UNPABUNPAB

Accounting and Business JournalAccounting and Business Journal

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kinerja Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Klambir Lima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 100 UMKM sebagai sampel. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup aspek literasi keuangan, inklusi keuangan, dan kinerja perusahaan, sementara data sekunder diperoleh dari laporan keuangan UMKM dan dokumen resmi lainnya. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan di antara pemilik dan manajer UMKM tergolong sedang, dengan skor rata-rata 3,4 pada skala Likert 5 poin. Inklusi keuangan juga berada pada tingkat sedang dengan skor rata-rata 3,6. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa literasi keuangan (β = 0,45, p < 0,05) dan inklusi keuangan (β = 0,35, p < 0,05) memiliki dampak signifikan terhadap kinerja perusahaan, dengan model regresi yang dihasilkan memiliki nilai R-squared sebesar 0,56. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi keuangan dan inklusi keuangan secara signifikan memengaruhi kinerja UMKM di Klambir Lima. Pemilik dan manajer UMKM yang memiliki pemahaman yang baik tentang keuangan dan akses ke layanan keuangan formal dapat membuat keputusan keuangan yang lebih baik, mengelola risiko secara lebih efektif, dan meningkatkan kinerja perusahaan.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan dan inklusi keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM.Peningkatan literasi keuangan dan akses terhadap layanan keuangan formal dapat membantu UMKM mengoptimalkan pengelolaan sumber daya, mengidentifikasi peluang pertumbuhan, dan mengelola risiko dengan lebih baik.Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan literasi keuangan dan inklusi keuangan di kalangan UMKM agar dapat meningkatkan kinerja dan daya saing mereka di pasar.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran mediasi inovasi dan adaptasi teknologi dalam hubungan antara literasi keuangan, inklusi keuangan, dan kinerja UMKM. Hal ini penting untuk memahami bagaimana UMKM dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengukuran kinerja UMKM yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan indikator non-keuangan seperti kepuasan pelanggan, kualitas produk, dan dampak sosial. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh faktor-faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi makro, dan persaingan pasar terhadap kinerja UMKM, serta bagaimana UMKM dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan eksternal tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi kinerja UMKM dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM di Indonesia.

  1. Inklusi Keuangan: Pemoderasi Literasi Keuangan Terhadap Kinerja Usaha Mikro Kecil Menengah | MASTER:... doi.org/10.37366/master.v2i1.287Inklusi Keuangan Pemoderasi Literasi Keuangan Terhadap Kinerja Usaha Mikro Kecil Menengah MASTER doi 10 37366 master v2i1 287
Read online
File size416.04 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test