POLTEKSAHIDPOLTEKSAHID

International Journal of Travel, Hospitality and EventsInternational Journal of Travel, Hospitality and Events

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran persona branding dalam membangun pengalaman merek dan loyalitas konsumen di Giyanti Thematic Cafe, yang mengusung konsep anime Studio Ghibli. Di tengah persaingan kafe yang semakin ketat dan perubahan perilaku konsumen yang menekankan pengalaman emosional, branding dipandang sebagai faktor penting dalam membentuk persepsi dan keterlibatan pelanggan untuk menciptakan keunggulan kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, observasi media sosial, dan analisis SWOT. Analisis data mengacu pada teori Customer-Based Brand Equity (CBBE), yang mencakup empat dimensi: brand awareness, brand meaning, brand response, dan brand resonance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kafe Giyanti berhasil menyajikan suasana tematik yang unik dan imajinatif, sehingga membentuk brand meaning melalui nostalgia dan diferensiasi atmosferik. Namun, ditemukan kelemahan dalam brand awareness yang terbatas, konsistensi layanan, dan keterlibatan komunitas. Selain itu, strategi pemasaran berkelanjutan dan upaya membangun loyalitas pelanggan belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan storytelling melalui kampanye digital, peningkatan kualitas layanan pelanggan melalui pelatihan staf, pengembangan program loyalitas dan komunitas aktif, serta kolaborasi dengan komunitas anime, vintage, dan kreator lokal. Dengan mengimplementasikan strategi ini, Kafe Giyanti dapat memperkuat brand resonance, menciptakan hubungan emosional yang lebih dalam dengan pelanggan, dan bertransformasi dari sekadar kafe bertema menjadi ruang untuk identitas dan interaksi komunitas yang berkelanjutan di pasar yang dinamis.

Berdasarkan analisis model Customer-Based Brand Equity (CBBE), diketahui bahwa meskipun brand meaning telah terbentuk melalui visual dan tema, dimensi brand awareness, brand response, dan brand resonance masih perlu ditingkatkan.Kunjungan pelanggan masih didominasi oleh efek viral sesaat, namun pembentukan komunitas loyal, serta inkonsistensi dalam kualitas layanan merupakan tantangan nyata yang harus diatasi.Penguatan brand equity secara keseluruhan membutuhkan pendekatan terintegrasi yang tidak hanya berfokus pada visual dan ambience, tetapi juga mencakup konsistensi layanan, keterlibatan komunitas, dan kampanye pemasaran terstruktur.Konsumen saat ini tidak hanya mencari tempat minum kopi, tetapi juga ruang yang bermakna, identitas, dan kebersamaan, yang hanya dapat dibangun melalui hubungan emosional yang otentik dan berkelanjutan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, bagaimana pengaruh penerapan teknologi augmented reality (AR) dalam pengalaman pelanggan di kafe bertema terhadap peningkatan brand engagement dan loyalitas? Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana AR dapat memperkaya pengalaman visual dan interaktif, menciptakan kenangan yang lebih berkesan, dan mendorong pelanggan untuk kembali. Kedua, bagaimana strategi pemasaran konten yang berfokus pada cerita (storytelling) di platform media sosial dapat meningkatkan brand awareness dan membangun komunitas online yang kuat untuk kafe bertema? Penelitian ini dapat menganalisis jenis konten yang paling efektif dalam menarik perhatian audiens, membangun hubungan emosional, dan mendorong interaksi. Ketiga, bagaimana implementasi program loyalitas berbasis gamifikasi dapat meningkatkan retensi pelanggan dan mendorong perilaku pembelian berulang di kafe bertema? Penelitian ini dapat menguji efektivitas berbagai elemen gamifikasi, seperti poin, lencana, dan papan peringkat, dalam memotivasi pelanggan untuk berpartisipasi dan meningkatkan loyalitas mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, kafe bertema dapat menciptakan ekosistem pengalaman pelanggan yang holistik, menggabungkan teknologi, konten, dan gamifikasi untuk membangun merek yang kuat, menarik, dan berkelanjutan.

  1. Hubungan Kualitas Layanan, Pengalaman Konsumen, Kepuasan Konsumen, dan Loyalitas Konsumen: Model Konseptual... doi.org/10.47065/arbitrase.v3i3.702Hubungan Kualitas Layanan Pengalaman Konsumen Kepuasan Konsumen dan Loyalitas Konsumen Model Konseptual doi 10 47065 arbitrase v3i3 702
  2. Vol. 4 No. 3 (2025): International Journal of Travel, Hospitality and Events | International Journal... journal.polteksahid.ac.id/index.php/ijothe/issue/view/42Vol 4 No 3 2025 International Journal of Travel Hospitality and Events International Journal journal polteksahid ac index php ijothe issue view 42
  3. Adbispreneur. pengaruh branding customer based brand equity kampanye indomie hypeabis studi kolaborasi... doi.org/10.24198/adbispreneur.v7i2.35613Adbispreneur pengaruh branding customer based brand equity kampanye indomie hypeabis studi kolaborasi doi 10 24198 adbispreneur v7i2 35613
  4. OSF. osf osf.io/ymzqp_v1OSF osf osf io ymzqp v1
Read online
File size332.36 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test