POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Just a moment...Just a moment...Waktu tunggu pelayanan farmasi adalah indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan, termasuk di Rumah Sakit Tk II Udayana, Denpasar Bali. Meskipun penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) telah diterapkan untuk meningkatkan efisiensi, pasien rawat jalan masih sering menghadapi waktu tunggu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor seperti jenis resep, poli tujuan, jenis kelamin, dan waktu kunjungan yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan farmasi di instalasi farmasi rumah sakit tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik dengan desain cross-sectional, melibatkan 205 data pasien rawat jalan yang diambil secara Simple Random Sampling pada bulan Juni 2024. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis resep memiliki hubungan yang signifikan dengan waktu tunggu pelayanan farmasi (p=0,001). Pasien yang menerima resep racikan mengalami waktu tunggu lebih lama dibandingkan pasien yang menerima resep non-racikan. Namun, variabel lain seperti jenis kelamin (p=0,099), waktu kunjungan (p=0,091), dan poli tujuan (p=0,084) tidak menunjukkan hubungan signifikan terhadap waktu tunggu. Dari hasil penelitian, jenis resep terbukti menjadi faktor paling berpengaruh terhadap waktu tunggu pelayanan farmasi di Rumah Sakit Tk II Udayana. Oleh karena itu, diperlukan upaya optimalisasi sistem RME serta peningkatan manajemen sumber daya, terutama dalam penanganan resep racikan, untuk mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kepuasan pasien.
Jenis resep merupakan faktor utama yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan farmasi, di mana resep racikan menghasilkan waktu tunggu lebih lama dibandingkan resep non-racikan.Variabel seperti jenis kelamin, hari kunjungan, dan poli tujuan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap waktu tunggu secara statistik.Penerapan Rekam Medis Elektronik berkontribusi pada kestabilan waktu tunggu, namun perlu pengembangan sistem dan manajemen khusus untuk resep racikan guna menurunkan waktu tunggu secara keseluruhan.
Bagaimana sistem Rekam Medis Elektronik dapat dioptimalkan untuk secara khusus memprioritaskan resep racikan guna menurunkan waktu tunggu? Apakah penerapan alur kerja lean di instalasi farmasi dapat meningkatkan efisiensi bagi semua jenis resep, dan bagaimana dampaknya pada kepuasan pasien? Bagaimana peran pelatihan staf farmasi dalam penanganan resep racikan mempengaruhi waktu pelayanan, dan apa indikator keterampilan yang dapat diukur secara real time untuk evaluasi berkelanjutan?.
| File size | 444.79 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Dalam studi ini, kami bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi kerangka kerja kolaboratif untuk mengintegrasikan uji klinis ke dalam perawatan kesehatanDalam studi ini, kami bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi kerangka kerja kolaboratif untuk mengintegrasikan uji klinis ke dalam perawatan kesehatan
IJRETINAIJRETINA Median jumlah injeksi adalah tiga (rentang: 1–6). Rata-rata BCVA menunjukkan perbaikan yang tidak signifikan dari 1,19 menjadi 1,14 logMAR (perubahanMedian jumlah injeksi adalah tiga (rentang: 1–6). Rata-rata BCVA menunjukkan perbaikan yang tidak signifikan dari 1,19 menjadi 1,14 logMAR (perubahan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Total biaya penggunaan RME di IGD rumah sakit UNAND adalah Rp 160. Penerapan RME memiliki dampak positif dalam jangka menengah dan panjang. PenelitianTotal biaya penggunaan RME di IGD rumah sakit UNAND adalah Rp 160. Penerapan RME memiliki dampak positif dalam jangka menengah dan panjang. Penelitian
UMGUMG Namun, terdapat satu kendala pada fungsi invoice/detail penjualan yang memerlukan perbaikan lebih lanjut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukanNamun, terdapat satu kendala pada fungsi invoice/detail penjualan yang memerlukan perbaikan lebih lanjut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG PMK 24 tahun 2022 menyatakan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan harus menyelenggarakan rekam medis elektronik sesuai dengan ketentuan dalam PeraturanPMK 24 tahun 2022 menyatakan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan harus menyelenggarakan rekam medis elektronik sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan
LLDIKTI10LLDIKTI10 Penelitian ini menyimpulkan bahwa purwarupa sistem informasi konsultasi dokter berhasil mempermudah petugas lapas berkonsultasi dengan dokter jarak jauhPenelitian ini menyimpulkan bahwa purwarupa sistem informasi konsultasi dokter berhasil mempermudah petugas lapas berkonsultasi dengan dokter jarak jauh
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Sehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan beberapa hal yaitu dengan memberikan informasi, sosialisasi, dan edukasi mengenai jenis-jenis kegiatan ProlanisSehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan beberapa hal yaitu dengan memberikan informasi, sosialisasi, dan edukasi mengenai jenis-jenis kegiatan Prolanis
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Kualitas layanan salah satu kendala dalam penerapan SIMRS yang diberikan oleh penyedia layanan berdampak pada penggunaan sistem informasi dan implementasiKualitas layanan salah satu kendala dalam penerapan SIMRS yang diberikan oleh penyedia layanan berdampak pada penggunaan sistem informasi dan implementasi
Useful /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merancang sistem informasi pendaftaran rawat jalan di Klinik Mata Madiun menggunakan metode Waterfall. Data diambilPenelitian ini bertujuan menganalisis dan merancang sistem informasi pendaftaran rawat jalan di Klinik Mata Madiun menggunakan metode Waterfall. Data diambil
RISETPRESSRISETPRESS Guru telah melakukan persiapan yang baik sebelum penerapan metode eksperimen, termasuk menyusun RPPH, menentukan tujuan pembelajaran, dan merancang langkah-langkahGuru telah melakukan persiapan yang baik sebelum penerapan metode eksperimen, termasuk menyusun RPPH, menentukan tujuan pembelajaran, dan merancang langkah-langkah
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut guna meningkatkan fungsionalitas dan interoperabilitas sistem di masa depan.Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut guna meningkatkan fungsionalitas dan interoperabilitas sistem di masa depan.
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Waktu tunggu pasien adalah lamanya waktu yang dihabiskan pasien untuk memperoleh pelayanan kesehatan mulai dari pendaftaran hingga memasuki ruang pemeriksaanWaktu tunggu pasien adalah lamanya waktu yang dihabiskan pasien untuk memperoleh pelayanan kesehatan mulai dari pendaftaran hingga memasuki ruang pemeriksaan