IAIN SUIAIN SU

Studia Economica : Jurnal Ekonomi IslamStudia Economica : Jurnal Ekonomi Islam

Kemiskinan merupakan masalah global yang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Salah satu upaya untuk mengurangi kemiskinan adalah melalui koperasi. Koperasi Mitra Dhuafa didirikan khusus untuk membantu anggota perempuan yang sudah berkeluarga agar dapat menjalankan usaha dan memperbaiki perekonomian dengan meminjamkan modal serta memberikan pinjaman dalam bentuk bahan bangunan untuk memperbaiki tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Koperasi Mitra Dhuafa Kota Langsa dalam memberdayakan perekonomian anggotanya berdasarkan fiqh Tamkin, serta mengetahui kendala dan upaya koperasi dalam memberdayakan ekonomi anggotanya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode content analysis dengan mengumpulkan data melalui wawancara dengan 3 informan dari Koperasi Mitra Dhuafa dan 6 informan dari anggota kelompok di Gampong Meutia, Daulat, dan Matang Seulimeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Mitra Dhuafa Kota Langsa memiliki peran dalam memberdayakan perekonomian anggotanya. Hal ini diketahui dari hasil wawancara dengan responden yang menyatakan bahwa dengan adanya koperasi mitra dhuafa, perekonomian menjadi lebih baik karena dapat menjalankan usaha dan memperoleh pendapatan. Berdasarkan perspektif tamkin (kekuatan atau berdaya), koperasi memiliki kekuatan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi anggotanya untuk berusaha dan menghasilkan pendapatan yang dapat memperbaiki perekonomian. Kendala yang dihadapi adalah masih adanya kasus gagal bayar yang kemudian diupayakan melalui sistem tanggung renteng, di mana anggota dalam satu kelompok harus membantu membayar anggota lain yang gagal bayar.

Koperasi Mitra Dhuafa Kota Langsa memiliki peran dalam memberdayakan perekonomian anggotanya, terutama perempuan yang sudah berkeluarga.Dengan adanya koperasi, anggota dapat menjalankan usaha dan memperoleh pendapatan yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga.Koperasi memberikan bantuan dalam bentuk pinjaman modal dan pendampingan, sehingga anggota dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.Kendala yang dihadapi adalah kasus gagal bayar, yang diatasi dengan sistem tanggung renteng.Koperasi juga perlu menganalisis calon anggota secara psikologis untuk memastikan kelayakan pinjaman dan menghindari kendala di masa mendatang.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis dampak pemberdayaan ekonomi melalui koperasi terhadap kesejahteraan anggota secara lebih mendalam, termasuk aspek sosial dan psikologis. 2. Meneliti strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan oleh Koperasi Mitra Dhuafa untuk meningkatkan akses anggota terhadap pinjaman dan mengurangi risiko gagal bayar. 3. Mengembangkan model bisnis koperasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti pendidikan keuangan, pelatihan usaha, dan pendampingan berkelanjutan bagi anggota.

Read online
File size506.91 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test