DELIHUSADADELIHUSADA

Jurnal Kajian Kesehatan MasyarakatJurnal Kajian Kesehatan Masyarakat

Strategi distributor pemasaran yang dilakukan oleh PT. Dipa Puspa Labsains dalam pengambilan keputusan pembelian kebutuhan laboratorium mikrobiologi di Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik saat ini sesuai dengan informasi pendukung dari Kepala Unit Mikrobiologi, Analis Mikrobiologi, Kepala Pendukung Medis, Pengadaan dan Supervisor Distributor dengan mengimplementasikan strategi Response Time, Product Variety, Product Availability, Customer Experience dan Time to market. Informasi pengguna yang menyatakan bahwa peningkatan pembelian kebutuhan laboratorium mikrobiologi pada tahun 2019 sebesar 93,7% disebabkan oleh masalah pada instrumen di laboratorium mikrobiologi. Masalah tersebut memerlukan konfirmasi dengan perusahaan yang mendukung instrumen untuk menunggu konfirmasi terkait perbaikan lebih lanjut, namun harus mengikuti sejumlah tahapan, yaitu perusahaan menerima laporan dari pengguna kemudian dengan bimbingan teknisi yang mendukung instrumen pengguna diminta untuk mengamati bagian yang bermasalah kemudian mencari suku cadang yang mengalami kerusakan, kemudian ditemukan kecocokan antara perusahaan yang mendukung instrumen dengan Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik terkait waktu inden suku cadang baru. Waktu inden yang dibutuhkan adalah 2 hingga 3 bulan, sehingga waktu bagi Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik yang merupakan Rumah Sakit Rujukan Nasional menjadi kendala dalam pelayanan laboratorium mikrobiologi sehingga memerlukan pembelian yang meningkat di luar penggunaan instrumen. Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik terus menjaga hubungan dengan distributor untuk terus memberikan pelayanan maksimal. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan desain penelitian wawancara, dan secara umum, strategi pemasaran distributor laboratorium PT. Dipa Puspa Labsains dalam pengambilan keputusan pembelian kebutuhan laboratorium mikrobiologi di Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik sudah tepat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penurunan pembelian kebutuhan laboratorium mikrobiologi di Rumah Sakit Umum Pusat H.Adam Malik pada tahun 2019 menjadi kendala bagi distributor PT.Dipa Puspa Labsains karena tidak dapat mencapai target penjualan.Kendala ini disebabkan oleh masalah pada instrumen close system mikrobiologi yang memerlukan waktu perbaikan yang lama, sehingga rumah sakit perlu menambah pembelian untuk mengantisipasi gangguan pelayanan.Upaya mengatasi masalah ini telah dilakukan dan pembelian sudah efektif.

Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas strategi pemasaran PT. Dipa Puspa Labsains dalam menghadapi persaingan dengan distributor lain, khususnya dalam hal inovasi produk dan layanan. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem pemantauan dan perawatan instrumen laboratorium secara proaktif untuk meminimalkan downtime dan mengurangi ketergantungan pada pembelian suku cadang yang memakan waktu lama. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penerapan teknologi digital dalam proses pemesanan dan pengiriman kebutuhan laboratorium, seperti penggunaan platform e-commerce atau sistem manajemen inventaris terintegrasi, untuk meningkatkan efisiensi dan responsivitas terhadap kebutuhan pelanggan.

Read online
File size405.63 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test