UMSUMS

Emitor: Jurnal Teknik ElektroEmitor: Jurnal Teknik Elektro

Seiring berjalannya waktu, teknologi sudah melekat di kehidupan kita sehari – hari dan akan berkembang semakin maju dan pesat. Karena segala sesuatu bisa memudahkan kita dalam aktifitas terutama di dalam sebuah rumah. Tetapi timbul masalah bagaimana kita mengelola dan mengendalikan peralatan elektronika secara efisien dan nyaman. Pada penelitian ini sistem kontrol cerdas berbasis teknologi IoT (Internet of Things) telah disarankan untuk menyelesaikan masalah di atas yaitu dengan sistem kontrol smart home berbasis IoT (Internet of Things) dengan radio frekuensi 433 MHz sebagai perintah untuk mengirim dan diteruskan ke beberapa penerima pada masing – masing relay menggunakan aplikasi IoT (Internet of Things) yaitu Blynk pada smartphone, juga bisa di kontrol secara manual dengan menggunakan kontrol tombol tanpa kabel dan bisa dikendalikan dengan remote dengan frekuensi 433mhz . Melalui serangkaian modul kontrol, seperti modul sakelar, modul kontrol frekuensi radio, dapat mengontrol langsung semua jenis peralatan rumah tangga. Dengan ponsel pintar dapat juga berkomunikasi dengan pengontrol pusat pintar melalui router nirkabel melalui antarmuka Wi-Fi. Karena memiliki radio frekuensi 433 MHz sebagai lapisan kontrol bawah, alat dapat ditambahkan atau ditarik dari sistem kontrol dengan sangat mudah. Dan sistem kontrol ini berfungsi sebagai saklar yang terhubung pada bebrapa penerima ke masing – masing relay.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem smart home dengan radio frequency memerlukan modul radio frequency dan pemancar radio frequency untuk mengirim perintah serta penerima radio frequency untuk menerima dan mengeksekusi perintah.Sistem ini dapat mengontrol lampu dan perangkat lain menggunakan modul relay, ESP8266 Node MCU, dan pengontrol sentuh.Penggunaan Blynk memungkinkan kontrol jarak jauh dan notifikasi sensor, seperti sensor pintu dan sensor PIR, memberikan informasi tentang aktivitas di rumah.

Penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada peningkatan keamanan sistem smart home dengan menerapkan enkripsi data yang lebih kuat dan otentikasi multi-faktor untuk mencegah akses tidak sah. Selain itu, eksplorasi penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi kebutuhan energi dan mengoptimalkan penggunaan peralatan rumah tangga dapat meningkatkan efisiensi energi secara signifikan. Terakhir, pengembangan antarmuka pengguna yang lebih intuitif dan personalisasi pada aplikasi Blynk, dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna yang beragam, akan meningkatkan pengalaman pengguna dan adopsi sistem smart home secara luas.

  1. Prototipe Detektor Gejala COVID-19 Berbasis IoT | Dinulloh | Emitor: Jurnal Teknik Elektro. prototipe... doi.org/10.23917/emitor.v22i2.17359Prototipe Detektor Gejala COVID 19 Berbasis IoT Dinulloh Emitor Jurnal Teknik Elektro prototipe doi 10 23917 emitor v22i2 17359
Read online
File size943.08 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test