POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Just a moment...Just a moment...Interoperabilitas sistem merupakan kunci dalam transformasi sistem pelaporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model Application Programming Interface (API) untuk meningkatkan efektivitas pengiriman dan pelaporan data SPM-BK dari fasilitas kesehatan primer. Melalui studi analisis, kami mengidentifikasi kebutuhan akan interoperabilitas sistem di tingkat layanan kesehatan kabupaten. Berdasarkan analisis ini, kami merancang API yang disesuaikan untuk memfasilitasi pertukaran data terkait pelaporan SPM-BK di sektor kesehatan. API yang dihasilkan mengikuti prinsip-prinsip arsitektur RESTful, yang menekankan pada skalabilitas, fleksibilitas, dan keamanan. Spesifikasi API mencakup standar data nasional untuk pelaporan kesehatan, serta sistem otentikasi dan otorisasi untuk melindungi data sensitif. Hasil implementasi dan pengujian awal menunjukkan bahwa API yang diusulkan berhasil menghubungkan sistem pelaporan kesehatan yang beragam. Evaluasi kinerja API melalui pengukuran waktu respons dan pemanfaatan sumber daya menunjukkan kinerja yang memadai untuk digunakan dalam lingkungan produksi. Melalui rancangan API, diharapkan dapat meningkatkan interoperabilitas antar sistem pelaporan standar pelayanan minimal, mengurangi duplikasi data, dan mempercepat proses pelaporan. Penelitian ini menggarisbawahi peran penting API dalam mendukung kualitas layanan kesehatan, pengambilan keputusan berbasis data, dan integrasi sistem medis yang lebih efisien.
Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk meningkatkan interoperabilitas (pertukaran data) dalam hal pelaporan standar pelayanan minimal bidang Kesehatan (SPM-BK).Dengan menggunakan web services (API) yang dirancang dengan baik akan menjadi alat yang efektif dalam memfasilitasi pertukaran data dengan sistem-sistem yang diversitas sangat tinggi di Indonesia, khususnya di kabupaten Cilacap, provinsi Jawa Tengah, sehingga harapannya adalah pemegang kebijakan tingkat dinas Kesehatan kabupaten dapat memanfaatkan data yang baik untuk mengambil keputusan-keputusan akurat dan tepat sasaran.
Untuk meningkatkan interoperabilitas sistem pelaporan SPM, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan API yang lebih spesifik dan terintegrasi dengan sistem kesehatan yang ada. Selain itu, studi komparatif antara API yang berbeda dalam konteks kesehatan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi manfaat dan tantangan masing-masing pendekatan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi implementasi API yang efektif, termasuk pelatihan dan dukungan teknis bagi pengguna sistem kesehatan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan efisiensi sistem pelaporan SPM.
| File size | 793.33 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Data pendaftaran mencakup seluruh standar data dalam PMK 1423 tahun 2022. Prototipe RME dapat merekam seluruh data klinis dan data administratif yang dibutuhkanData pendaftaran mencakup seluruh standar data dalam PMK 1423 tahun 2022. Prototipe RME dapat merekam seluruh data klinis dan data administratif yang dibutuhkan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG 16-3. 21). Variabel lain seperti pendidikan, pekerjaan, hari kunjungan, dan metode pendaftaran tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan dari16-3. 21). Variabel lain seperti pendidikan, pekerjaan, hari kunjungan, dan metode pendaftaran tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan dari
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Dapat disimpulkan ketepatan pengodean external cause di RSU PKU Muhammadiyah Bantul tergolong masuk ke kriteria Cukup dengan rentang ketepatan 20-40%.Dapat disimpulkan ketepatan pengodean external cause di RSU PKU Muhammadiyah Bantul tergolong masuk ke kriteria Cukup dengan rentang ketepatan 20-40%.
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Selain itu, terdapat (51,6%) dengan kode diagnosis yang tidak tepat dan sebanyak (48,4%) kode diagnosis yang tepat. Maka dari itu, peneliti menyarankanSelain itu, terdapat (51,6%) dengan kode diagnosis yang tidak tepat dan sebanyak (48,4%) kode diagnosis yang tepat. Maka dari itu, peneliti menyarankan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2022. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampelPenelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2022. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampel
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pemerintah telah membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 sebagai wujud komitmen konstitusiPemerintah telah membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 sebagai wujud komitmen konstitusi
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Setia Mitra namun dalam kegiatan rekam medis yang dimulai dari pendaftaran, penyediaan rekam medis, pendistribusian rekam medis, pengembalian rekam medis,Setia Mitra namun dalam kegiatan rekam medis yang dimulai dari pendaftaran, penyediaan rekam medis, pendistribusian rekam medis, pengembalian rekam medis,
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Implementasi SIMRS bertujuan membantu meningkatkan mutu layanan yang diberikan oleh rumah sakit sehingga mampu meningkatkan kepuasan pasien. Kualitas layananImplementasi SIMRS bertujuan membantu meningkatkan mutu layanan yang diberikan oleh rumah sakit sehingga mampu meningkatkan kepuasan pasien. Kualitas layanan
Useful /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Rumah Sakit Universitas Andalas (UNAND) telah menerapkan RME pada tahun 2023, dengan unit-unit yang baru menerapkan RME adalah instalasi gawat darurat,Rumah Sakit Universitas Andalas (UNAND) telah menerapkan RME pada tahun 2023, dengan unit-unit yang baru menerapkan RME adalah instalasi gawat darurat,
SCITECHGRUPSCITECHGRUP Namun, adopsi teknologi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kemudahan penggunaan, tingkat kepercayaan terhadap teknologi, serta kualitas infrastrukturNamun, adopsi teknologi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kemudahan penggunaan, tingkat kepercayaan terhadap teknologi, serta kualitas infrastruktur
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pendapatan klaim Jaminan Kesehatan Semesta Indonesia (BPJS Kesehatan) merupakan isu klasik di bidang penganggaran kesehatan di era Jaminan Kesehatan NasionalPendapatan klaim Jaminan Kesehatan Semesta Indonesia (BPJS Kesehatan) merupakan isu klasik di bidang penganggaran kesehatan di era Jaminan Kesehatan Nasional
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Hal ini tercantum dalam PERMENKES No. 82 tahun 2013 tentang rumah sakit harus memiliki Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit untuk melakukan kegiatanHal ini tercantum dalam PERMENKES No. 82 tahun 2013 tentang rumah sakit harus memiliki Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit untuk melakukan kegiatan