UNRAMUNRAM

Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment (Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia)Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment (Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia)

Pembibitan mangrove merupakan langkah strategis dalam mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir yang mengalami degradasi. Kegiatan ini dilakukan di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara dengan memanfaatkan propagul Rhizophora mucronata sebagai bahan tanam. Metode yang digunakan meliputi persiapan media tanam, penanaman propagul ke dalam polybag, serta penataan area persemaian yang dilengkapi pemeliharaan awal berupa penyiraman rutin. Hasil kegiatan menunjukkan sebanyak 100 propagul berhasil ditanam dan dipelihara pada polybag dengan kondisi awal yang baik. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan propagul melalui pembibitan memberikan kontribusi nyata terhadap penyediaan bibit berkualitas yang dapat digunakan untuk program rehabilitasi mangrove di wilayah pesisir.

Kegiatan pembibitan mangrove melalui pemanfaatan propagul Rhizophora mucronata di BBPBAP Jepara berhasil menanam 100 propagul yang siap digunakan untuk mendukung upaya rehabilitasi ekosistem pesisir.Metode pembibitan menggunakan polybag dan pemeliharaan awal berupa penyiraman rutin diharapkan mampu mendukung pertumbuhan awal propagul.Kegiatan ini berperan penting dalam penyediaan bibit berkualitas serta memberikan kontribusi praktis terhadap keberlanjutan program konservasi dan pemulihan mangrove di daerah pesisir.

Pertama, perlu dikaji lebih lanjut mengenai pengaruh jenis media tanam yang berbeda terhadap pertumbuhan dan viabilitas propagul Rhizophora mucronata dalam skala persemaian, untuk mengetahui komposisi media optimal yang dapat meningkatkan kelangsungan hidup bibit. Kedua, penting untuk mengevaluasi efektivitas sistem penyiraman alternatif, seperti irigasi tetes atau penggunaan air dengan variasi salinitas, dalam mendukung adaptasi awal propagul di lingkungan terkendali. Ketiga, perlu dilakukan studi pemantauan jangka panjang terhadap pertumbuhan bibit setelah ditanam di habitat alami, termasuk analisis faktor lingkungan dan tekanan biotik yang memengaruhi keberhasilan rehabilitasi, agar dapat dirumuskan strategi pemulihan mangrove yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini dapat memperkuat dasar ilmiah dalam pengelolaan konservasi pesisir dan meningkatkan daya sukses program rehabilitasi mangrove di wilayah serupa.

  1. Konservasi Hutan Mangrove dalam Upaya Perlindungan Terhadap Satwa Liar di Negeri Hukurila Kecamatan Leitimur... doi.org/10.54082/jippm.71Konservasi Hutan Mangrove dalam Upaya Perlindungan Terhadap Satwa Liar di Negeri Hukurila Kecamatan Leitimur doi 10 54082 jippm 71
  2. Seedling and growth of Rhizophora mangle L. propagules at a restoration site (APA de Guapi-Mirim - RJ)... periodicos.univali.br/index.php/bjast/article/view/17187Seedling and growth of Rhizophora mangle L propagules at a restoration site APA de Guapi Mirim RJ periodicos univali br index php bjast article view 17187
  3. Analysis of Mangrove Forest Management in Teluk Lembar, West Lombok, Indonesia | Jurnal Penelitian Pendidikan... doi.org/10.29303/jppipa.v10i10.9485Analysis of Mangrove Forest Management in Teluk Lembar West Lombok Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan doi 10 29303 jppipa v10i10 9485
  4. STUDI TINGKAT KEBERHASILAN DAN SOLUSI REHABILITASI MANGROVE PADA TELUK AMBON BAGIAN DALAM, PROVINSI MALUKU... doi.org/10.69840/marsegu/1.9.2024.1016-1041STUDI TINGKAT KEBERHASILAN DAN SOLUSI REHABILITASI MANGROVE PADA TELUK AMBON BAGIAN DALAM PROVINSI MALUKU doi 10 69840 marsegu 1 9 2024 1016 1041
Read online
File size362.05 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test