proses perpindahan panas serta efisiensiJuga hasil pengetasan senilai 96 % dengan pengaruh adanya atau tidak plat seng dibawah lampu pijar. Perihal ini ialah proses perpindahan panas serta efisiensi
UQGRESIKUQGRESIK Hasil penelitian menunjukkan variabel kepribadian, lingkungan keluarga, dan pendidikan kewirausahaan berpengaruh signifikan pada minat wirausaha mahasiswaHasil penelitian menunjukkan variabel kepribadian, lingkungan keluarga, dan pendidikan kewirausahaan berpengaruh signifikan pada minat wirausaha mahasiswa