UMSUMS

Forum GeografiForum Geografi

Meningkatnya populasi, beserta permintaan sumber daya dan perubahan iklim, menimbulkan tantangan serius bagi kelestarian sumber daya alam. Artikel ini memanfaatkan data citra satelit Landsat dari tahun 1973 hingga 2022 serta teknik pembelajaran mesin Random Forest untuk memetakan lintasan perubahan penggunaan lahan (LU) dan tutupan lahan (LC) di wilayah arid dan semi‑arid di utara Karnataka, India. Analisis menunjukkan peningkatan signifikan lahan tanaman dan perkebunan yang disertai penurunan kawasan hutan berbasis dekade, serta fragmentasi hutan interior. Pemodelan kombinasi Cellular Automata–Markov memperkirakan kenaikan luas permukiman hingga 2038, menandai tekanan berkelanjutan pada ekosistem. Untuk menavigasi dinamika ini, artikel meninjau penentuan dan prioritas Natural Resource Rich Regions (NRRR) pada skala grid, mengintegrasikan faktor bio‑geoklimat, ekologis, sosial, dan ekonomi. Hasilnya, wilayah NRRR‑1 dan NRRR‑2 diidentifikasi sebagai area kritis yang memerlukan perlindungan intensif, sedangkan NRRR‑3 dan NRRR‑4 menuntut intervensi terbatas dengan regulasi ketat. Artikel ini menekankan kebutuhan kebijakan terpadu, perencanaan urban berkelanjutan, dan pelibatan komunitas dalam pengelolaan sumber daya alam, serta mempromosikan alternatif energi terbarukan untuk mengurangi tekanan sumber daya.

Perubahan penggunaan lahan di wilayah arid utara Karnataka menimbulkan pengurangan luas hutan interior dan fragmentasi yang signifikan, sementara luas lahan pertanian dan perkebunan meningkat.Proyeksi CA‑Markov menunjukkan peningkatan permukiman yang dapat memperburuk tekanan lingkungan pada 2030–2038.Prioritas NRRR‑1 dan NRRR‑2 membutuhkan perlindungan intensif, sedangkan NRRR‑3 dan NRRR‑4 memerlukan regulasi ketat untuk memelihara keseimbangan ekologis.

Pertimbangkan studi komparatif antara metode pemodelan CA‑Markov dan agent‑based modeling untuk menilai interaksi adaptasi petani terhadap perubahan iklim di wilayah arid ini, guna memperkirakan skenario penggunaan lahan yang lebih realistis; kaji dampak jangka panjang integrasi energi terbarukan—termasuk tenaga surya dan angin—pada ketahanan hutan dan sistem pertanian lokal, serta evaluasi potensi bioenergi dari biomassa hutan degradasi; dan lakukan penelitian multi‑skala yang melibatkan partisipasi komunitas dalam pemetaan kepemilikan lahan dan penggunaan sumber daya, sehingga dapat mengidentifikasi titik konflik potensial serta peluang kolaboratif untuk konservasi dan pembangunan berkelanjutan.

  1. Extractive industries in arid and semi-arid zones : environmental planning and management | IUCN Library... portals.iucn.org/library/node/8249Extractive industries in arid and semi arid zones environmental planning and management IUCN Library portals iucn library node 8249
  2. Habitat fragmentation and its lasting impact on Earth’s ecosystems | Science Advances. habitat... doi.org/10.1126/sciadv.1500052Habitat fragmentation and its lasting impact on EarthAos ecosystems Science Advances habitat doi 10 1126 sciadv 1500052
  3. Comparison of Random Forest and Support Vector Machine Classifiers for Regional Land Cover Mapping Using... mdpi.com/2072-4292/14/3/574Comparison of Random Forest and Support Vector Machine Classifiers for Regional Land Cover Mapping Using mdpi 2072 4292 14 3 574
Read online
File size3.36 MB
Pages27
DMCAReport

Related /

ads-block-test