STIMI BJMSTIMI BJM

One moment, please...One moment, please...

Pangan lokal memiliki peran penting dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu komoditas yang memiliki potensi besar adalah waluh (Cucurbita moschata), yang kaya akan gizi namun pemanfaatannya masih terbatas. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah waluh melalui pelatihan pembuatan tepung waluh di Desa Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar. Metode pelatihan dilakukan secara interaktif melalui penyuluhan, demonstrasi teknis, praktik langsung, dan evaluasi produk. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah waluh menjadi tepung berkualitas tinggi yang dapat digunakan sebagai bahan dasar berbagai produk pangan olahan. Hasil dari pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi peserta serta adanya potensi pembentukan usaha kecil berbasis pangan lokal. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengembangkan produk pangan lokal yang inovatif dan berdaya saing, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam mengolah waluh menjadi tepung berkualitas tinggi.Selain itu, pelatihan ini juga menumbuhkan kesadaran baru di kalangan peserta mengenai pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal secara bijak dan berkelanjutan.Peserta didorong untuk melihat peluang usaha berbasis waluh, mulai dari produksi tepung hingga diversifikasi produk seperti kue, roti, dan camilan sehat.Sebagai hasil jangka panjang, pelatihan ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya usaha mikro dan kecil yang berkelanjutan dan berdaya saing, yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan masyarakat tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keluarga dan membuka lapangan kerja di lingkungan sekitar.

Untuk melanjutkan dampak positif dari pelatihan ini, beberapa saran strategis dapat dipertimbangkan. Pertama, penyediaan alat-alat pengolahan yang lebih modern dan efisien, seperti mesin pengiris otomatis, oven pengering hemat energi, dan penepung berkapasitas menengah, akan membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi waktu. Kedua, pengembangan pelatihan lanjutan yang lebih komprehensif, mencakup diversifikasi produk dan materi tentang pemasaran digital, branding, dan manajemen usaha kecil. Ketiga, pendampingan berkelanjutan bagi peserta yang bermotivasi kuat untuk memulai atau mengembangkan usaha berbasis waluh, termasuk kunjungan rutin, konsultasi bisnis, akses ke jejaring pasar, dan fasilitasi pengurusan legalitas usaha. Dengan mengintegrasikan ketiga saran ini secara terstruktur dan berkelanjutan, pelatihan pengolahan waluh dapat menjadi bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Read online
File size249.67 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test