ALMAATAALMAATA
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Latar Belakang: Satu dari tiga remaja di Indonesia memiliki masalah kesehatan mental, sementara di sisi lain permasalahan anemia pada remaja putri belum teratasi. Beberapa literatur menyatakan bahwa pola makan dan aktivitas fisik dapat menjadi strategi untuk mencegah depresi.. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antidepressant food scores, status anemia, dan aktivitas fisik dengan kejadian depresi pada remaja.. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain analitik cross-sectional yang melibatkan 173 siswa perempuan. Pemilihan subyek penelitian menggunakan teknik purposive random sampling yang dipilih dengan kriteria inklusi siswi berusia 15 - 18 tahun, berdomisili di Kabupaten Bekasi, bersedia diambil darahnya. Kriteria eksklusi siswi yang sedang melakukan diet dan tidak mengonsumsi obat antidepresan. Konsumsi makanan antidepresan diukur menggunakan Semi Quantitative-Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), anemia diukur dengan alat Quick Check HB, aktivitas fisik diukur dengan kuesioner International Physical Activity (IPAQ-SF) dan tingkat depresi diukur dengan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS 42). Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik.. Hasil: Remaja dengan pola konsumsi antidepressant food rendah sebesar 70.05%. Remaja dengan anemia ditemukan 32.2%. Remaja dengan aktivitas fisik rendah ditemukan 66.5%. Remaja depresi ditemukan 45.3%. Hasil uji bivariat menunjukkan ada hubungan antara pola makan antidepressant dan status anemia pada remaja putri (p<0.05). Remaja putri anemia memiliki resiko mengalami depresi 0,939 kali lebih besar dari pada remaja putri yang tidak mengalami anemia (OR = 0.939; CI = 0.794-1.107). Remaja putri yang memiliki pola konsumsi makanan antidepresan rendah beresiko mengalami depresi 1,862 kali lebih besar dari pada remaja putri yang memiliki pola konsumsi makanan antidepresan tinggi (OR = 1.862; CI=0.700 – 4.952.). Tidak ada hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan kejadian depresi pada remaja putri (p>0.05).. Kesimpulan: Antidepressant Food Score dan status anemia dapat dikaitkan dengan kejadian depresi pada remaja. Aktivitas fisik dalam penelitian ini tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan kejadian depresi pada remaja.
Antidepressant Food Score dan status anemia dapat dikaitkan dengan kejadian depresi pada remaja.Aktivitas fisik dalam penelitian ini tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan kejadian depresi pada remaja.Penelitian ini mengindikasikan bahwa remaja putri dengan pola makan rendah kandungan antidepresan dan mengalami anemia memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis makanan antidepresan spesifik yang paling efektif dalam mencegah depresi pada remaja Indonesia, dengan mempertimbangkan ketersediaan dan preferensi lokal. Kedua, penting untuk meneliti lebih dalam mekanisme biologis yang menghubungkan anemia dengan peningkatan risiko depresi pada remaja, termasuk peran zat besi dan neurotransmitter. Ketiga, penelitian prospektif dengan ukuran sampel yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi hubungan antara aktivitas fisik dan depresi, serta untuk mengidentifikasi jenis dan intensitas aktivitas fisik yang paling bermanfaat bagi kesehatan mental remaja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan intervensi gizi dan gaya hidup yang efektif dalam mencegah dan mengatasi masalah depresi pada remaja di Indonesia.
- The modulation of Plasma Levels of Dopamine, Serotonin, and Brain-derived neurotrophic factor in response... doi.org/10.23750/abm.v93i6.13276The modulation of Plasma Levels of Dopamine Serotonin and Brain derived neurotrophic factor in response doi 10 23750 abm v93i6 13276
- GEJALA DEPRESI PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS | Desi | Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan. gejala... jurnal.unitri.ac.id/index.php/care/article/view/1144GEJALA DEPRESI PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Desi Care Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan gejala jurnal unitri ac index php care article view 1144
- PENINGKATAN KEMAMPUAN REMAJA DALAM PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI KABUPATEN BEKASI | Widaningsih... journal.ummat.ac.id/index.php/jpmb/article/view/13072PENINGKATAN KEMAMPUAN REMAJA DALAM PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI KABUPATEN BEKASI Widaningsih journal ummat ac index php jpmb article view 13072
| File size | 338.18 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi menunjukkan peserta antusias dan aktif dalam kegiatan, dengan 80% peserta mampuMetode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi menunjukkan peserta antusias dan aktif dalam kegiatan, dengan 80% peserta mampu
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Gangguan kesehatan mental atau depresi merupakan masalah kejiwaan yang rentan terjadi pada remaja. Tujuan: Mengetahui. Metode: Menggunakan metode kuantitatifGangguan kesehatan mental atau depresi merupakan masalah kejiwaan yang rentan terjadi pada remaja. Tujuan: Mengetahui. Metode: Menggunakan metode kuantitatif
ALFARABIALFARABI Manajemen penilaian pendidikan merupakan sekumpulan usaha yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengevaluasian untuk mengukurManajemen penilaian pendidikan merupakan sekumpulan usaha yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengevaluasian untuk mengukur
ALFARABIALFARABI Kepemimpinan kepala sekolah adalah posisi penting dalam jalannya roda pendidikan. Gaya kepemimpinan bisa dipengaruhi oleh kedudukan gender. Khususnya dalamKepemimpinan kepala sekolah adalah posisi penting dalam jalannya roda pendidikan. Gaya kepemimpinan bisa dipengaruhi oleh kedudukan gender. Khususnya dalam
ALFARABIALFARABI Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan subjek penelitian adalah kepala kiai, dewan kiai, pengurus pesantren dan rois aam. TeknikPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan subjek penelitian adalah kepala kiai, dewan kiai, pengurus pesantren dan rois aam. Teknik
ALFARABIALFARABI Promosi yang dilakukan melalui pengajian dan kegiatan masyarakat memberikan dampak positif dalam memperkenalkan lembaga. Namun, metode ini masih perluPromosi yang dilakukan melalui pengajian dan kegiatan masyarakat memberikan dampak positif dalam memperkenalkan lembaga. Namun, metode ini masih perlu
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Cyberbullying sering terjadi di Indonesia dan sudah menjadi gejala umum. Penyebab maraknya cyberbullying antara lain kemajuan teknologi yang memudahkanCyberbullying sering terjadi di Indonesia dan sudah menjadi gejala umum. Penyebab maraknya cyberbullying antara lain kemajuan teknologi yang memudahkan
UIN SUSKAUIN SUSKA Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Universitas Islam Negeri Sultan Syarim Kasim Riau Pekanbaru pada empat fakultas sebanyak 69Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Universitas Islam Negeri Sultan Syarim Kasim Riau Pekanbaru pada empat fakultas sebanyak 69
Useful /
UNIMEDUNIMED Dalam mencapai pembelajaran yang efektif maka banyak teori tercipta yang diperlukan untuk kebutuhan pendidik dan peserta didik di dalam pembelajaran, salahDalam mencapai pembelajaran yang efektif maka banyak teori tercipta yang diperlukan untuk kebutuhan pendidik dan peserta didik di dalam pembelajaran, salah
LIMM PUBLIMM PUB Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap generasi Z terhadap minat mereka menjadi nasabah bank syariah dengan literasi keuangan syariahPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap generasi Z terhadap minat mereka menjadi nasabah bank syariah dengan literasi keuangan syariah
LIMM PUBLIMM PUB Dengan pengelolaan yang baik dan terintegrasi dalam kebijakan keuangan publik, zakat, infaq, sedekah, dan wakaf dapat menjadi solusi untuk kemandirianDengan pengelolaan yang baik dan terintegrasi dalam kebijakan keuangan publik, zakat, infaq, sedekah, dan wakaf dapat menjadi solusi untuk kemandirian
LAKASPIALAKASPIA Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh proses pembelajaran berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga dapat menghasilkan outputHal ini sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh proses pembelajaran berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga dapat menghasilkan output