ISEIISEI

One moment, please...One moment, please...

Studi ini menilai bagaimana pemberian kredit kepada UMKM berdasarkan sektor mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sektoral (manufaktur, perdagangan eceran dan grosir, transportasi, akomodasi dan penyediaan makanan dan minuman, jasa perusahaan, dan jasa lainnya) di 34 provinsi di Indonesia, menggunakan variabel kontrol (populasi, tenaga kerja, dan digitalisasi), serta variabel dummy sebelum dan selama pandemi COVID-19 dan periode pemulihan ekonomi. Hasil analisis regresi multivariat menunjukkan bahwa pemberian kredit kepada UMKM di suatu sektor memiliki efek unik terhadap sektor lainnya. Menariknya, digitalisasi memiliki dampak dominan terhadap ekonomi Indonesia. Kebijakan prioritas yang bertujuan untuk mengubah ekonomi nasional dan regional dapat diimplementasikan secara efektif dengan memberikan stimulus modal dalam bentuk kredit bisnis kepada UMKM, khususnya di sektor unggulan Indonesia, serta dengan mengoptimalkan pengembangan fasilitas dan infrastruktur ICT.

Berdasarkan modeling yang dilakukan dalam penelitian ini, kesimpulan pertama adalah kredit bank yang diberikan kepada UMKM di sektor tertentu tidak hanya merangsang nilai tambah dalam sektor tersebut tetapi juga memiliki efek tumpah ruah pada nilai tambah sektor lainnya.Hal ini terbukti dari model-model yang menunjukkan bahwa kredit dari sektor yang berbeda memiliki pengaruh yang signifikan.Selain itu, beberapa model menunjukkan bahwa variabel populasi dan tenaga kerja memiliki efek yang penting.Peran digitalisasi di era modern juga memiliki dampak yang signifikan pada pemulihan ekonomi, khususnya di sektor manufaktur, perdagangan, transportasi, akomodasi dan penyediaan makanan dan minuman, jasa perusahaan, dan jasa lainnya.Hasil modeling ini sejalan dengan model faktor produksi, di mana modal atau kredit, populasi, tenaga kerja, dan digitalisasi memainkan peran penting dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mempertimbangkan efek tumpah ruah kredit UMKM pada sektor lainnya. Studi selanjutnya dapat menggunakan pendekatan Tabel Input-Output untuk memeriksa dampak layanan keuangan pada semua sektor ekonomi dan institusi selama masa krisis. Selain itu, penggunaan Tabel Input-Output Antar-Regional (IRIO) direkomendasikan untuk menganalisis efek tumpah ruah spasial di antara provinsi dan menilai hubungan antarsektor. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut variabel-variabel yang memiliki dampak negatif, baik melalui metode kualitatif maupun kuantitatif.

  1. Is the bank credit able to accelerate economic transformation? A multivariate modeling of key sectors... doi.org/10.52813/jei.v14i2.571Is the bank credit able to accelerate economic transformation A multivariate modeling of key sectors doi 10 52813 jei v14i2 571
Read online
File size753.48 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test