IBRAHIMYIBRAHIMY

Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu Perikanan

Pantai Karang Bolong yang terletak di Desa Karang Suraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten ini memiliki ciri khas sendiri yaitu terdapat karang besar berlubang yang membentuk seperti gerbang yang menjadi daya tarik tersendiri karena tidak dimiliki oleh pantai lain. Namun, didalam konsep ekowisata yang berkelanjutan, sebuah objek wisata tidak lagi hanya mengutamakan daya tarik dari keunikan saja akan tetapi potensi dari ekowisata perlu dianalisis menggunakan matriks indeks kesesuaian wisata serta daya dukung kawasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesesuaian wisata dan daya dukung kawasan berdasarkan parameter oseanografi dan lingkungan perairan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi lapangan untuk mengamati dan mengukur parameter kondisi oseanografi dan lingkungan perairan pada tiga stasiun pengamatan yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis kesesuaian wisata pada stasiun 1 yaitu sebesar 75% dengan kategori S2 atau sesuai, pada stasiun 2 sebesar 80,95% dengan kategori S1 atau sangat sesuai, dan pada stasiun 3 sebesar 79,76% dengan kategori S2 atau sesuai. Hasil daya dukung kawasan Pantai Karang Bolong yang memiliki luas area sebesar 20.000 m² mampu menampung pengunjung yaitu sebanyak 1.200 orang/hari tanpa menimbulkan gangguan ekologis, harapanya area-area yang belum optimal bisa untuk dilakukan perbaikan dan ditambahkan papan informasi yang menjelaskan tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan tidak mengotori area pesisir yang dapat menyebabkan polusi mata maupun dapat merusak lingkungan di sekitarnya.

Berdasarkan hasil penelitian di Pantai Karang Bolong, Desa Karang Suraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Nilai kesesuaian wisata untuk kategori rekreasi pantai pada stasiun 1 dan stasiun 3 termasuk kedalam kategori sesuai (S2), sedangkan pada stasiun 2 termasuk kedalam kategori sangat sesuai (S1).Daya dukung kawasan di Pantai Karang Bolong mampu menampung sebanyak 1.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak sosial-ekonomi dari kegiatan pariwisata di Pantai Karang Bolong terhadap masyarakat sekitar, khususnya terkait peningkatan pendapatan dan perubahan gaya hidup. Kedua, penelitian mengenai efektivitas program pengelolaan sampah dan upaya pelestarian lingkungan di sekitar pantai perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan ekosistem pantai. Ketiga, penelitian mengenai diversifikasi atraksi wisata selain keunikan karang bolong, seperti pengembangan wisata kuliner atau kerajinan lokal, dapat meningkatkan daya tarik wisata dan memperpanjang kunjungan wisatawan, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi masyarakat setempat. Dengan demikian, pengembangan pariwisata di Pantai Karang Bolong dapat dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang optimal bagi semua pihak.

Read online
File size1.79 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test