UNIGAUNIGA

Indonesian Journal of Public Administration and ManagementIndonesian Journal of Public Administration and Management

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan di Sekretariat DPRD Kabupaten Garut yang dihadapi diantaranya Good Governance yang masih kurang efektif yang diduga sebagai akibat dari pelaksanaan Kebijakan Penggunaan Teknologi Informasi dan Kinerja Pegawai yang belum optimal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi analisis statistik dengan model analisis jalur (path analysis). Populasi dan responden dalam penelitian ini adalah 75 orang di Sekretariat DPRD Kabupaten Garut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat temuan-temuan permasalahan penting yaitu masih kurang optimal salah satunya adalah karakter agen pelaksana penggunaan teknologi informasi yang masih kurang optimal, stabilitas politik yang masih kurang baik, dan representasi aspirasi dan Kinerja penilaian publik yang masih kurang optimal. Adapun hasil pengujian hipotesis bahwa pelaksanaan Kebijakan Penggunaan Teknologi Informasi dan Kinerja Pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance di Sekretariat DPRD. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik pelaksanaan Kebijakan Penggunaan Teknologi Informasi dan Kinerja Pegawai maka berdampak terhadap Good Governance di Sekretariat DPRD Kabupaten Garut.

Pelaksanaan Kebijakan Penggunaan Teknologi Informasi, Kinerja Pegawai dan Good Governance di Sekretariat DPRD Kabupaten Garut sudah sangat baik hasil dari analisis data bahwa didapat indikator tertinggi ada pada Kesetaraan hak pegawai dengan kriteria sangat baik.Adapun hasil pengujian hipotesis bahwa pelaksanaan Kebijakan Penggunaan Teknologi Informasi dan Kinerja Pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance di Sekretariat DPRD Kabupaten Garut.Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik pelaksanaan Kebijakan Penggunaan Teknologi Informasi dan Kinerja Pegawai maka berdampak terhadap Good Governance di Sekretariat DPRD Kabupaten Garut.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengaruh kebijakan penggunaan teknologi informasi terhadap kinerja pegawai dan Good Governance. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi karakter agen pelaksana penggunaan teknologi informasi, seperti pelatihan, motivasi, dan dukungan atasan. Hal ini penting untuk mengidentifikasi strategi yang efektif dalam meningkatkan kompetensi dan kesadaran pegawai dalam memanfaatkan teknologi informasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak stabilitas politik terhadap implementasi kebijakan teknologi informasi dan kinerja pegawai. Faktor politik yang dinamis dapat mempengaruhi alokasi sumber daya, prioritas kebijakan, dan dukungan terhadap program teknologi informasi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran representasi aspirasi masyarakat dan penilaian publik terhadap efektivitas kebijakan teknologi informasi dan kinerja pegawai. Partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan evaluasi kebijakan dapat meningkatkan akuntabilitas dan responsivitas pemerintah daerah.

Read online
File size372.62 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test